Anak Rawan Jadi Korban Pesta Tahun Baru, Ini Imbauan KPAI

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Senin, 30 Desember 2019 | 20:31 WIB
Anak Rawan Jadi Korban Pesta Tahun Baru, Ini Imbauan KPAI
Pembeli memilih petasan di Pasar Asemka, Jakarta Barat, Jumat (30/12). (Suara.com/Oke Atmaja)

Suara.com - Anak Rawan Jadi Korban Pesta Tahun Baru, Ini Imbauan KPAI

Moment pergantian tahun yang sangat meriah kerap meninggalkan cerita aneka rupa. Mulai dari tumpukan sampah, fasilitas umum yang rusak hingga kejadian anak terpisah dari orangtuanya.

Kejadian terakhir yang kemudian diantisipasi oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia atau KPAI agar tidka terjadi.

"Para orangtua harus memantau dan mengawasi anaknya saat perayaan tahun baru 2020, termasuk memastikan interaksi anak dengan siapa dan dimana. Sebab anak yang bepergian sendirian dalam pergantian tahun baru sangat rawan dari aksi-aksi kejahatan. Bisa juga terpisah dari orang tua dari kerumunan massa yang bergabung dalam perayaan tersebut. Oleh sebab itu diharapkan orangtua bisa mendampingi mereka sehingga tetap terlindungi, aman dan nyaman," tulis Komisioner KPAI Bidang Hak Sipil dan Partisipasi Anak, Jasra Putra lewat siaran rilis yang diterima Suara.com, Senin, (30/12/2019).

Jasra melanjutkan, banyak anak yang memutuskan bepergian bersama teman-temannya tanpa didampingi orang dewasa. Bahkan banyak diataranya pergi tanpa sepengetahuan orangtua.

Untuk itu ia meminta masyarakat yang merayakan pergantian tahun baru untuk memberikan perhatian, perlindungan bersama dan peduli pada hal-hal yang bisa membahayakan anak.

"Kami meminta kepada pemerintah, pihak keamanan, termasuk masyarakat untuk bersama menjaga keamanan dan ketertiban, termasuk mewaspadai aksi kejahatan dengan modus dan model beragam yang membahayakan anak," tambahnya.

Waspada Bahaya yang Disebabkan Kembang Api

Tahun baru dan kembang api merupakan dua hal yang sangat terkait. Meski bisa membuat suasana pergantian tahun makin meriah, tapi bahaya kembang api juga bukan oming kosong.

baca juga

KPAI menyoroti bagaimana setiap tahun ada kasus kecelakaan tragis yang diakibatkan oleh kembang api. Banyak korban diantaranya bahkan anak-anak.

Penjualan petasan di Pasar Pagi, Asemka, Jakarta Barat, Kamis (28/12).
Penjualan petasan di Pasar Pagi, Asemka, Jakarta Barat, Kamis (28/12). (Dok. Suara.com)

Pada 2014 lalu misalnya, delapan anak di Jakarta terkena ledakan mercon dan dirawat di rumah sakit. Ada juga seorang anak asal Bogor yang hampir mengalami putus jari tangan karena kembang api.

Pada pergantian tahun 2018, seorang bocah berusia lima tahun meninggal dunia setelah terkena petasan kembang api di Sulawesi Utara.

"Oleh sebab itu, meminta orang tua untuk tidak memfasilitasi menyalakan kembang api serta mercon dan sejenisnya. Menurut data, setiap pergantian tahun baru ada korban yang berjatuhan," tambahnya.

Jasra menuturkan, upaya-upaya pencegahan perlu dilakukan sejak dini agar anak terhindar dari dampak-dampak buruk dalam pergantian tahun baru. "Tentu kita sangat menyarankan kepada orangtua untuk membuat kegiatan edukatif dan menyenangkan bersama anak dalam pergantian tahun baru bagi yang merayakan," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menengok Asemka, Area Penjaja Terompet Musiman Jelang Tahun Baru 2020

Menengok Asemka, Area Penjaja Terompet Musiman Jelang Tahun Baru 2020

Lifestyle | Senin, 30 Desember 2019 | 19:56 WIB

Tembak Orang, Anak Bupati Majalengka Divonis Ringan 1,5 Bulan Penjara

Tembak Orang, Anak Bupati Majalengka Divonis Ringan 1,5 Bulan Penjara

Jabar | Senin, 30 Desember 2019 | 18:44 WIB

Catat! 5 Tempat Seru Melihat Pesta Kembang Api Malam Tahun Baru di Ancol

Catat! 5 Tempat Seru Melihat Pesta Kembang Api Malam Tahun Baru di Ancol

Lifestyle | Senin, 30 Desember 2019 | 18:00 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×