Selain GHB, Berikut Obat Lain yang juga Masuk Golongan 'Date Rape'

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Rabu, 08 Januari 2020 | 09:47 WIB
Selain GHB, Berikut Obat Lain yang juga Masuk Golongan 'Date Rape'
Ilustrasi obat 'date rape' (Shutterstock)

Suara.com - Polisi mengatakan Reynhard Sinaga, lelaki asal Depok, Jawa Barat, yang dijuluki predator seks, menggunakan gamma-hydroxybutyrate (GHB) sebagai 'senjata'.

GHB atau yang lebih sering disebut sebagai 'G' ini termasuk obat depresan yang memiliki efek euforia, dapat meningkatkan gairah seks dan rasa tenang.

Tidak hanya itu, obat ini juga diketahui memiliki efek amnesia sementara pada penggunanya, lapor WebMD.

Karena efeknya itu, GHB terkadang disalahgunakan oleh beberapa orang. Inilah mengapa, menurut Alcohol.org, GHB ini juga disebut sebagai obat 'date rape' atau obat perkosaan.

Berdasarkan laman Womenshealth.gov, sebenarnya tidak hanya GHB saja yang ditermasuk dalam 'date rape'.

Obat GHB digunakan Reynhard Sinaga untuk menjerat korban. (Shutterstock)
Obat GHB digunakan Reynhard Sinaga untuk menjerat korban. (Shutterstock)

Obat perkosaan lainnya termasuk flunitrazepam (Rohypnol), gamma-butyrolactone (GBL) dan ketamin. Obat-obatan ini terkadang disebut sebagai 'club drugs' karena umum digunakan di kelab, konser, bar atau saat pesta.

Biasanya obat-obat seperti ini akan dicampur dengan minuman, misalnya alkohol. Bentuknya pun berupa bubuk, pil atau cairan yang tidak memiliki warna, bau ataupun rasa.

"Obat-obatan seperti Rohypnol, GHB, GBL, dan ketamine sangat kuat. Obat ini dapat memengaruhi Anda dengan sangat cepat. Sehingga Anda mungkin tidak tahu bahwa ada sesuatu yang salah dalam minuman tersebut," lapor Womens Health dalam lamannya.

Lama efeknya pun bervariasi, tergantung pada seberapa banyak obat yang masuk ke dalam tubuh dan apakah obat tersebut dicampur dengan obat lain atau alkohol.

baca juga

"Alkohol dapat membuat efek obat-obatan semakin kuat dan dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius, bahkan kematian," sambung Womens Health.

Gejala yang dirasakan termasuk pusing, memiliki masalah berbicara, kesulitan mengendalikan otot, mual, muntah, degup jantung menjadi sangat lambat atau sangat cepat, ngantuk, kebingungan, kesulitan napas, hingga pingsan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konselor Manchester Ungkap Korban Reynhard Sinaga Alami Dua Trauma

Konselor Manchester Ungkap Korban Reynhard Sinaga Alami Dua Trauma

Health | Rabu, 08 Januari 2020 | 08:42 WIB

Ekspresi Datar Reynhard Sinaga Saat Divonis Seumur Hidup, Ciri  Psikopat?

Ekspresi Datar Reynhard Sinaga Saat Divonis Seumur Hidup, Ciri Psikopat?

Health | Rabu, 08 Januari 2020 | 07:15 WIB

Chat WA Reynhard Sinaga Terbongkar dan 4 Berita Heboh Lainnya

Chat WA Reynhard Sinaga Terbongkar dan 4 Berita Heboh Lainnya

News | Rabu, 08 Januari 2020 | 07:30 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

×