Rutin Latihan Angkat Beban Bantu Penderita Kanker Prostat Bertahan Hidup

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 17 November 2019 | 17:12 WIB
Rutin Latihan Angkat Beban Bantu Penderita Kanker Prostat Bertahan Hidup
Ilustrasi gangguan prostat. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak orang melakukan latihan angkat beban untuk membentuk tubuh. Tetapi latihan angkat beban rutin setiap minggunya ternyata juga baik untuk penderita kanker prostat.

Robert Lane, seorang pensiunan usia 70 tahun mengaku selalu latihan angkat beban tiga kali seminggu. Ia juga memilih jalan kaki sejauh 40 mil untuk pergi ke tempat gym.

Karena kebiasaannya tersebut Robert merasa lebih berenergi daripada pria muda lainnya yang masih berusia 20-an tahun.

Padahal Robert sudah lanjut usia dan menderita kanker prostat stadium empat. Tetapi kebiasaannya rutin berlari, bersepeda, mendayung dan angkat beban telah membantunya bertahan hidup lebih lama.

Sejak didiagnosis kanker prostat tahun 2016, ia juga telah menjalani radioterapi yang melelahkan, terapi hormon dan terakhir kemoterapi.

Ilustrasi masalah prostat. [Shutterstock]
Ilustrasi masalah prostat. [Shutterstock]

Awalnya pengobatan radioterapi membantu tubuhnya lebih baik. Seiring berjalannya waktu, kanker prostatnya justru semakin menyebar ke kelenjar getah bening dan mengembangkan tumor 14mm di dadanya.

Efek samping dari pengobatan yang dilakukannya semakin menambah berat badan, lesu dan tertekan. Mulai 18 bulan lalu, Robert akhirnya mengambil uji coba klinis hubungan antara olahraga intensitas tinggi dengan kanker prostat.

"Sebelumnya saya memiliki gaya hidup yang sangat aktif dengan bersepeda, berlari dan berenang. Tetapi, perawatan kanker prostat saya membuat lebih lesu dan tertekan. Saya seperti tidak punya energi untuk berolahraga," ujar Robert dikutip dari Mirror.

Sampai akhirnya, Robert mencoba kembali aktif olahraga meskipun istrinya sempat khawatir kondisinya akan menurun. Roberts rutin melakukan latihan angkat beban 3 kali seminggu di University of Surrey di Guildford.

baca juga
Ilustrasi angkat beban. (Shutterstock)
Ilustrasi angkat beban. (Shutterstock)

Selain itu, Robert juga rutin bersepeda selama 60 detik yang dilakukan sebanyak 6 kali dengan istirahat 2 menit untuk mengatur napas.

Sebuah penelitian di Inggris, AS, Kanada, Australia dan Jerman lantas meneliti hubungan olahraga dengan kanker prostat. Mereka melibatkan 866 pria untuk menguji manfaat olahraga di samping perawatan kanker.

Pasien yang aktif dalam penelitian ini melakukan 3 sesi latihan intensitas tinggi seminggu selama 2 tahun. Program ini mencakup dua sesi , yakni 75 menit latihan aerobik dan 30 menit sesi aerobik murni setiap minggu.

"Setiap orang yang berpartisipasi diberikan pemeriksaan rutin. Para pria juga diminta melakukan pelatihan untuk meningkatkan kekuatan, kebugaran dan flesibilitas," ujar Robert.

Jika cara ini tidak berhasil, artinya kanker prostat yang diderita telah resisten terhadap homonym metastatik. Di Inggris, penelitian ini didukung oleh National Institute for Health Research (NIHR).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali Gejala Kanker Prostat, Momok Nomor 1 bagi Pria

Kenali Gejala Kanker Prostat, Momok Nomor 1 bagi Pria

Health | Jum'at, 08 November 2019 | 19:50 WIB

Ratusan Peserta Ikut Pelatihan Skill Development Center di Aceh

Ratusan Peserta Ikut Pelatihan Skill Development Center di Aceh

Bisnis | Senin, 04 November 2019 | 14:19 WIB

Khusus Penggemar Kuliner, Lakukan 5 Langkah Ini agar Tubuh Tetap Sehat

Khusus Penggemar Kuliner, Lakukan 5 Langkah Ini agar Tubuh Tetap Sehat

Health | Kamis, 31 Oktober 2019 | 19:55 WIB

Terkini

Acara Anti-Hoaks Berujung Bumerang, Raffi Ahmad Dituding Lakukan Pencitraan Lewat Massa Settingan

Acara Anti-Hoaks Berujung Bumerang, Raffi Ahmad Dituding Lakukan Pencitraan Lewat Massa Settingan

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:57 WIB

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:41 WIB

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:31 WIB

×