Ibu Hamil Keseringan Pakai Ponsel, Risiko Anak Alami Masalah Perilaku Naik

M. Reza Sulaiman | Dinda Rachmawati | Suara.com

Rabu, 16 Oktober 2019 | 16:18 WIB
Ibu Hamil Keseringan Pakai Ponsel, Risiko Anak Alami Masalah Perilaku Naik
Dampak penggunaan gadget pada ibu hamil. (shutterstock)

Suara.com - Ibu Hamil Keseringan Pakai Ponsel, Risiko Anak Alami Masalah Perilaku Naik

Ponsel telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan kita, termasuk ibu hamil. Dampak keseringan menggunakan ponsel pun sudah sering kita baca.

Mengenai hal ini, apakah keseringan pakai ponsel juga memengaruhi ibu hamil dan janinnya? Ya, menatap layar persegi panjang berwarna biru cerah selain dapat membahayakan mata Anda juga memberi pengaruh terhadap perilaku anak-anak di masa depan.

Hal ini sampaikan oleh sebuah penelitian yang mengungkapkan, jika ibu hamil yang terlalu banyak menggunakan ponsel lebih mungkin melahirkan anak-anak dengan masalah perilaku.

Dilansir Times of India, para ilmuwan di Denmark melakukan penelitian di mana mereka meneliti paparan prenatal dan postnatal pada ponsel dan masalah perilaku pada anak-anak.

Penelitian ini dilakukan pada sekelompok ibu yang anak-anaknya berusia sekitar tujuh tahun. Mereka diberi kuesioner tentang kesehatan dan perilaku anak-anak mereka, dan riwayat mereka pernah menggunakan telepon.

Hasilnya, ditemukan bahwa anak-anak dari ibu yang lebih terpapar ponsel sebelum dan sesudah melahirkan cukup hiperaktif dan memiliki beberapa masalah perilaku.

Namun, studi ini tidak dianggap sepenuhnya benar karena bagi beberapa ahli, peralatan seperti microwave, televisi, dan laptop, ponsel memancarkan gelombang radio tingkat rendah yang disebut radiasi elektromagnetik non-pengion.

Ibu hamil gadget. (shutterstock)
Ibu hamil gadget. (shutterstock)

Radiasinya lebih ringan daripada radiasi pengion, yang dipancarkan oleh sinar-X dan pemindai CT. Jadi, tidak mungkin itu berbahaya bagi anak yang belum lahir.

Meskipun penelitian ini tidak dapat membuktikan hubungan yang kuat, tetapi penting untuk sedikit berhati-hati dan membatasi penggunaan ponsel Anda.

Berikut beberapa hal yang dapat Anda lakukan:

  • Kirim SMS atau gunakan telepon rumah untuk menelepon.
  • Jangan melihat media sosial terlalu banyak.
  • Gunakan alat bantu bebas genggam untuk mengurangi radiasi di dekat kepala atau tubuh Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Paula Verhoeven Umrah Saat Hamil, Ini Panduan Ibadah Umrah Bagi Ibu Hamil

Paula Verhoeven Umrah Saat Hamil, Ini Panduan Ibadah Umrah Bagi Ibu Hamil

Health | Rabu, 16 Oktober 2019 | 15:05 WIB

Merusak Mental Ibu, Psikolog Ungkap Cara Melawan Mom Shaming

Merusak Mental Ibu, Psikolog Ungkap Cara Melawan Mom Shaming

Health | Selasa, 15 Oktober 2019 | 15:06 WIB

Tidur Telentang Selama Trimester Ketiga Berisiko Lahirkan Bayi BB Rendah!

Tidur Telentang Selama Trimester Ketiga Berisiko Lahirkan Bayi BB Rendah!

Health | Minggu, 13 Oktober 2019 | 17:50 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB