Kaleidoskop Kesehatan 2019: Deretan Kasus Cacing Pita pada Manusia

Yasinta Rahmawati

Minggu, 22 Desember 2019 | 07:30 WIB
Kaleidoskop Kesehatan 2019: Deretan Kasus Cacing Pita pada Manusia
Ilustrasi operasi. (Pixabay)

Suara.com - Cacing pita menjadi salah satu parasit yang merugikan. Tak hanya pada hewan, cacing pita dapat masuk ke dalam tubuh manusia dan menyebabkan kondisi yang mengerikan, mulai dari infeksi, gangguan sistem saraf, hingga komplikasi.

Melansir dari Medical News Today, cacing pita bisa menginfeksi manusia lewat makanan, terutama daging mentah atau setengah matang yang terkontaminasi.

Jika Anda menelan larva cacing pita, mereka berkembang menjadi cacing pita dewasa di usus bahkan menjalar ke organ vital lainnya dan bertahan hingga 30 tahun.

Sepanjang tahun 2019, ada beberapa kasus cacing pita yang menyerang manusia. Berikut rangkumannya.

1. Hobi makan siput, cacing pita bersarang di otak selama 15 tahun
Seorang pria asal China didiagnosis terkena infeksi parasit. Dokter yang memeriksa, terkejut karena menemukan cacing pita sepanjang 12 cm di dalam otaknya.

Diduga cacing tersebut telah bersarang selama 15 tahun. Hal ini terjadi berawal dari kebiasaan buruknya yang sering mengonsumsi siput goreng untuk menu makan malamnya.

Jenis cacing pita yang menjangkit otaknya adalah sparganum mansoni. Parasit ini lebih sering dijumpai di dalam usus kucing ataupun anjing.

Cacing pita parasit bisa menginfeksi manusia. (Shutterstock)
Cacing pita parasit bisa menginfeksi manusia. (Shutterstock)

2. Dikira tumor di otak, dokter temukan cacing pita
Seorang wanita bernama Rachel Palma, sempat mengira memiliki tumor otak. Setelah ia melakukan scan otak, dokter menemukan benjolan seukuran kelereng.

Namun, setelah dokter membelah benjolan itu di bawah mikroskop, ia justru terkejut. Pasalnya, bukan tumor otak, dokter malah menemukan cacing pita.

Dokter mendiagnosis Palma dengan neurocysticercosis. Infeksi parasit otak ini dapat terjadi jika Anda menelan telur mikroskopis cacing pita babi. Infeksi seperti ini dapat menyebabkan kejang hingga kematian.

3. Otak remaja dipenuhi cacing pita akibat makan daging babi mentah
Seorang remaja asal India jadi korban setelah makan daging babi mentah. Remaja lelaki berusia 18 tahun ini meninggal karena otaknya dipenuhi oleh parasit cacing pita.

Penyakit parasit otak ini terjadi pada pasien akibat menelan telur cacing pita yang telah melewati kotoran seseorang yang menderita cacing pita usus.

Telur itu menetas dan mengeluarkan larva yang merangkak masuk ke jaringan otot dan otak, tempat terbentuknya kista. Para dokter juga menemukan kista di mata kanan dan testis kanan pasien.

Cacing dalam otak [Pear Video]
Cacing dalam otak [Pear Video]

4. Mengeluarkan cacing pita pasca operasi usus buntu
Seorang lelaki asal Udon Thani, Thailand Utara, berbagi foto dan video cacing pita yang baru saja keluar saat dirinya buang air besar.

Dia menjelaskan bahwa dia baru saja menjalani operasi usus buntu, namun sudah pulih secara normal. Kritsada awalnya mengira itu adalah tali yang tersisa dari operasinya. Tapi ternyata tidak.

Cacing pita biasanya mudah diobati dengan pil dari dokter, tetapi jika dibiarkan tidak diobati, cacing pita bisa tumbuh hingga 16 meter dan bertahan di usus selama 25 tahun.

5. Suka konsumsi makanan setengah matang, cacing pita hidup dalam otak
Seorang pria asal Cina, Liu menderita epilepsi yang diduga karena ada cacing pita hidup di dalam otaknya. Mulanya, dokter tidak menemukan penyebab medis pria ini menderita epilepsi. Dokter Wang yang menangani Liu pun menyarankan untuk tes darah dan ditemukan ada cacing pita di dalam otaknya.

Setelah itu, Liu menjalani operasi untuk pengambilan cacing pita. Akhirnya, dokter berhasil mengambil cacing pita sepanjang 10 cm yang hidup di otaknya.Menurutnya, cacing pita sepanjang 10 cm itu masuk ke dalam otak karena Liu mengonsumsi makanan yang kurang matang dan telah terkontaminasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kaleidoskop Kesehatan 2019: Jejak Terapi Cuci Otak Menkes Terawan

Kaleidoskop Kesehatan 2019: Jejak Terapi Cuci Otak Menkes Terawan

Health | Jum'at, 20 Desember 2019 | 07:05 WIB

Kaleidoskop Kesehatan 2019: Siswa SMA Temukan Obat Kanker dari Akar Bajakah

Kaleidoskop Kesehatan 2019: Siswa SMA Temukan Obat Kanker dari Akar Bajakah

Health | Kamis, 19 Desember 2019 | 07:10 WIB

Kaleidoskop Kesehatan 2019: Artis yang Derita Gangguan Kesehatan Mental

Kaleidoskop Kesehatan 2019: Artis yang Derita Gangguan Kesehatan Mental

Health | Jum'at, 20 Desember 2019 | 07:30 WIB

Terkini

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:17 WIB

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:34 WIB

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:59 WIB

Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat

Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat

Health | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:57 WIB

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB