Obat Epilepsi Berbahan Dasar Ganja Akan Diberikan untuk Anak

Vania Rossa, Risna Halidi

Selasa, 24 September 2019 | 04:45 WIB
Obat Epilepsi Berbahan Dasar Ganja Akan Diberikan untuk Anak
Ilustrasi obat dari ganja. (shutterstock)

Suara.com - Uni Eropa telah menyetujui penggunaan produk ganja bagi pengobatan dua jenis epilepsi pada anak yang parah namun jarang terjadi, seperti sindrom Lennox-Gastaut atau sindrom Dravet.

Diberi nama Epidyolex, obat oral tersebut mengandung cannabidiol, zat yang berasal dari tanaman ganja. Meski belum mendapatkan rekomendasi dari NHS, obat tersebut telah disetujui untuk digunakan di Inggris dan negara-negara Eropa lainnya.

"Obat baru ini akan membawa harapan bagi beberapa keluarga dan persetujuan UE terasa seperti langkah positif. Obat (dari) ganja, bagaimanapun, masih tetap menjadi ladang ranjau medis dan ada banyak rintangan di depan," kata Direktur Medis di Epilepsy Society sekaligus Professor of Neurology di University College London, Ley Sander.

Bulan lalu, Institut Nasional Inggris untuk urusan kesehatan dan perawatan membuat keputusan untuk tidak merekomendasikan resep Epidyolex terlebih dahulu karena kurangnya bukti efektivitas jangka panjang obat tersebut.

Meski demikian, Epidyolex diklaim tidak mengandung komponen psikoaktif aktif ganja, yaitu THC.

Padahal, menurut para orangtua yang telah melakukan perjalanan ke Belanda untuk membeli obat-obatan ganja, mereka merasa perawatan tidak akan efektif bila obat dibuat tanpa kandungan THC.

Sebenarnyan ada banyak produk ganja medis berbeda yang mengandung THC dan telah disahkan di Inggris pada bulan November 2018 lalu.

Perawatan dengan obat mengandung ganja sendiri hanya dapat diresepkan oleh dokter spesialis dalam keadaan terbatas.

Salah satunya adalah Nabilone, obat berbentuk kapsul yang diberikan kepada pasien yang baru saja menjalani kemoterapi.

baca juga

Selain itu ada juga Sativex, obat berbahan dasar ganja yang mengandung THC dan CBD dan telah dilisensikan Inggris untuk orang dengan masalah multiple sclerosis.

Meski sudah masuk ranah medis, penggunaan ganja untuk alasan rekreasi tetap ilegal di sana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngaku Pakai Ganja, Kim Kardashian: Aku Terlalu Lelah, Tubuhku Butuh Rileks

Ngaku Pakai Ganja, Kim Kardashian: Aku Terlalu Lelah, Tubuhku Butuh Rileks

Lifestyle | Rabu, 18 September 2019 | 11:15 WIB

Polisi Sita Tiga Karung Ganja yang Disimpan di Dalam Septic Tank

Polisi Sita Tiga Karung Ganja yang Disimpan di Dalam Septic Tank

Banten | Senin, 09 September 2019 | 14:30 WIB

Mengejutkan! Mike Tyson Habiskan Rp 571 Juta untuk Ganja

Mengejutkan! Mike Tyson Habiskan Rp 571 Juta untuk Ganja

Sport | Kamis, 15 Agustus 2019 | 19:38 WIB

Terkini

AHY: Jujur Saja! Ekonomi Rakyat Masih Tertekan, Harga Naik hingga Kerja Layak Sulit

AHY: Jujur Saja! Ekonomi Rakyat Masih Tertekan, Harga Naik hingga Kerja Layak Sulit

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 21:25 WIB

Utamakan Kebersamaan, Ahmad Luthfi Bangun Jawa Tengah Lewat 'Collaborative Government'

Utamakan Kebersamaan, Ahmad Luthfi Bangun Jawa Tengah Lewat 'Collaborative Government'

News | Sabtu, 05 September 2026 | 21:22 WIB

Tiga Dara Bahas Riset Kenapa Cowok Suka Gak Nyambung! Katanya Karena Masuk Goa

Tiga Dara Bahas Riset Kenapa Cowok Suka Gak Nyambung! Katanya Karena Masuk Goa

Video | Sabtu, 05 September 2026 | 21:15 WIB

Satu Menyerang, Satu Bertahan: Kisah Pemain  Kembar yang Bersinar di MLSC Semarang

Satu Menyerang, Satu Bertahan: Kisah Pemain Kembar yang Bersinar di MLSC Semarang

Jawa Tengah | Sabtu, 05 September 2026 | 21:08 WIB

Maarten Paes Dapat Pujian Setinggi Langit dari Eks Barcelona, Sinyal Apa Ini?

Maarten Paes Dapat Pujian Setinggi Langit dari Eks Barcelona, Sinyal Apa Ini?

Bola | Sabtu, 05 September 2026 | 21:05 WIB

Maskapai RI Mulai Ngos-ngosan Hadapi Pelemahan Rupiah dan Tingginya Harga Avtur

Maskapai RI Mulai Ngos-ngosan Hadapi Pelemahan Rupiah dan Tingginya Harga Avtur

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 21:02 WIB

Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster

Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster

News | Sabtu, 05 September 2026 | 21:01 WIB

Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar

Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar

Banten | Sabtu, 05 September 2026 | 20:53 WIB

Kemarau Ekstrem 2026: 8.249 Hektare Sawah di Bogor Kekeringan, Jonggol Mulai Gagal Panen

Kemarau Ekstrem 2026: 8.249 Hektare Sawah di Bogor Kekeringan, Jonggol Mulai Gagal Panen

Bogor | Sabtu, 05 September 2026 | 20:49 WIB

Perintah Padamkan Api Mudah, Eksekusinya Sulit: Peneliti UI Ungkap Derita di Lokasi Karhutla

Perintah Padamkan Api Mudah, Eksekusinya Sulit: Peneliti UI Ungkap Derita di Lokasi Karhutla

News | Sabtu, 05 September 2026 | 20:47 WIB

×