Strategi 'Subsidi Silang' RSUD Jakarta: Layanan Eksekutif Bakal Sokong Biaya Pasien BPJS

Bella, Adiyoga Priyambodo

Selasa, 08 September 2026 | 20:56 WIB
Strategi 'Subsidi Silang' RSUD Jakarta: Layanan Eksekutif Bakal Sokong Biaya Pasien BPJS
Kepala Dinkes DKI Jakarta, Ani Ruspitawati. (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Pemprov DKI Jakarta menerbitkan Pergub Nomor 17 Tahun 2026 untuk menyesuaikan tarif retribusi layanan kesehatan daerah.
  • Kepala Dinas Kesehatan Ani Ruspitawati menyatakan layanan eksekutif bertujuan memberikan subsidi silang bagi pasien BPJS di RSUD.
  • Kebijakan tarif baru tersebut juga dirancang untuk meningkatkan kualitas rumah sakit serta menarik minat dokter subspesialis.

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan penyesuaian tarif retribusi pelayanan kesehatan melalui Peraturan Gubernur Nomor 17 Tahun 2026.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menjelaskan bahwa aturan ini mencakup pengembangan layanan eksekutif di rumah sakit daerah.

"Layanan eksekutif ini sebetulnya salah satu tujuan utamanya adalah untuk memberikan subsidi silang. Selain untuk mendorong rumah sakit supaya lebih berdaya saing, lebih maju, gitu ya, lebih punya nilai dan betul-betul menjadi pilihan masyarakat Jakarta. Bukan hanya karena murah, tetapi karena memang kualitasnya baik. Tapi salah satunya adalah subsidi silang, gitu," ujar Ani dalam rapat kerja bersama Komisi E DPRD DKI Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Ani menyebutkan, pendapatan dari segmen eksekutif akan menjadi sumber pemasukan baru untuk menjaga stabilitas operasional rumah sakit.

"Jadi kami mengharapkan pendapatan dari segmen eksekutif itu menjadi revenue baru untuk rumah sakit, sehingga bisa menutup kekurangan-kekurangan layanan yang ada di pasien yang BPJS. Karena ini mungkin sudah bukan lagi rahasia, jadi kadang-kadang cost yang dikeluarkan oleh rumah sakit terhadap seorang pasien BPJS, terutama untuk kasus-kasus yang berat, itu kadang-kadang lebih tinggi dibandingkan klaim yang dibayarkan oleh BPJS," paparnya.

Ia lalu menegaskan perbedaan mendasar antara rumah sakit milik pemerintah dan swasta dalam menangani kondisi pasien.

"Kalau rumah sakit swasta mungkin punya pilihan yang lebih merdeka, gitu ya, entah itu dirujuk balik, entah apa segala macam. Tapi kalau RSUD itu udah pasti akan di dirawat semuanya apapun kondisi pasien itu," lanjut Ani.

Besaran tarif nonreguler disusun dengan menghitung unit biaya setiap tindakan serta membandingkannya dengan harga pasar.

"Jadi unit cost setiap tindakan setiap layanan yang dibuat oleh rumah sakit itu berapa, lalu kemudian kami membandingkan dengan kompetitor. Jadi setinggi-tingginya tarif eksekutif itu kalau dibandingkan dengan rumah sakit swasta yang setara, pasti masih lebih rendah," jelas Ani.

baca juga

Kebijakan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas SDM dengan menarik minat para dokter ahli untuk berpraktik di RSUD.

"Jadi dengan kompetitor, kami masih mengambil di bawah kompetitor yang ada. Tapi ini akan mendorong pengembangan rumah sakit. Salah satunya adalah akses untuk mendapatkan dokter-dokter subspesialis, dokter konsultan yang memang susah didapat. Ini dokter-dokter kalau tidak diberikan imbalan yang memadai atau kalah gitu cara kami memberikan imbalan dengan rumah sakit swasta, maka dia tidak akan memilih RSUD kita," papar Ani.

Ani menambahkan, tarif umum tetap disediakan bagi masyarakat yang tidak menggunakan BPJS maupun layanan eksekutif.

"Tapi ini sangat kecil sekali, karena sekali lagi, 99,9 persen masyarakat DKI sudah di-cover BPJS," klaimnya.

Dinas Kesehatan pun menyatakan tetap terbuka terhadap segala aspirasi dan masukan dari warga terkait implementasi tarif baru ini.

"Apabila ada memang dirasa ada beberapa tarif yang dirasa terlalu tinggi oleh masyarakat, kami akan siap untuk merevisi kembali melalui perda yang sekarang sedang berproses," pungkas Ani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pramono Anung Beri Sinyal Harga Tiket Masuk Ragunan Bakal Ada Penyesuaian

Pramono Anung Beri Sinyal Harga Tiket Masuk Ragunan Bakal Ada Penyesuaian

News | Senin, 07 September 2026 | 19:43 WIB

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence Melalui CX126

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence Melalui CX126

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 10:51 WIB

Waspada! Udara Jakarta Tidak Sehat, Risiko ISPA Mengintai Warga

Waspada! Udara Jakarta Tidak Sehat, Risiko ISPA Mengintai Warga

News | Kamis, 03 September 2026 | 09:35 WIB

Jakarta-Jambi Perkuat Kerja Sama, Dari Transformasi Digital hingga Pelatihan Pemadam Kebakaran

Jakarta-Jambi Perkuat Kerja Sama, Dari Transformasi Digital hingga Pelatihan Pemadam Kebakaran

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:52 WIB

Anak Penerima Pekerja Upah Masih Ditanggung JKN, Begini Syaratnya

Anak Penerima Pekerja Upah Masih Ditanggung JKN, Begini Syaratnya

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:59 WIB

CCTV Dirusak Massa Aksi DPR, Pemprov DKI Bakal Bawa ke Jalur Pidana

CCTV Dirusak Massa Aksi DPR, Pemprov DKI Bakal Bawa ke Jalur Pidana

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Aset DKI 'Disulap' Jadi Bisnis Padel, Layanan Sampah Warga Meruya Kini Telantar di Jalan

Aset DKI 'Disulap' Jadi Bisnis Padel, Layanan Sampah Warga Meruya Kini Telantar di Jalan

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:23 WIB

Segel Merah Pemprov DKI Raib, Proyek Padel Ilegal di Meruya Malah Makin Ngebut

Segel Merah Pemprov DKI Raib, Proyek Padel Ilegal di Meruya Malah Makin Ngebut

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Mengenal BEM: Mengapa Kampus Punya Pemerintahan Sendiri?

Mengenal BEM: Mengapa Kampus Punya Pemerintahan Sendiri?

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:05 WIB

Pelayanan JKN Cepat dan Mudah, Titik Rasakan Manfaat Saat Anak Dirawat

Pelayanan JKN Cepat dan Mudah, Titik Rasakan Manfaat Saat Anak Dirawat

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:16 WIB

Terkini

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:48 WIB

PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut

PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut

Kalbar | Selasa, 15 September 2026 | 10:47 WIB

Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam

Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 10:42 WIB

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:39 WIB

Temuan Jenazah di Pulau Enggano, Polisi Masih Cocokkan DNA dengan Penumpang Kapal Arupadhatu

Temuan Jenazah di Pulau Enggano, Polisi Masih Cocokkan DNA dengan Penumpang Kapal Arupadhatu

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:38 WIB

5 Cuitan Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot Sebagai Menkeu: Sindir Gaji Kecil hingga Mafia

5 Cuitan Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot Sebagai Menkeu: Sindir Gaji Kecil hingga Mafia

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:38 WIB

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:34 WIB

Saat Kabel Mulai Ditinggalkan, Teknologi Wireless Hubungkan Laptop, AR hingga Drone

Saat Kabel Mulai Ditinggalkan, Teknologi Wireless Hubungkan Laptop, AR hingga Drone

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:32 WIB

Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga

Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 10:30 WIB

Indeks CFX10 Melonjak 23,95%, Bursa Kripto CFX Tunjukkan Tren Positif

Indeks CFX10 Melonjak 23,95%, Bursa Kripto CFX Tunjukkan Tren Positif

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 10:21 WIB

×