alexametrics

Berat Badan Turun 23 Kg, Joaquin Phoenix Alami Gangguan Psikologis

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni
Berat Badan Turun 23 Kg, Joaquin Phoenix Alami Gangguan Psikologis
Joaquin Phoenix. (Instagram/@jokermovie)

Joaquin Phoenix yang memerankan film Joker alami gangguan psikologis akibat berat badan turun 23 kg dalam waktu singkat.

Suara.com - Aktor Joaquin Phoenix nampaknya sangat totalitas dalam memerankan film Joker. Salah satunya, aktor 44 tahun ini sampai menurunkan berat badan hingga 23 kg sehingga tubuhnya terlihat sangat kurus.

Sayangnya, totalitas Joaquin Phoenix dalam menurunkan berat badan justru mengganggu kesehatan mental sang aktor. Penurunan berat badan yang terbilang ekstrem dalam beberapa bulan berdampak pada kondisi psikologisnya.

"Ternyata penurunan berat badan yang ekstrem bisa berdampak pada psikologi Anda, Anda akan benar-benar menjadi gila ketika kehilangan berat badan sebanyak itu dalam waktu singkat," katanya, dilansir dari Insider yang mengutip People.

Phoenix mengatakan bahwa penurunan berat badannya yang ekstrem demi memerankan Joker telah menyebabkan gangguan mental. Phoenix menjadi lebih obsesif terhadap makanan dan berat badan, menarik diri dari aktivitas sosial, serta mudah lelah ketika naik turun tangga.

Baca Juga: Wanita Perlu Waspada, Kerja di Akhir Pekan Bisa Ganggu Kesehatan Mental

Menurut seorang ahli, kondisi yang dialami oleh Joaquin Phoenix sekarang ini menunjukkan tanda-tanda gangguan makan serius. Bahkan, gejala-gejala tersebut bisa mengancam jiwanya.

Joaquin Phoenix. (Instagram/@jokermovie)
Joaquin Phoenix. (Instagram/@jokermovie)

Pasalnya, orang biasanya akan membutuhkan waktu setidaknya satu tahun untuk memangkas berat badan hingga 23 kg. Sedangkan Phoenix hanya dalam wkatu beberapa bulan menurunkan berat badannya.

Karena itu, sekarang Phoenix berada di bawah pengawasan medis dan tidak akan memberi tahu caranya menurunkan berat badan kepada publik. Meskipun kenyataannya, Phoenix sempat pernah menceritakan dietnya ketika mulai syuting.

Bahkan, seorang profesor psikologi di Rutger's University, Charlotte Markey, juga meminta agar orang-orang tidak meniru cara Phoenix menurunkan berat badan. Rentang waktu secepat itu hanya akan membuat fisik tidak sehat dan berdampak pada psikologis.

Ilustrasi diet. (Shutterstock)
Ilustrasi diet. (Shutterstock)

Pada intinya, obsesif terhadap berat badan dan menghindari aktivitas sosial termasuk dalam gejala gangguan makan. Terkait hal ini, Phoenix memang selalu menimbang berat badannya setiap hari untuk melihat perubahan atau lonjakannya.

Baca Juga: Mental Breadtalk Trending di Twitter, Ini Penyebabnya

Joaquin Phoenix juga mengatakan bahwa penurunan berat badannya berdampak pada kelelahan fisik dan kesulitan konsentrasi ketika proses pembuatan film. Efek samping lainnya, termasuk kedinginan, tidur terlalu lama maupun sebentar.

Komentar