Ini Makanan Ampuh Penangkal ISPA saat Terkepung Kabut Asap

Ade Indra Kusuma | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Minggu, 15 September 2019 | 09:05 WIB
Ini Makanan Ampuh Penangkal ISPA saat Terkepung Kabut Asap
Tak Cuma Masker, Ini Makanan Ampuh Penangkal ISPA saat Terkepung Kabut Asap (Foto kabut asap di jalanan kota Riau by ANTARA)

Suara.com - Ini Makanan Ampuh Penangkal ISPA saat Terkepung Kabut Asap

Hutan di beberapa kota Indonesia kembali diterpa kebakaran hebat, khususnya di Riau dan Kalimantan. Karhutla ini menyebabkan menyebarnya kabut asap yang sangat berbahaya bagi kesehatan, akibatnya ratusan ribu warga terserang infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Sayangnya, penanganan pemerintah saat ini hanya fokus pada program kuratif atau penanganan penyakit dengan membagikan masker dan obat-obatan, tidak berfokus kepada pencegahan kabut asap seperti pemberian vitamin atau asupan yang mencegah ISPA menyerang.

Tapi, makanan apa yang ampuh menangkal ISPA ditengah kabut asap dan kualitas udara yang sangat memburuk?

Fahma Sunarja, Senior Dietitian Allued Health, Parkway Cancer Centre mengatakan asap polusi setara dengan radikal bebas, maka cara mencegahnya dengan mengonsumsi aneka makanan yang banyak mengandung antioksidan.

"Secara umum antioksidan ada di vitamin A, vitamin E, C dan itu baik untuk kesehatan. Antioksidan kan fungsinya untuk protect kita punya sel dari polusi atau kabut asap," ujar Fahma di Hotel Shangri-La, Sudirman, Jakarta Selatan, Sabtu (14/9/2019).

Ilustrasi buah-buahan segar. (Shutterstock)
Ilustrasi buah-buahan segar. (Shutterstock)

Antioksidan juga disebut sebagai zat pencegah kanker. Mengingat kanker adalah penyakit yang merusak sel tubuh, dan antioksidan bisa memperlambat atau mencegah proses oksidasi pada makanan atau udara sebelum menjadi radikal bebas, lalu masuk ke tubuh.

"Hampir semua buah-buhan sayuran banyak mengandung antioksidan, kiwi, jeruk, jambu, mangga, buah pada umumnya tinggi dan kaya akan antioksidan," tegasnya.

Meski olahraga baik untuk tubuh, tapi jangan coba-coba keluar dengan niatan berolahraga saat ada kabut asap, atau udara sedang tercemar, karena akan semakin mempercepat rusaknya penapasan. Ini karena saat olahraga paru-paru dan jantung bekerja cepat sehingga peredaran darah semakin aktif.

Udara yang kotor akibat kabut asap sebabkan paru-paru juga jadi cepat kotor dan jantung juga akan terganggu karena darah menjadi kotor, lalu kerja ginjal akan semakin berat untuk menyaring darah dari racun.

"Kalau lagi ada kabut asap, jangan exercise keluar, karena napas menjadi lebih cepat dan udara masuk. Tapi kalau yang masuk kotor polusi kan merusak. Jadi usahakan exercise di dalam ruangan, seperti yoga, meditasi dan sebagainya," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepala BNPB: 40 Ribu Hektare Lahan Gambut di Riau Terbakar

Kepala BNPB: 40 Ribu Hektare Lahan Gambut di Riau Terbakar

News | Sabtu, 14 September 2019 | 17:16 WIB

BNPB Minta Peneliti Buatkan Alat Penanggulangan Karhutla

BNPB Minta Peneliti Buatkan Alat Penanggulangan Karhutla

News | Sabtu, 14 September 2019 | 15:38 WIB

Darurat Kebakaran Hutan, Pesawat TNI Terbang Bikin Hujan Buatan di Riau

Darurat Kebakaran Hutan, Pesawat TNI Terbang Bikin Hujan Buatan di Riau

News | Sabtu, 14 September 2019 | 14:02 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB