Tak Kuat Jadi Orangtua, Pasutri Tega Telantarkan Anak Hingga Kurang Gizi

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Rabu, 02 Oktober 2019 | 06:15 WIB
Tak Kuat Jadi Orangtua, Pasutri Tega Telantarkan Anak Hingga Kurang Gizi
Ilustrasi anak perempuan yang ditelantarkan orangtua. (Pixabay/Alexas_Fotos)

Suara.com - Tak Kuat Jadi Orangtua, Pasutri Tega Telantarkan Anak Hingga Kurang Gizi

Semua orang setuju, menjadi orangtua merupakan tugas yang sangat berat dan kadang sangat melelahkan. Namun selelah apapun orangtua mengasuh anak, jangan sampai menelantarkan mereka seperti yang dilakukan pasangan orangtua asal Ukraina ini ya.

Diberitakan Odditycentral.com, pasangan suami dan istri muda diduga menelantarkan anak mereka Andrey (3 tahun) dan Maksim (2 tahun) di pinggir jalan.

Keduanya sudah hidup selama seminggu dengan orang asing yang 'dititipkan' kedua bocah tersebut di penampungan orang miskin di wilayah Zaporozhye, Ukraina bagian selatan.

Setelah ditelantarkan selama seminggu, polisi pun akhirnya turun tangan. Ketika ketahuan siapa orangtuanya, pasangan tersebut berdalih bahwa mereka 'ingin istirahat' dari mengasuh anak-anak.

"Pasangan muda datang kepada kami dan bilang ingin menitipkan anak. Anaknya telanjang dan tak pakai sendal. Orangtuanya bilang mereka mau ke toko membeli makanan dan akan kembali dalam beberapa menit. Mereka pergi dan tak pernah kembali," ucap keterangan salah seorang pengungsi di penampungan tersebut.

Saat diasuh oleh kumpulan orang miskin, kedua anak tersebut mendapatkan perhatian dari berbagai pengungsi secar bergantian. Hanya saja, si anak tetap kerap tanpa pengawasan. Kadang mereka makan sampah, minum air dari sungai, sampai akhirnya nampak kumal dan kontor.

Ilustrasi anak ditelantarkan orangtua.(Pixabay/ThePixelman)
Ilustrasi anak ditelantarkan orangtua.(Pixabay/ThePixelman)

Andrey dan Maksim akhirnya diselamatkan setelah Olena Tashevska yang sedang berjemur dekat sungai Dnieper River. Ia melihat dua anak bocah bermain di sekitar rumah penampungan orang miskin, dan langsung menelepon polisi.

Saat dibawa ke Rumah sakit, dokter mendiagnosis kedua anak tersebut dengan infeksi dan malnutrisi. Keduanya sangat lemah dan hampir sulit berjalan, tapi untungnya masih mengingat nama sendiri.

baca juga

Polisi kemudian berhasil mencari kedua orangtua anak tersebut. Dia adalah Bozhena Synychka (20 tahun) dan Volodymyr Zaitsev (25). Saat ditanya motivasi meninggalkan kedua anaknya ke penampungan, pasangan tersebut, yang merupakan wirausaha, mengatakan bahwa mereka merasa lelah mengurus dua anak dan merasa butuh istirahat.

Investigasi kasus ini telah dibuka, kedua orangtua muda tersebut menghadapi tuntutan lima tahun penjara dan pencabutan hak asuh. Kedua anak telah diambil oleh panti asuhan dan statusnya menunggu keputusan hakim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi : Mengurus Anak Ternyata Lebih Capek Daripada Kerja di Kantor

Studi : Mengurus Anak Ternyata Lebih Capek Daripada Kerja di Kantor

Health | Sabtu, 28 September 2019 | 07:10 WIB

5 Tips Parenting Buat Anda Para Orangtua Introvert

5 Tips Parenting Buat Anda Para Orangtua Introvert

Health | Kamis, 26 September 2019 | 08:08 WIB

Terduga Teroris Cilincing Beli Bahan Peledak Secara Online

Terduga Teroris Cilincing Beli Bahan Peledak Secara Online

News | Senin, 23 September 2019 | 21:04 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×