Kronologi Operasi Pemisahan Kembar Siam hingga Museum Vagina

Vania Rossa

Senin, 18 November 2019 | 08:34 WIB
Kronologi Operasi Pemisahan Kembar Siam hingga Museum Vagina
Konferensi pers operasi pemisahan bayi kembar siam Muhammad Ardi Firdaus dan Muhammad Ardan Firdaus di RSPAB Harapan Kita, Jakarta Barat, Sabtu (16/11/2019). (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Suara.com - Prestasi ditorehkan oleh tim kedokteran Indonesia menyusul kesuksesan operasi pemisahan bayi kembar siam Ardi dan Ardan. Seperti apa kronologi operasi tersebut?

Yang satu ini mungkin sedikit nyeleneh, yaitu museum vagina pertama di dunia. Tapi, museum ini murni untuk kepentingan edukasi, lho. Tidak ada unsur seks atau mesum di sini. Penasaran?

1. Berlangsung Sukses, Ini Kronologi Operasi Bayi Kembar Siam Ardi - Ardan

Konferensi pers operasi pemisahan bayi kembar siam Muhammad Ardi Firdaus dan Muhammad Ardan Firdaus di RSPAB Harapan Kita, Jakarta Barat, Sabtu (16/11/2019). (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Konferensi pers operasi pemisahan bayi kembar siam Muhammad Ardi Firdaus dan Muhammad Ardan Firdaus di RSPAB Harapan Kita, Jakarta Barat, Sabtu (16/11/2019). (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Operasi pemisahan bayi kembar siam Muhammad Ardi Firdaus dan Muhammad Ardan Firdaus berlangsung sukses dan lancar. Terbukti dari target operasi selama 15 jam, namun bisa diselesaikan lebih cepat dalam waktu 10 jam.

Operasi dimulai tepat pukul 06.18 WIB, dan dinyatakan usai tepat pukul 16.00 WIB. Menurut Dokter Bedah Dr. Alexandra, Sp. BA, selain ia memang memberikan space waktu yang agak lama, di saat yang bersamaan timnya juga berhasil menuntaskan masing-masing tugas dengan baik dan cepat.

Baca selengkapnya

2. Museum Vagina Pertama di Dunia, Sarana Edukasi Alat Reproduksi Wanita

Museum vagina pertama (Instagram/@vagina_museum)
Museum vagina pertama (Instagram/@vagina_museum)

Sejumlah orang mungkin masih belum memahami betul mengenai kesehatan reproduksi wanita karena sering dianggap tabu. Padahal pengetahuan ini sangat penting bagi semua wanita kaitannya dengan penyakit dan fungsinya.

Besarnya kepedulian terhadap reproduksi perempuan, London pun mengahadirkan sebuah museum vagina pertama di dunia di Camden's Stables Market yang buka setiap akhir pekan.

baca juga

Baca selengkapnya

3. Rutin Latihan Angkat Beban Bantu Penderita Kanker Prostat Bertahan Hidup

Ilustrasi gangguan prostat. (Shutterstock)
Ilustrasi gangguan prostat. (Shutterstock)

Banyak orang melakukan latihan angkat beban untuk membentuk tubuh. Tetapi latihan angkat beban rutin setiap minggunya ternyata juga baik untuk penderita kanker prostat.

Robert Lane, seorang pensiunan usia 70 tahun mengaku selalu latihan angkat beban tiga kali seminggu. Ia juga memilih jalan kaki sejauh 40 mil untuk pergi ke tempat gym.

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Museum Vagina Pertama di Dunia, Sarana Edukasi Alat Reproduksi Wanita

Museum Vagina Pertama di Dunia, Sarana Edukasi Alat Reproduksi Wanita

Health | Minggu, 17 November 2019 | 14:48 WIB

Berhasil Dipisah, Kembar Siam Akila dan Azila Pulang ke Kendari

Berhasil Dipisah, Kembar Siam Akila dan Azila Pulang ke Kendari

Foto | Jum'at, 15 November 2019 | 15:31 WIB

Bukan karena Genetik atau Lingkungan, Ketahui Penyebab Kembar Siam

Bukan karena Genetik atau Lingkungan, Ketahui Penyebab Kembar Siam

Health | Rabu, 25 September 2019 | 06:50 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×