Wapres Ma'ruf: Buruknya Sanitasi Sebabkan Kematian Ibu dan Bayi

M. Reza Sulaiman, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 02 Desember 2019 | 19:36 WIB
Wapres Ma'ruf: Buruknya Sanitasi Sebabkan Kematian Ibu dan Bayi
Wapres Ma'ruf Amin bicara tentang pengaruh sanitasi dan air bersih bagi kesehatan ibu dan anak. (Dokumentasi Setwapres)

Suara.com - Wapres Ma'ruf: Buruknya Sanitasi Sebabkan Kematian Ibu dan Bayi

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan bahwa kurangnya sanitasi baik dan air bersih akan membuat bayi rentan terhadap berbagai penyakit.

Selain menyebabkan stunting, rendahnya kualitas sanitasi dan air bersih justru akan mendorong jumlah kematian ibu dan bayi di Indonesia semakin tinggi.

Ma'ruf menjelaskan bahwa Angka Kematian Ibu (AKI) melahirkan di Indonesia masih berkisar 305 per 100.000 kelahiran hidup, jauh tertinggal dibandingkan dengan negara ASEAN lain yang berkisar antara 40 sampai 60 per 100.000 kelahiran hidup. Hal itu disebabkan lantaran ketidaktersedianya air bersih.

"Ketidaktersedianya air bersih juga menyebabkan persoalan serius lainnya seperti angka kematian ibu dan angka kematian bayi," jelas Ma'ruf dalam pidatonya pada acara Konferensi Sanitasi dan Air Minum Nasional (KSAN) 2019 di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2019).

Selain itu, Ma'ruf juga mengungkapkan bahwa ketiadaannya sanitasi dan air bersih juga bisa menyebabkan bayi mengalami stunting. Pasalnya, kalau sanitasi dan air bersih tiada, bayi juga akan rentan terhadap penyakit. Dari situlah kemudian bayi tidak akan menyerap gizi dengan baik.

"Adanya sanitasi yang baik mengurangi banyak penyakit baik bagi ibu yang sedang hamil maupun bagi bayi serta anak bawah lima tahun (balita)," ujarnya.

Oleh karena itu, Ma'ruf menekankan pada kebiasaan-kebiasaan kurang bersihnya masyarakat untuk mulai dihilangkan. Ia mendorong masyarakat untuk lebih memperhatikan cara hidup sehat.

"Perilaku sederhana seperti mencuci tangan dengan air bersih, saat akan memberikan makan kepada anak atau saat setelah buang air besar adalah beberapa perilaku yang harus didorong untuk mengurangi angka kematian bayi tersebut," tandasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maruf Bicara soal Sanitasi: Limbah Manusia Harus Dikelola Secara Baik

Maruf Bicara soal Sanitasi: Limbah Manusia Harus Dikelola Secara Baik

News | Senin, 02 Desember 2019 | 17:46 WIB

Respons PMA soal Majelis Taklim, Maruf: Jangan Sampai Jadi Sumber Masalah

Respons PMA soal Majelis Taklim, Maruf: Jangan Sampai Jadi Sumber Masalah

News | Senin, 02 Desember 2019 | 16:09 WIB

Sudah Ada 350 Emiten Berbasis Syariah, AEI Lapor ke Wapres Ma'ruf

Sudah Ada 350 Emiten Berbasis Syariah, AEI Lapor ke Wapres Ma'ruf

News | Senin, 02 Desember 2019 | 14:27 WIB

Terkini

Fahd A Rafiq 3 Kali Terjerat Kasus Korupsi, Bukti Hukuman Tak Bikin Jera?

Fahd A Rafiq 3 Kali Terjerat Kasus Korupsi, Bukti Hukuman Tak Bikin Jera?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:48 WIB

Realisasi Anggaran Subsidi Tembus Rp 331,4 Triliun per Agustus 2026, Naik Rp 100 T dari Tahun Lalu

Realisasi Anggaran Subsidi Tembus Rp 331,4 Triliun per Agustus 2026, Naik Rp 100 T dari Tahun Lalu

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 22:38 WIB

Prabowo Ungkap Kekuatan Ekonomi Besar Mau Sogok Hakim sampai Presiden

Prabowo Ungkap Kekuatan Ekonomi Besar Mau Sogok Hakim sampai Presiden

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:28 WIB

Tabrak Lari Maut di Toba, 2 Mahasiswi Tewas Usai Senggolan dengan Mobil

Tabrak Lari Maut di Toba, 2 Mahasiswi Tewas Usai Senggolan dengan Mobil

Sumut | Jum'at, 18 September 2026 | 22:20 WIB

Awas! Perampok di Deli Serdang Pancing Korban Lewat Aplikasi Kencan Online

Awas! Perampok di Deli Serdang Pancing Korban Lewat Aplikasi Kencan Online

Sumut | Jum'at, 18 September 2026 | 22:14 WIB

Zulhas: PAN Akan Terus Bersama Bapak Prabowo

Zulhas: PAN Akan Terus Bersama Bapak Prabowo

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:14 WIB

Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi

Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:11 WIB

Di Depan Prabowo, Zulhas Pamer Rp8 Miliar Hasil Potong Gaji Anggota DPR PAN untuk Rakyat

Di Depan Prabowo, Zulhas Pamer Rp8 Miliar Hasil Potong Gaji Anggota DPR PAN untuk Rakyat

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:06 WIB

Asing Mulai Serbu RI, Arus Modal Tembus Rp 141,6 T di Q3 2026

Asing Mulai Serbu RI, Arus Modal Tembus Rp 141,6 T di Q3 2026

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 22:03 WIB

Ketika Hijab Harus Mengikuti Gerak Perempuan Modern

Ketika Hijab Harus Mengikuti Gerak Perempuan Modern

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 21:56 WIB

×