Berat Badan Turun 23 Kg, Joaquin Phoenix Alami Gangguan Psikologis

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 04 Oktober 2019 | 18:45 WIB
Berat Badan Turun 23 Kg, Joaquin Phoenix Alami Gangguan Psikologis
Joaquin Phoenix. (Instagram/@jokermovie)

Suara.com - Aktor Joaquin Phoenix nampaknya sangat totalitas dalam memerankan film Joker. Salah satunya, aktor 44 tahun ini sampai menurunkan berat badan hingga 23 kg sehingga tubuhnya terlihat sangat kurus.

Sayangnya, totalitas Joaquin Phoenix dalam menurunkan berat badan justru mengganggu kesehatan mental sang aktor. Penurunan berat badan yang terbilang ekstrem dalam beberapa bulan berdampak pada kondisi psikologisnya.

"Ternyata penurunan berat badan yang ekstrem bisa berdampak pada psikologi Anda, Anda akan benar-benar menjadi gila ketika kehilangan berat badan sebanyak itu dalam waktu singkat," katanya, dilansir dari Insider yang mengutip People.

Phoenix mengatakan bahwa penurunan berat badannya yang ekstrem demi memerankan Joker telah menyebabkan gangguan mental. Phoenix menjadi lebih obsesif terhadap makanan dan berat badan, menarik diri dari aktivitas sosial, serta mudah lelah ketika naik turun tangga.

Menurut seorang ahli, kondisi yang dialami oleh Joaquin Phoenix sekarang ini menunjukkan tanda-tanda gangguan makan serius. Bahkan, gejala-gejala tersebut bisa mengancam jiwanya.

Joaquin Phoenix. (Instagram/@jokermovie)
Joaquin Phoenix. (Instagram/@jokermovie)

Pasalnya, orang biasanya akan membutuhkan waktu setidaknya satu tahun untuk memangkas berat badan hingga 23 kg. Sedangkan Phoenix hanya dalam wkatu beberapa bulan menurunkan berat badannya.

Karena itu, sekarang Phoenix berada di bawah pengawasan medis dan tidak akan memberi tahu caranya menurunkan berat badan kepada publik. Meskipun kenyataannya, Phoenix sempat pernah menceritakan dietnya ketika mulai syuting.

Bahkan, seorang profesor psikologi di Rutger's University, Charlotte Markey, juga meminta agar orang-orang tidak meniru cara Phoenix menurunkan berat badan. Rentang waktu secepat itu hanya akan membuat fisik tidak sehat dan berdampak pada psikologis.

Ilustrasi diet. (Shutterstock)
Ilustrasi diet. (Shutterstock)

Pada intinya, obsesif terhadap berat badan dan menghindari aktivitas sosial termasuk dalam gejala gangguan makan. Terkait hal ini, Phoenix memang selalu menimbang berat badannya setiap hari untuk melihat perubahan atau lonjakannya.

baca juga

Joaquin Phoenix juga mengatakan bahwa penurunan berat badannya berdampak pada kelelahan fisik dan kesulitan konsentrasi ketika proses pembuatan film. Efek samping lainnya, termasuk kedinginan, tidur terlalu lama maupun sebentar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Kelam di Balik Keputusan Joaquin Phoenix Menjadi Vegan

Kisah Kelam di Balik Keputusan Joaquin Phoenix Menjadi Vegan

Lifestyle | Jum'at, 04 Oktober 2019 | 15:06 WIB

Si Gembrot Kini Berotot, Pria Ini Diajak Kencan Cewek yang Dulu Menolaknya

Si Gembrot Kini Berotot, Pria Ini Diajak Kencan Cewek yang Dulu Menolaknya

Lifestyle | Jum'at, 04 Oktober 2019 | 14:25 WIB

Ada Ancaman Penembakan Massal saat Pemutaran Film Joker di Sydney

Ada Ancaman Penembakan Massal saat Pemutaran Film Joker di Sydney

Entertainment | Kamis, 03 Oktober 2019 | 14:39 WIB

Dakota Johnson Rilis Podcast, Isinya Curhatan Penyintas Kekerasan Seksual

Dakota Johnson Rilis Podcast, Isinya Curhatan Penyintas Kekerasan Seksual

Lifestyle | Kamis, 03 Oktober 2019 | 14:10 WIB

Terkini

Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia

Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 07:10 WIB

Ramalan Shio Kuda 16 September 2026: Harus Lebih Sabar dalam Asmara, Karier hingga Keuangan

Ramalan Shio Kuda 16 September 2026: Harus Lebih Sabar dalam Asmara, Karier hingga Keuangan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 07:00 WIB

Mobile Suit Gundam RG XARX-ZERO Tayang April 2027, Hadirkan Dunia Baru

Mobile Suit Gundam RG XARX-ZERO Tayang April 2027, Hadirkan Dunia Baru

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 07:00 WIB

3 Zodiak yang Berpeluang Dapat Keuntungan Finansial pada 16 September 2026

3 Zodiak yang Berpeluang Dapat Keuntungan Finansial pada 16 September 2026

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 06:41 WIB

Kondisi Korban Serangan Brutal Eks Timnas Indonesia Jhon van Beukering: Tujuh Gigi Copot

Kondisi Korban Serangan Brutal Eks Timnas Indonesia Jhon van Beukering: Tujuh Gigi Copot

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 06:40 WIB

BMKG dan Badan Geologi Mau Dilebur, Benarkah Mitigasi Bencana Bisa Lebih Cepat?

BMKG dan Badan Geologi Mau Dilebur, Benarkah Mitigasi Bencana Bisa Lebih Cepat?

News | Rabu, 16 September 2026 | 06:25 WIB

Jalur Minyak Utama Lumpuh Gegara Houthi, Harga Minyak Dunia Tembus $120 Per Barel!

Jalur Minyak Utama Lumpuh Gegara Houthi, Harga Minyak Dunia Tembus $120 Per Barel!

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 06:15 WIB

FC Seoul Pede Hadapi Persib di ACL 2, Tapi...

FC Seoul Pede Hadapi Persib di ACL 2, Tapi...

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 06:05 WIB

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:52 WIB

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:42 WIB

×