Olahraga Malam Disebut Sebagai 'Silent Killer', Dokter Ini Ungkap Alasannya

Vika Widiastuti | Rosiana Chozanah
Olahraga Malam Disebut Sebagai 'Silent Killer', Dokter Ini Ungkap Alasannya
Tren olahraga di malam hari. (Shutterstock)

Kondisi ini juga dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan masalah jantung lainnya.

Suara.com - Bagi beberapa orang yang bekerja dari pagi hingga sore, biasanya akan menyempatkan diri untuk berolahraga di malam hari.

Tapi menurut seorang dokter asal Malaysia, Dr Zubaidi Ahmad dari Asosiasi Dokter Islam Malaysia (PERDIM), berolahraga di malam hari justru bukan hal yang bagus karena meningkatkan peluang terkena tekanan darah tinggi dan masalah jantung.

Sebab, kata Zubaidi yang dilansir dari World of Buzz, berolahraga di malam hari akan menghabiskan lebih banyak energi.

Lama kelamaan, hal ini dapat berubah menjadi gejala yang tidak sehat dan membahayakan kesehatan jika tidak dilakukan dengan benar.

"Rata-rata orang menghabiskan sekitar 8 jam untuk bekerja setiap hari dan mereka butuh waktu untuk beristirahat.Jadi, dengan berolahraga di malam hari, tubuh Anda akan menjadi lamban karena dipaksa untuk bekerja lagi," tutur Zubaidi.

Tren olahraga di malam hari. (Shutterstock)
Tren olahraga di malam hari. (Shutterstock)

Zubaidi menambahkan, memaksa tubuh berolahraga pada waktunya akan membuat tekanan darah naik sekaligus. Kondisi ini dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan masalah jantung lainnya.

Dia menambahkan bahwa berolahraga di malam hari juga akan mengganggu siklus tidur seseorang.

"Tetapi jika Anda ingin berolahraga, lebih baik melakukannya di pagi hari dan juga disesuaikan dengan kemampuan Anda," sambungnya.

Ia mengaku tidak heran jika ada seseorang masih muda yang meninggal setelah berolahraga.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS