Paula Verhoeven Umrah Saat Hamil, Ini Panduan Ibadah Umrah Bagi Ibu Hamil

M. Reza Sulaiman | Dinda Rachmawati
Paula Verhoeven Umrah Saat Hamil, Ini Panduan Ibadah Umrah Bagi Ibu Hamil
Baim Wong dan Paula Verhoeven umrah. (instagram.com/baimwong)

Amankah melakukan ibadah umrah saat hamil? Dan apa saja yang harus dipersiapkan ketika ingin melakukan ibadah umrah saat hamil seperti Paula Verhoeven?

Suara.com - Paula Verhoeven Umrah Saat Hamil, Ini Panduan Ibadah Umrah Bagi Ibu Hamil

Beberapa waktu lalu, pasangan suami istri Baim Wong dan Paula Verhoeven mengumumkan keberangkatan mereka menuju Tanah Suci untuk menjalani ibadah umrah.

Perjalanan ini menjadi momen kebahagiaan bagi pasangan yang menikah pada November 2018 lalu ini, karena keduanya membawa serta 'Bapau Junior', buah cinta mereka yang masih berada di dalam rahim Paula.

Perempuan kelahiran Semarang ini pun mendapatkan berbagai pujian dari warganet, mengenai keputusannya menjalankan ibadh umrah di tengah kondisi hamil besar.

Terkait hal tersebut, sebenarnya, amankah melakukan ibadah umrah saat hamil? Dan apa saja yang harus dipersiapkan ketika ingin melakukan ibadah umrah saat hamil seperti Paula? Berikut penjelasannya, seperti dilansir dari website Kementrian Kesehatan Arab Saudi.

Persiapan:

  1. Berkonsultasilah dengan dokter spesialis kandungan Anda untuk mengetahui apakah Anda dapat pergi menjalani ibadah umrah tanpa mengalami komplikasi kesehatan.
  2. Untuk memastikan, sebaiknya terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter kandungan, mengenai keamanan vaksinasi meningitis dan influenza sebelum setidaknya sepuluh hari sebelum kepergian.
  3. Membawa semua obat dan vitamin yang diperlukan yang cukup selama ibadah umrah.
    Mengenakan pakaian yang tepat, sepatu yang nyaman, masker, kacamata, korset atau sabuk kehamilan.
  4. Bawa dan selalu sediakan jumlah cairan yang cukup.
  5. Berjalanlah sedikit setiap satu atau dua jam untuk menghindari trombosis vena pada kaki.
  6. Pilihlah waktu yang tepat untuk menghindari kesesakan saat melakukan berbagai rukun umrah.
  7. Makan-makanan yang kaya gizi seperti sayur dan buah.
  8. Ketika Anda merasakan pendarahan, kontraksi perut, migrain, atau kelelahan akibat suhu yang tinggi, Anda harus pergi ke pusat kesehatan atau rumah sakit terdekat.
  9. Untuk menghindari upaya fisik yang berlebihan dan menerapkan aturam yang sah sesuai dengan kondisi saat diperlukan, Anda bisa menggunakan kursi roda selama Tawaf dan Sa'i.
Baim Wong dan Paula Verhoeven. [Instagram]
Baim Wong dan Paula Verhoeven saat umrah. [Instagram]

Bebeberapa risiko yang bisa terjadi ketika umrah saat hamil:

  1. Ibu hamil bisa mengalami beberapa komplikasi seperti radang atau rentan terhadap infeksi apa pun karena defisiensi imun dan kepadatan penduduk.
  2. Ibu hamil cenderung tidak tahan terhadap suhu yang meningkat.
  3. Ibu hamil cenderung rentan terhadap kelelahan fisik akibat berjalan jarak jauh, yang dapat menyebabkan kontraksi berkelanjutan di area bawah perut dan sakit punggung.
  4. Ibu hamil cenderung mengalami cedera fisik akibat kepadatan yang berlebihan, yang dapat menyebabkan komplikasi yang mempengaruhi keselamatan kehamilan dan kehidupan janin.
  5. Ibu hamil cenderung mengalami kekeringan parah karena tidak memiliki cukup cairan.

Ibu hamil yang harus menunda umrah dalam kasus-kasus berikut:

  • Riwayat penyakit kelahiran prematur.
  • Kasus keguguran dini.
  • Menderita diabetes kehamilan.
  • Penyakit jantung dan hipertensi atau penderita ginjal dan lainnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS