Rokok Elektrik Kembali Diduga Menelan Korban Meninggal Dunia

Vania Rossa, Risna Halidi

Rabu, 18 September 2019 | 07:35 WIB
Rokok Elektrik Kembali Diduga Menelan Korban Meninggal Dunia
Ilustrasi rokok elektrik (Shutterstock).

Suara.com - Rokok elektrik kembali diduga menjadi penyebab seseorang meninggal dunia. Hal tersebut diberitakan oleh Time dengan judul 'Seventh Person To Die From Vaping-Related Illness in U.S. Dies in California'.

Dilansir dari laman Time, korban meninggal di California dan menjadi orang ketujuh yang diduga meninggal dunia terkait aktivitas merokok elektrik.

"Dengan sangat sedih, kami melaporkan bahwa telah terjadi kematian pada seorang warga Kabupaten Tulare yang diduga terkait dengan masalah paru-paru yang parah terkait dengan vaping (merokok elektrik)," kata Dr. Karen Haught, petugas kesehatan masyarakat Kabupaten Tulare, lewat sebuah sebuah pernyataan, pada Senin (16/9/2019) waktu setempat.

Pada 11 September, Pusat Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) telah mengidentifikasi ada 380 kasus penyakit paru-paru yang kemungkinan terkait dengan rokok elektrik di 36 negara bagian dan Kepulauan Virgin AS.

Hal tersebut langsung membuat CDC mengaktifkan Pusat Operasi Darurat untuk meningkatkan investigasi dalam kasus-kasus penyakit yang diakibatkan oleh aktivitas merokok elektrik.

Kematian terkait rokok elektrik pertama yang dikonfirmasi dilaporkan terjadi pada 23 Agustus 2019 di Illinois, Amerika Serikat.

Sejak saat itu, muncul kasus kematian karena penyakit pernapasan terkait rokok elektrik lainnya di Oregon, Indiana, Minnesota, Kansas, dan California.

"Kami belum tahu penyebab pasti dari masalah ini apakah disebabkan oleh kontaminan, bahan dalam cairan, atau sesuatu yang lain seperti perangkat (rokok elektrik) itu sendiri," kata Ann Thomas, MD, dokter kesehatan masyarakat di OHA's Public Health Division.

Para pejabat kesehatan mengatakan bahwa pasien yang meninggal di Kansas dan Minnesota masing-masing berusia di atas 50 dan 65 tahun.

baca juga

Haught memperingatkan warga Tulare bahwa penggunaan rokok elektrik atau vape dapat menimbulkan risiko kesehatan paru-paru yang dapat menyebabkan cedera parah dan bahkan menyebabkan kematian. Dia menambahkan bahwa efek jangka panjang merokok elektrik masih belum diketahui.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

APVI: Korban Vape di Amerika Karena THC Oil Bukan Liquid Legal

APVI: Korban Vape di Amerika Karena THC Oil Bukan Liquid Legal

Bisnis | Selasa, 17 September 2019 | 11:44 WIB

Korban Meninggal di AS Terkait Penggunaan Rokok Elektrik Bertambah 1 Orang

Korban Meninggal di AS Terkait Penggunaan Rokok Elektrik Bertambah 1 Orang

Health | Selasa, 10 September 2019 | 18:56 WIB

Lembaga Kesehatan AS Minta Masyarakat Jauhi Penggunaan Rokok Elektrik

Lembaga Kesehatan AS Minta Masyarakat Jauhi Penggunaan Rokok Elektrik

Health | Rabu, 11 September 2019 | 07:10 WIB

Terkini

Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 T

Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 T

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:36 WIB

Rupiah Masih Loyo ke Level Rp18.062 per Dolar AS

Rupiah Masih Loyo ke Level Rp18.062 per Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:36 WIB

Kronologi Penembakan Maut di Deli Serdang: Mobil Dipepet hingga Korban Tewas Dibrondong Peluru

Kronologi Penembakan Maut di Deli Serdang: Mobil Dipepet hingga Korban Tewas Dibrondong Peluru

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:31 WIB

Gantikan Impor Bensin, Bahlil Beberkan Persiapan Mandatori Etanol E10 hingga E50

Gantikan Impor Bensin, Bahlil Beberkan Persiapan Mandatori Etanol E10 hingga E50

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:24 WIB

Tergiur Jalur Khusus Masuk PPI Madiun, Pria Tertipu Rp150 Juta oleh Calo Berkedok Ajudan Pejabat

Tergiur Jalur Khusus Masuk PPI Madiun, Pria Tertipu Rp150 Juta oleh Calo Berkedok Ajudan Pejabat

Jatim | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:20 WIB

IHSG Masih Kuat Menghijau Pagi Ini, Bergerak ke Level 5.400

IHSG Masih Kuat Menghijau Pagi Ini, Bergerak ke Level 5.400

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:16 WIB

Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran di Unhas Berakhir Rusuh, Satu Mahasiswa Diamankan

Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran di Unhas Berakhir Rusuh, Satu Mahasiswa Diamankan

Sulsel | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:14 WIB

Cara Mencuci Puff Bedak yang Benar agar Bebas Bakteri, Ikuti 6 Langkah Ini

Cara Mencuci Puff Bedak yang Benar agar Bebas Bakteri, Ikuti 6 Langkah Ini

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:13 WIB

Waskita Karya Catat Utang Tembus Rp66,5 Triliun

Waskita Karya Catat Utang Tembus Rp66,5 Triliun

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:06 WIB

Ulasan Film Hear Me: Our Summer: Saat Cinta dan Ketulusan Tak Hanya Butuh Suara

Ulasan Film Hear Me: Our Summer: Saat Cinta dan Ketulusan Tak Hanya Butuh Suara

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:05 WIB

×