Turunkan AKI dan Stunting di Daerah Terpencil, Ini Upaya Kemen PDTT

M. Reza Sulaiman, Vessy Dwirika Frizona

Selasa, 17 Desember 2019 | 07:20 WIB
Turunkan AKI dan Stunting di Daerah Terpencil, Ini Upaya Kemen PDTT
Ilustrasi angka kematian ibu dan bayi masih tinggi di daerah terpencil. (Shutterstock)

Suara.com - Turunkan AKI dan Stunting di Daerah Terpencil, Ini Upaya Kemen PDTT

Pembangunan sumber daya manusia yang unggul, sehat dan berkualitas adalah kunci kesuksesan bagi suatu negara. Saat ini Indonesia sedang menghadapi tantangan besar, yaitu tingginya angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB), dan stunting.

Dr. H. Yusra M.Pd, Direktur Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) mengatakan, saat ini terdapat 74.954 desa di seluruh Indonesia. Sebagian besar desa berada di dalam wilayah geografis yang sulit, khususnya desa-desa di daerah tertinggal, sehingga upaya penetrasi infrastruktur dan akses layanan kesehatan cukup menantang.

Maka tak heran jika Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dan stunting menjadi perhatian utama pemerintah Indonesia. Hal ini sangat berkaitan erat dengan kualitas sumber daya manusia yang merupakan salah satu kunci kesuksesan suatu negara.

Untuk itu, Kemen PDTT berupaya untuk mengintervensi AKI, AKB dan stunting dengan bekerja sama dengan pemain industri tele health sebagai salah satu strategi dalam mengatasi hambatan geografis dan menjangkau ibu hamil yang berada di desa maupun daerah tertinggal, yaitu TeleCTG dari Sehati Group.

"Kami percaya setiap ibu berhak menjalani kehamilan yang menyenangkan dan menenangkan, sebagai kunci generasi selanjutnya yang lebih berkualitas," papar dokter Yusra saat ditemui Suara.com dalam acara yang diadakan Sehati Group di kawasan Jakarta Selatan, Senin (16/12/2019).

Pada kesempatan yang sama, dr. Ari Waluyo, Sp.OG, Co-Founder & Chief Executive Officer Sehati Group mengatakan, TeleCTG memahami hal tersebut dan membuat terobosan dalam hal layanan kesehatan untuk menjangkau bidan dan ibu hamil hingga ke pelosok-pelosok daerah.

"Penggunaan solusi Sehati TeleCTG di Kabupaten Indramayu dan Kupang, telah berhasil menurunkan jumlah ibu dan bayi yang meninggal, mendeteksi faktor resiko, meningkatkan angka rujukan dini dan identifikasi faktor resiko yang berpotensi menyebabkan stunting intra-uterine," ujar dokter Ari.

Melalui penyedia layanan kesehatan jarak jauh, solusi kesehatan maternal, TeleCTG angka AKI dan AKB menurun. (Suara.com/Vessy Frizona)
Melalui penyedia layanan kesehatan jarak jauh, solusi kesehatan maternal, TeleCTG angka AKI dan AKB menurun. (Suara.com/Vessy Frizona)

Dikatakan juga bahwa hingga saat ini solusi dari TeleCTG telah digunakan oleh 20.000 ibu hamil dan lebih dari 10.500 bidan di 11 provinsi dan 27 Kabupaten Indonesia. Solusi TeleCTG beroperasi di daerah terpencil maupun perkotaan, seperti Indramayu dan Kupang.

baca juga

"TeleCTG merupakan layanan kesehatan maternal jarak jauh terpadu, berbasis inovasi dan teknologi tepat guna, yang secara sinergis memberikan informasi lengkap dan real time mengenai kehamilan kepada para penggunanya," jelas dokter Ari.

Berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI), jumlah AKI adalah sebesar 305 jiwa per 100.000 ibu, dan jumlah AKB adalah sebesar 24 jiwa per 1.000 bayi. Riset Kesehatan Dasar 2018 juga menyatakan angka stunting di Indonesia sebesar 30,8%. Persentase ini masih jauh di atas batas maksimal stunting yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia, yaitu 20%.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Jokowi Minta Angka Stunting Turun 14 Persen Dalam Lima Tahun

Presiden Jokowi Minta Angka Stunting Turun 14 Persen Dalam Lima Tahun

News | Senin, 16 Desember 2019 | 17:50 WIB

Canggih, Teknologi Medis Ini Bisa Periksa Kehamilan dari Jarak Jauh

Canggih, Teknologi Medis Ini Bisa Periksa Kehamilan dari Jarak Jauh

Health | Senin, 16 Desember 2019 | 16:25 WIB

Wapres Ma'ruf: Buruknya Sanitasi Sebabkan Kematian Ibu dan Bayi

Wapres Ma'ruf: Buruknya Sanitasi Sebabkan Kematian Ibu dan Bayi

Health | Senin, 02 Desember 2019 | 19:36 WIB

Terkini

5 Pengalaman Baru di Resorts World Sentosa

5 Pengalaman Baru di Resorts World Sentosa

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 21:23 WIB

180 Personel Jepang Disiapkan Bantu Indonesia Tangani Karhutla di Kalimantan

180 Personel Jepang Disiapkan Bantu Indonesia Tangani Karhutla di Kalimantan

News | Selasa, 08 September 2026 | 21:21 WIB

Indonesia Bidik 4 Emas, Malaysia Percaya Diri Sabet 6 Emas di Asian Games 2026

Indonesia Bidik 4 Emas, Malaysia Percaya Diri Sabet 6 Emas di Asian Games 2026

Sport | Selasa, 08 September 2026 | 21:19 WIB

Siswa SMA Al Kautsar Tasikmalaya Belajar Lesehan, Disdik Jabar Naik Pitam

Siswa SMA Al Kautsar Tasikmalaya Belajar Lesehan, Disdik Jabar Naik Pitam

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 21:14 WIB

4 Shio Beruntung 9 September 2026, Ada yang Mulai Lepas dari Beban

4 Shio Beruntung 9 September 2026, Ada yang Mulai Lepas dari Beban

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 21:05 WIB

Erupsi Anak Krakatau Jadi Pengingat Pentingnya Mitigasi dan Kesiapan Evakuasi Darurat

Erupsi Anak Krakatau Jadi Pengingat Pentingnya Mitigasi dan Kesiapan Evakuasi Darurat

News | Selasa, 08 September 2026 | 21:03 WIB

Pilot dan 4 Petugas Medis Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Sarawak, Kabut Asap Hambat Evakuasi

Pilot dan 4 Petugas Medis Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Sarawak, Kabut Asap Hambat Evakuasi

News | Selasa, 08 September 2026 | 21:02 WIB

Strategi 'Subsidi Silang' RSUD Jakarta: Layanan Eksekutif Bakal Sokong Biaya Pasien BPJS

Strategi 'Subsidi Silang' RSUD Jakarta: Layanan Eksekutif Bakal Sokong Biaya Pasien BPJS

News | Selasa, 08 September 2026 | 20:56 WIB

Aset Rakyat Biasa Bisa Dirampas Kalau Lalai Bayar Pajak?

Aset Rakyat Biasa Bisa Dirampas Kalau Lalai Bayar Pajak?

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 20:55 WIB

Resep Awet 15 Tahun Pernikahan Detektif Jubun dan Chen Chen

Resep Awet 15 Tahun Pernikahan Detektif Jubun dan Chen Chen

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 20:52 WIB

×