Anak Alergi, Waspada 4 Jenis Alergen di Dalam Rumah

Vania Rossa

Jum'at, 23 Agustus 2019 | 14:17 WIB
Anak Alergi, Waspada 4 Jenis Alergen di Dalam Rumah
Ilustrasi anak bersin, anak alergi. (Shutterstock)

Suara.com - Jangan berpikir sumber alergi hanyalah udara dingin di luar rumah, atau debu yang beterbangan di pinggir jalan yang ramai. Pemicu alergi, atau biasa disebut alergen, dalam jumlahterbesar justru ditemukan di dalam ruangan

Jadi, langkah para orangtua yang menjaga si kecil tetap berada di dalam rumah saat serangan alergi datang, adalah tidak tepat.

Memang sulit menciptakan rumah yang bebas dari alergen. Tapi setidaknya Anda harus tahu alergen apa saja yang tersembunyi di dalam rumah. Berikut adalah 4 jenis alergen di dalam rumah yang dapat memicu alergi pada anak-anak, seperti dilansir dari Parent Circle.

1. Tungau debu
Tungau debu adalah kerabat mikroskopis dari keluarga arakhnida (laba-laba, kalajengking, dll). Mereka hidup di kasur, tempat tidur, karpet, dan tirai. Mereka memakan serpihan kulit mati manusia dan hewan peliharaan, serta tumbuh subur di lingkungan yang hangat dan lembap.

Faktanya, tidak ada proses pembersihan yang dapat membuat rumah sepenuhnya bebas dari tungau debu. Tapi, untuk menangkal tungau debu, ahli alergi merekomendasikan penggunaan bahan anti alergi untuk kasur dan bantal. Kemudian jangan lupa mencuci semua sprei dan selimut di dalam air panas setidaknya seminggu sekali, dan menjaga tingkat kelembapan di ruangan di bawah 50%.

Jika si kecil memiliki boneka atau mainan, rutinlah mencucinya. Anda juga disarankan untuk selalu menggunakan pel basah untuk menghilangkan debu, karena menggunakan kain kering dapat menerbangkan tungau debu ke udara.

2. Hewan peliharaan
Bulu hewan peliharaan merupakan salah satu alergen yang buruk pada anak. Dan, alergi buku hewan peliharaan akan diperburuk oleh:

  • protein yang disekresikan oleh kelenjar minyak dan luruh sebagai ketombe
  • protein dalam air liur yang menempel pada bulu ketika hewan peliharaan menjilat diri mereka sendiri
  • partikel padat pada urin jenis binatang pengerat

Alergen dari hewan peliharaan adalah partikel yang sangat kecil. Jadi, bahkan ketika Anda sudah menyingkirkan hewan peliharaan, alergennya dapat tetap berada di udara, karpet, dan furnitur untuk waktu yang lama. Untuk mencegah alergi dari hewan peliharaan, letakkan hewan peliharaan di pekarangan dan jangan biarkan masuk ke dalam rumah. Jauhkan hewan peliharaan dari kamar tidur, area berkarpet, dan furnitur berlapis kain. Mandikan hewan peliharaan Anda setidaknya sekali seminggu untuk mengurangi jumlah alergen.

3. Jamur
Alergi jamur bisa sulit dihindari, karena mereka dapat tumbuh di banyak tempat seperti kamar mandi, di bawah wastafel, lantai, atau rumput yang belum dipotong. Untuk mencegah alergi jamur, gunakan pengatur kelembapan udara, exhaust fan, perbaiki kebocoran di dinding atau langit-langit rumah, dan pastikan aliran drainase jauh dari pondasi rumah Anda.

baca juga

4. Kecoak
Hama ini biasa ditemukan di rumah. Ada hubungan yang kuat antara kecoak dan peningkatan keparahan asma. Protein pemicu alergi ditemukan dalam air liur kecoa, pada tubuh kecoa, serta kotorannya. Untuk mencegah kutu kecoak, gunakan pestisida yang ramah lingkungan, dan perbaiki saluran air yang bocor. Juga, jangan biarkan makanan terbuka di dapur dan bersihkan secara teratur bagian bawah kompor dan lemari es.

Gejala alergi pada anak-anak baru diketahui setelah mereka menderita penyakit ini selama beberapa waktu. Penting untuk diingat bahwa jika seorang anak mengalami alergi, diagnosis dan perawatan dini dapat membuatnya lebih mudah untuk mengelola gejala dan meminimalkan efeknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

1,5 Juta Anak-anak dan Orang Dewasa di AS Alergi Wijen, Begini Gejalanya!

1,5 Juta Anak-anak dan Orang Dewasa di AS Alergi Wijen, Begini Gejalanya!

Health | Rabu, 07 Agustus 2019 | 17:55 WIB

Wanita Ini Alergi Air, Bahkan dengan Keringat dan Air Matanya Sendiri

Wanita Ini Alergi Air, Bahkan dengan Keringat dan Air Matanya Sendiri

Lifestyle | Selasa, 30 Juli 2019 | 13:17 WIB

Punya Alergi Kacang, Pria Ini Dilarang Naik Pesawat

Punya Alergi Kacang, Pria Ini Dilarang Naik Pesawat

Lifestyle | Senin, 17 Juni 2019 | 10:05 WIB

Terkini

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:15 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB