Wajib Tahu, Curcumin dalam Kunyit Membantu Melawan Kanker

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Senin, 06 Januari 2020 | 17:00 WIB
Wajib Tahu, Curcumin dalam Kunyit Membantu Melawan Kanker

Suara.com - Sebuah tinjauan ilmiah telah menemukan bahwa senyawa dalam kunyit dapat membuka pengobatan baru dalam perang melawan kanker.

Mereka menganalisis hampir 5.000 studi dan menemukan kekuatan anti-inflamasi dan antioksidan dari kunyit mampu memblokir pertumbuhan delapan jenis kanker.

Hasil penelitian menunjukkan itu efektif dalam mengobati kanker payudara, paru-paru, darah, lambung, pankreas, usus, sumsum tulang, dan kanker prostat.

Para akademisi menyimpulkan curcumin, yakni pigmen dalam kunyit yang memberikan warna, bisa 'mewakili obat yang efektif untuk pengobatan kanker.

Tetapi meskipun banyak digunakan dalam pengobatan Timur dan telah dipelajari untuk efek anti-inflamasi dan anti-septik, curcumin bukanlah pilihan saat ini.

Dilansir dari Daily Mail, hal tersebut karena belum pernah diuji dalam uji coba manusia skala besar, sebuah persyaratan yang diperlukan untuk semua obat.

Sebagai bagian dari ulasan terbaru, para peneliti, yang dipimpin oleh dr. Antonio Giordano, seorang ahli patologi di Temple, meneliti studi tentang curcumin yang diterbitkan sejak 1924.

Menulis di koran yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients, para penulis mengatakan bahwa pencarian obat efektif baru yang dapat memerangi penyakit kanker masih merupakan tantangan bagi banyak ilmuwan.

"Seperti yang dilaporkan dalam ulasan ini, curcumin menunjukkan kemampuan anti-kanker dengan menargetkan jalur pensinyalan sel yang berbeda termasuk faktor pertumbuhan (transportasi nutrisi dan membunuh sel-sel sehat)," tulis mereka.

Ilustrasi Kunyit. (shutterstock)
Ilustrasi Kunyit. (shutterstock)

Namun, mereka memperingatkan itu bukan obat ajaib karena penelitian sebelumnya telah menunjukkan ada sejumlah efek samping, termasuk diare, muntah dan sakit kepala.

Seorang juru bicara Cancer Research UK mengatakan ada beberapa bukti bahwa curcumin, suatu zat dalam kunyit, dapat membunuh sel-sel kanker pada kanker-kanker tertentu. Tetapi kita perlu penelitian lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ria Irawan Meninggal, Kenali Kanker yang Sembuh Tapi Bisa Muncul Lagi

Ria Irawan Meninggal, Kenali Kanker yang Sembuh Tapi Bisa Muncul Lagi

Health | Senin, 06 Januari 2020 | 13:51 WIB

Kebaikan Ria Irawan yang Tak Akan Dilupa Shanty Paredes

Kebaikan Ria Irawan yang Tak Akan Dilupa Shanty Paredes

Entertainment | Senin, 06 Januari 2020 | 12:53 WIB

Luka Bekas Cacar Air 27 Tahun Lalu Infeksi, Gadis Ini Derita Kanker Kulit

Luka Bekas Cacar Air 27 Tahun Lalu Infeksi, Gadis Ini Derita Kanker Kulit

Health | Senin, 06 Januari 2020 | 13:30 WIB

Terkini

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB