Penyebab Tingginya Kadar Testosteron pada Wanita, Salah Satunya PCOS

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Senin, 09 Desember 2019 | 12:00 WIB
Penyebab Tingginya Kadar Testosteron pada Wanita, Salah Satunya PCOS
Ilustrasi perempuan konsultasi kadar hormon pada dokter (shutterstock)

Suara.com - Ketika tubuh mengalami ketidakseimbangan hormon, meski sedikit, akan tetap memengaruhi seluruh tubuh. Sebab hormon begitu penting bagi tubuh.

Hormon testosteron, yang dikenal sebagai hormon laki-laki, ternyata juga diproduksi dalam ovarium perempuan. Namun dalam jumlah kecil.

Dikombinasikan dengan estrogen atau hormon seks perempuan, testosteron pada perempuan membantu menjaga kesehatan reproduksi perempuan, tulang serta perilaku.

Berdasarkan Medical News Today, kadar normal testosteron pada perempuan adalah 15 hingga 70 nanogram per desiliter.

Dalam beberapa kasus, kadar testosteron pada seorang perempuan bisa menjadi lebih tinggi. Dan ini memengaruhi penampilan fisik serta kesehatan mereka secara keseluruhan.

Ilustrasi jerawat saat menstruasi. (Shutterstock)
Ilustrasi jerawat saat menstruasi. (Shutterstock)

Ada beberapa kondisi kesehatan yang menyebabkan testosteron tinggi, yaitu:

1. Hiperplasia adrenal kongenital (HAK)

HAK adalah istilah yang diberikan kepada sejumlah kelainan bawan yang memengaruhi kelenjar adrenal. Kelenjar ini mengeluarkan hormon kortisol dan aldosteron, yang berperan dalam mengelola metabolisme serta tekanan darah.

2. Hirsutisme

Hirsutisme ditandai oleh pertumbuhan rambut yang tidak diinginkan, misalnya pada punggung, dada, dan wajah. Rambut tersebut umumnya berwarna gelap dan bertekstur kasar.

Diduga kondisi ini berkaitan dengan genetik.

Ilustrasi siklus haid yang tidak teratur (Shutterstock)

3. Sindrom ovarium polikistik (PCOS)

PCOS adalah kelainan hormon umum yang menyerang wanita usia reproduksi. Diperkirakan kondisi ini memengaruhi 8% hingga 20% perempuan di seluruh dunia.

Wanita biasanya tidak didiagnosis sampai mereka berusia 20-an dan 30-an, tetapi anak-anak semuda 11 tahun dapat terpengaruh.

Bagi Anda yang merasa memiliki kadar testosteron lebih tinggi sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebab dan solusi perawatan yang tepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Hanya Wanita, Ketidakseimbangan Hormon Juga Dapat Dialami Pria

Tak Hanya Wanita, Ketidakseimbangan Hormon Juga Dapat Dialami Pria

Health | Minggu, 08 Desember 2019 | 17:15 WIB

Biasa Menyerang Wanita, Kenali Tanda dan Penyebab Erosi Serviks

Biasa Menyerang Wanita, Kenali Tanda dan Penyebab Erosi Serviks

Lifestyle | Rabu, 27 November 2019 | 14:39 WIB

Saat Hamil Jerawat Bisa Bertambah Parah, Apalagi saat Trimester Ketiga

Saat Hamil Jerawat Bisa Bertambah Parah, Apalagi saat Trimester Ketiga

Health | Jum'at, 22 November 2019 | 17:42 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB