Asha Shara Takut Tanam Benang, Ternyata Ini Efek Samping Jangka Panjangnya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 28 November 2019 | 15:59 WIB
Asha Shara Takut Tanam Benang, Ternyata Ini Efek Samping Jangka Panjangnya!
Asha Shara di syukuran sinetron Madun Is Back di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan, Rabu (12/12/2018). [Wahyu Tri Laksono/Suara.com]

Suara.com - Asha Shara, artis 32 tahun ini sangat memperhatikan perawatan kulit wajahnya. Tetapi, Asha Shara justru tidak ingin melakukan operasi plastik maupun tanam benang seperti kebanyakan artis lainnya.

Asha Shara mengaku takut jika menjalani perawatan tanam benang. Karena itu, ia lebih memilih perawatan yang aman untuk kulit wajahnya.

"Aku lebih ke mesotherapy sih, terus whitening platinum, aku lebih perawatan gitu aja. Perawatan luar aja. Kalau tarik benang, aku nggak berani tarik benang, umurku masih 30-an, tapi banyak juga di bawah aku yang udah tarik sana sini," kata Asha Shara di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (26/11/2019).

Tanam benang atau thread lift termasuk perawatan wajah yang paling banyak dilakukan para artis demi tampil sempurna. Prosedur ini dilakukan dengan cara dokter memasukkan jarum tipis untuk menyisipkan benang jahit polypropylene bergerigi melalui lapisan lemak di bawah kulit.

Benang kemudian ditarik ketat untuk mengangkat kulit dan jaringan yang kendur pada wajah dan leher. Sama halnya dengan perawatan wajah lainnya, tanam benang juga memberikan efek samping jangka panjang.

Asha Shara [Suara.com/Yuliani]
Asha Shara [Suara.com/Yuliani]

Menurut para ahli dilansir dari Hello Sehat tanam benang adalah metode perawatan wajah yang sudah dilakukan sejak bertahun-tahun dan kompatibel dengan jaringan tubuh.

Tetapi, banyak orang yang justru komplain karena harus menjalani prosedur perbaikan kedua atau ketiga kalinya. Karena ada masalah lain akibat benang yang dimasukkan.

Adapun permasalahannya, mulai benang yang timbul ke permukaan wajah, sakit kepala setelah perawatan dan sensasi kesemutan di bawah kulit. Bahkan ada pula yang mengeluh kulit wajahnya kendur dan berkerut.

Sebuah studi yang diterbitkan di Journal of Facial Plastic Surgery tahun 2009 diketuai oleh Rima F. Abraham, MD juga mengemukakan bahwa prosedur tanam benang berisiko menyebabkan komplikasi tinggi, termasuk luka jaringan parut dalam.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rutin Perawatan Kecantikan, Asha Shara Takut Tanam Benang

Rutin Perawatan Kecantikan, Asha Shara Takut Tanam Benang

Entertainment | Kamis, 28 November 2019 | 07:00 WIB

Ingin Pakai Tawas sebagai Pengganti Deodoran? Ketahui Dulu Efek Sampingnya

Ingin Pakai Tawas sebagai Pengganti Deodoran? Ketahui Dulu Efek Sampingnya

Health | Rabu, 27 November 2019 | 16:09 WIB

Barbie Kumalasari Juga Sulam Alis, Amankah dari Sisi Kesehatan?

Barbie Kumalasari Juga Sulam Alis, Amankah dari Sisi Kesehatan?

Health | Senin, 18 November 2019 | 13:05 WIB

Terkini

Dari Racun OOTD ke Checkout, Apakah Ini Cara Medsos Dorong Budaya Belanja?

Dari Racun OOTD ke Checkout, Apakah Ini Cara Medsos Dorong Budaya Belanja?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:20 WIB

Gegara Nikel dan Emas, MDKA Balik Untung USD102 Juta di Semester I 2026

Gegara Nikel dan Emas, MDKA Balik Untung USD102 Juta di Semester I 2026

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:18 WIB

Wasit Ginanjar Disebut Lontarkan Umpatan, Pelatih PSPS: Sangat Tidak Respect!

Wasit Ginanjar Disebut Lontarkan Umpatan, Pelatih PSPS: Sangat Tidak Respect!

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 12:16 WIB

Inhealth Perluas Jaringan Layanan, Gandeng 8.000 Provider hingga Luar Negeri

Inhealth Perluas Jaringan Layanan, Gandeng 8.000 Provider hingga Luar Negeri

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:13 WIB

Penari Lengger Tanpa Sampur

Penari Lengger Tanpa Sampur

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:06 WIB

Uang Tunai Makin Jarang Dipakai, Transaksi QRIS Tembus Rp1,12 Kuadriliun

Uang Tunai Makin Jarang Dipakai, Transaksi QRIS Tembus Rp1,12 Kuadriliun

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:03 WIB

Jurang Humor Milenial vs Gen Z: Saat Plesetan Cerdas Kalah dari Meme Pisang Tanpa Konteks

Jurang Humor Milenial vs Gen Z: Saat Plesetan Cerdas Kalah dari Meme Pisang Tanpa Konteks

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:00 WIB

Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda

Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda

Kaltim | Minggu, 27 September 2026 | 12:00 WIB

Didukung Kai EXO, Atlet Ini Tepati Janjinya Raih Emas Asian Games 2026

Didukung Kai EXO, Atlet Ini Tepati Janjinya Raih Emas Asian Games 2026

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 11:50 WIB

Akibat Pasokan Seret, Harga Cabai di Banyumas Tembus Rp80 Ribu!

Akibat Pasokan Seret, Harga Cabai di Banyumas Tembus Rp80 Ribu!

Jawa Tengah | Minggu, 27 September 2026 | 11:46 WIB

×