Saran Pakar, Cara Hadapi Eksibisionis seperti Teror Sperma di Tasikmalaya

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 18 November 2019 | 15:13 WIB
Saran Pakar, Cara Hadapi Eksibisionis seperti Teror Sperma di Tasikmalaya
Ilustrasi pelecehan seksual. (Shutterstock)

Suara.com - Baru-baru ini seorang warganet inisial RF mengunggah rekaman video mengenai kasus pelecehan seksual yang dialami oleh istrinya, LR di media sosial pada Kamis (14/11/2019).

Ia menceritakan bahwa istrinya telah menjadi korban teror pelemparan sperma saat menunggu orderan ojek online di Jalan Letjen Mashudi, Tasikmalaya, Jawa Barat.

Saat itu istrinya tiba-tiba dihampiri oleh pria misterius yang berhenti mendadak. Pria itu lalu menunjukkan alat kelaminnya dan melemparkan cairan seperti sperma.

Menurut seksolog dr. Oka Negara, perilaku memamerkan alat kelamin di depan umum jika terjadi secara berulang bisa disebut kelainan seksual jenis parafilia yang disebut eksibisionisme.

Penderita gangguan eksibisionisme melakukan hal tersebut untuk mendapatkan reaksi takut dan cemas dari targetnya yang membuat puas secara seksual.

Dalam situasi tersebut, dr. Oka Negara menyarankan agar korban tidak panik lalu berusaha menghindari pelaku dan menuju keramaian.

"Jika menemui kejadian tersebut berusahalah tetap tenang dan perlahan pergi ke tempat ramai. Selanjutnya hindari kemungkinan tempat keberadaan si eksibisionis sering "mangkal" untuk melakukan aksinya," jelas dr Oka Negara kepada Suara.com pada Senin (18/11/2019).

Ilustrasi pelecehan seksual (shutterstock)
Ilustrasi pelecehan seksual (shutterstock)

Dr. Oka Negara tidak menyarankan korban langsung pergi berlari jika situasi sekitar sedang sepi. Sebab orang dengan eksibisionisme bisa saja menakut-nakuti korban dalam beberapa kasus.

Kecuali, hal itu terjadi di keramaian yang memungkinkan korban berlari. Meski demikian, dr. Oka Negara menegaskan bahwa pelaku eksibisionisme biasanya tidak akan menyerang korban secara seksual.

baca juga

"Seorang eksibisionis tidak akan menyerang korbannya secara seksual atau melakukan perkosaan. Karena kepuasan seksual yg didapatkan hanya dari melihat orang lain takut karena aksinya daripada berhubungan seksual biasa," paparnya.

Kondisi orang dengan gangguan eksibisionisme ini juga mirip dengan voyeurisme (mengintip orang telanjang) dan frotteurisme (menggesek-gesekkan kelamin ke orang lain di tengah keramaian).

Seorang perempuan mengacungkan tangan tandan penolakan. Ilustrasi pelecehan seksual. [Shutterstock]
Seorang perempuan mengacungkan tangan tandan penolakan. Ilustrasi pelecehan seksual. [Shutterstock]

Selain itu, dr. Oka Negara juga tidak menyarankan korban melakukan penyerangan balik seperti mengejek atau mengancam pelaku. Karena reaksinya akan sulit ditebak tergantung pada kepribadian serta kondisi pelaku.

"Bisa dia berhenti dan malah pergi, tetapi bisa juga malah kecewa karena keinginan mendapatkan kepuasan terhenti. Bisa ada kemungkinan melakukan tindakan agresif juga yg bersifat fisik," ujarnya.

Apabila korban mendapatkan gangguan fisik atau tekanan, tak ada salahnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib. Sehingga pelaku eksibisionisme bisa ditindak semestinya sekaligus menjadi terapi kesembuhan, yakni dengan Cognitive Behavioral Therapy atau terapi perilaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Teror Sperma di Tasikmalaya, Ini Penjelasan Eksibisionisme dari Pakar

Kasus Teror Sperma di Tasikmalaya, Ini Penjelasan Eksibisionisme dari Pakar

Health | Senin, 18 November 2019 | 13:48 WIB

Suami Diduga Lecehkan Mahasiswi, Istri Oknum Abdi Dalem Keraton Minta Maaf

Suami Diduga Lecehkan Mahasiswi, Istri Oknum Abdi Dalem Keraton Minta Maaf

Jogja | Rabu, 13 November 2019 | 14:18 WIB

Abdi Dalem Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Sempat Tak Akui Perbuatannya

Abdi Dalem Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Sempat Tak Akui Perbuatannya

Jogja | Selasa, 12 November 2019 | 20:47 WIB

Terkini

9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu

9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 13:25 WIB

15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke

15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke

Tekno | Minggu, 27 September 2026 | 13:23 WIB

5 Brightening Moisturizer di Bawah 50 Ribu, Wajah Kusam Jadi Lebih Glowing!

5 Brightening Moisturizer di Bawah 50 Ribu, Wajah Kusam Jadi Lebih Glowing!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 13:20 WIB

Harga Bensin Eceran di Gorontalo Utara Naik Ugal-ugalan Rp16.650 per Liter

Harga Bensin Eceran di Gorontalo Utara Naik Ugal-ugalan Rp16.650 per Liter

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 13:19 WIB

MBG Bumil dan Balita Harus Diawasi dari Pemilihan Bahan hingga Dikonsumsi

MBG Bumil dan Balita Harus Diawasi dari Pemilihan Bahan hingga Dikonsumsi

News | Minggu, 27 September 2026 | 13:18 WIB

5 Mobil Bekas Toyota Termurah 2026, Bisa Ditebus Rp30 Jutaan

5 Mobil Bekas Toyota Termurah 2026, Bisa Ditebus Rp30 Jutaan

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 13:13 WIB

9 Tahun Wajib Pakai Busana Adat Bali, Ini Hasilnya

9 Tahun Wajib Pakai Busana Adat Bali, Ini Hasilnya

Bali | Minggu, 27 September 2026 | 13:11 WIB

Bedah Lirik 'Pertiwi' Yura Yunita: Sindiran Keras Buat Penguasa yang Berpesta Tanpa Empati!

Bedah Lirik 'Pertiwi' Yura Yunita: Sindiran Keras Buat Penguasa yang Berpesta Tanpa Empati!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 13:10 WIB

Status Waspada, Puluhan Kali Gempa Vulkanik Guncang Gunung Lokon dalam Sehari

Status Waspada, Puluhan Kali Gempa Vulkanik Guncang Gunung Lokon dalam Sehari

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 13:04 WIB

Kripto Ini Naik 328 Persen dalam Sebulan, Kalahkan Bitcoin dan Ethereum

Kripto Ini Naik 328 Persen dalam Sebulan, Kalahkan Bitcoin dan Ethereum

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 13:01 WIB

×