Bukan Dari Sampah! Kebakaran TPA Galuga Berawal dari Ladang, Tak Ada Korban Jiwa

Muhamad Yasir

Selasa, 08 September 2026 | 07:23 WIB
Bukan Dari Sampah! Kebakaran TPA Galuga Berawal dari Ladang, Tak Ada Korban Jiwa
Bupati Bogor, Rudy Susmanto Turun Langsung ke Lokasi Kebakaran di TPA Galuga [SuaraJabar/HO/Tim bupati]
baca 10 detik
  • Kebakaran melanda lahan pertanian di samping TPA Galuga, Kabupaten Bogor, sejak Senin (7/9) sore.
  • Bupati Bogor Rudy Susmanto memastikan tim gabungan berhasil mengendalikan sebagian besar kobaran api pada Selasa dini hari.
  • Petugas gabungan terus melakukan pemadaman lanjutan tanpa adanya laporan korban jiwa akibat peristiwa tersebut.

Suara.com - Kebakaran yang terjadi di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Cibungbulang, Kabupaten Bogor, ternyata bermula dari lahan pertanian yang berada di sebelah area TPA.

Api yang muncul sejak Senin (7/9) sekitar pukul 16.00 WIB itu kemudian merambat hingga ke area pembuangan sampah lama yang sudah tidak digunakan.

Bupati Bogor Rudy Susmanto memastikan titik awal kebakaran bukan berada di area pembuangan sampah.

“Kebakarannya tepatnya bukan di tempat pembuangan sampah, tetapi di area ladang atau lahan pertanian yang lokasinya bersebelahan dengan TPA Galuga,” kata Rudy saat meninjau lokasi kebakaran, Selasa (8/9/2026).

Menurut Rudy, api mulai membesar sekitar pukul 00.00 WIB. Kobaran api kemudian menimbulkan asap tebal yang membubung tinggi.

Tim gabungan langsung berupaya mengendalikan api agar tidak merambat ke timbunan sampah yang masih aktif.

“Pada pukul 03.30 WIB kondisi api mulai terkendali. Hanya ada beberapa titik api yang harus segera kami tuntaskan hari ini,” ujarnya.

Hingga Selasa pagi, petugas masih melakukan pemadaman terhadap sejumlah titik api. Rudy memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Luas area yang terbakar juga masih dihitung. Pemerintah Kabupaten Bogor memanfaatkan pemantauan udara menggunakan pesawat nirawak atau drone untuk mengetahui luasan lahan terdampak.

baca juga

Hingga kekinian penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Saat ini, petugas masih fokus memadamkan api dan mencegahnya meluas ke area TPA yang masih aktif.

Pemadaman melibatkan personel Polres Bogor, TNI, BPBD, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor. Polres Bogor juga mengerahkan kendaraan water cannon ke lokasi.

Petugas menghadapi kendala karena titik api berada di bagian belakang kawasan TPA. Selang pemadam harus disambungkan hingga mencapai sekitar 400–500 meter, sehingga tekanan air menjadi berkurang.

Selain penyiraman, petugas membuat parit pembatas antara lahan pertanian dan area TPA. Langkah itu dilakukan untuk mencegah api kembali merambat ke timbunan sampah aktif.

Rudy menambahkan, terdapat laporan 12 kejadian kebakaran di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor pada hari yang sama. Kondisi tersebut terjadi di tengah minimnya curah hujan dan musim kemarau yang berlangsung cukup panjang. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Malaysia Desak Nama Perusahaan Pelaku Karhutla Dibuka, DPR Buka Suara

Malaysia Desak Nama Perusahaan Pelaku Karhutla Dibuka, DPR Buka Suara

News | Senin, 07 September 2026 | 20:52 WIB

Karhutla Berulang Bukan Sekadar Bencana Alam, Ada Celah Regulasi Perizinan

Karhutla Berulang Bukan Sekadar Bencana Alam, Ada Celah Regulasi Perizinan

News | Senin, 07 September 2026 | 18:43 WIB

Pemkab Mojokerto Kucurkan Bantuan Rp3,2 Miliar untuk Perkuat Pertanian dan Peternakan Komunal

Pemkab Mojokerto Kucurkan Bantuan Rp3,2 Miliar untuk Perkuat Pertanian dan Peternakan Komunal

News | Senin, 07 September 2026 | 18:34 WIB

Terkini

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Rosan Tampik Danantara Hadir untuk Ambil Proyek Swasta

Rosan Tampik Danantara Hadir untuk Ambil Proyek Swasta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Daya Tarik Keuangan Syariah Jadi Pendorong Transformasi Ekonomi Nasional

Daya Tarik Keuangan Syariah Jadi Pendorong Transformasi Ekonomi Nasional

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Shame on You Raffi Ahmad! Dosen UBSI Protes Keras Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Bundaran HI

Shame on You Raffi Ahmad! Dosen UBSI Protes Keras Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Bundaran HI

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:24 WIB

Strategi Emiten Sawit Hadapi Masalah Sosial Imbas Karhutla

Strategi Emiten Sawit Hadapi Masalah Sosial Imbas Karhutla

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:22 WIB

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:20 WIB

IHSG Masih Betah di Zona Merah Jumat Pagi ke Level 5.090

IHSG Masih Betah di Zona Merah Jumat Pagi ke Level 5.090

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:15 WIB

Telan Kekalahan Ketiga di Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 Dibantai Prancis

Telan Kekalahan Ketiga di Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 Dibantai Prancis

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:04 WIB

PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?

PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:43 WIB

×