Bahaya Buat Bumil, Ini Dampak Pertumbuhan Bakteri Berlebihan di Vagina

Vania Rossa

Kamis, 16 Januari 2020 | 19:17 WIB
Bahaya Buat Bumil, Ini Dampak Pertumbuhan Bakteri Berlebihan di Vagina
Ilustrasi ibu hamil. (shutterstock)

Suara.com - Secara alami, vagina memiliki sejumlah bakteri yang tak semuanya bersifat merugikan. Vagina juga memiliki bakteri baik yang berfungsi menjaga kesehatan organ intim perempuan. Namun, ada kalanya terjadi ketidakseimbangan jumlah bakteri pada vagina akibat pertumbuhan bakteri yang berlebihan. Kondisi ini disebut Bacterial Vaginosis (BV), dan biasa dialami oleh sekitar 10 - 30 persen perempuan hamil.

Dilansir dari laman Bustle, salah satu gejala Bacterial Vaginosis adalah keputihan yang berwarna abu-abu dan berbau amis yang busuk. Dan dikatakan oleh ginekolog John Adams, MD dari Methodist Hospital di San Antonio, bau busuk ini akan semakin kuat setelah berhubungan seks.

Lalu, apa penyebab bumil rentan terkena Bacterial Vaginosis? Faktor utamanya adalah hormonal, yang menyebabkan kondisi vagina lebih lembap saat hamil. Faktor utama ini kemudian diperparah dengan higienitas yang tidak baik, misal kebiasaan tidak mengeringkan dengan baik vagina usai buang air kecil, atau jarang mengganti celana dalam.

Yang harus diwaspadai, Bacterial Vaginosis ini ternyata sangat berbahaya pada bumil karena dapat memengaruhi kondisi kehamilan. Menurut American Pregnancy, ini dia dampak Bacterial Vaginosis pada kehamilan.

1. Risiko keguguran meningkat

Infeksi bakteri pada vagina telah dicurigai sebagai salah satu faktor peningkat risiko keguguran. Jika dibiarkan, Bacterial Vaginosis dapat berujung pada infeksi bakteri dan meningkatkan risiko keguguran. Hal ini dibuktikan dari hasil studi yang dipublikasikan dalam British Medical Journal, yang menyebutkan terjadinya peningkatan risiko keguguran pada trimester dua pada bumil yang mengalami Bacterial Vaginosis.

2. Persalinan prematur

Salah satu pemicu bumil melahirkan prematur adalah kondisi Bacterial Vaginosis, demikian menurut sebuah studi yang dimuat dalam The British Journal of Obstetrics and Gynaecology. Bumil berisiko melahirkan bayi prematur atau sebelum minggu ke-37 kehamilan.

3. Berat badan bayi lahir rendah

baca juga

Bacterial Vaginosis yang tidak diobati dengan baik akan meningkatkan risiko bumil melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah. Bahkan, infeksi bakteri berat yang tidak ditangani dapat berkembang menjadi penyakit radang panggul setelah melahirkan, yang pada akhirnya dapat menyebabkan infertilitas.

Waspada buat bumil, ya. Jika Anda merasa mengalami infeksi bakteri pada vagina saat kehamilan, segera periksakan diri Anda ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang paling aman hingga masalahnya tuntas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gerhana Matahari Cincin Berbahaya Bagi Ibu Hamil, Mitos atau Fakta?

Gerhana Matahari Cincin Berbahaya Bagi Ibu Hamil, Mitos atau Fakta?

Health | Kamis, 26 Desember 2019 | 14:10 WIB

Tips Liburan Aman bagi Ibu Hamil, Tetap Tenang adalah Koentji!

Tips Liburan Aman bagi Ibu Hamil, Tetap Tenang adalah Koentji!

Health | Senin, 23 Desember 2019 | 15:07 WIB

Bumil, 7 Kebiasaan Ini Bisa Berefek Buruk Pada Bayi, Lho

Bumil, 7 Kebiasaan Ini Bisa Berefek Buruk Pada Bayi, Lho

Health | Sabtu, 21 Desember 2019 | 12:08 WIB

Terkini

Skandal Manchester City Picu Ketegangan Inggris-UEA, Ancam Investasi Rp500 Triliun

Skandal Manchester City Picu Ketegangan Inggris-UEA, Ancam Investasi Rp500 Triliun

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 14:42 WIB

Andre Rosiade Puji Bobby Nasution: Gubernur yang Bekerja Keras!

Andre Rosiade Puji Bobby Nasution: Gubernur yang Bekerja Keras!

News | Minggu, 27 September 2026 | 14:41 WIB

Kenapa Battery Health Mobil Listrik Turun? Ini Sebab dan Pencegahannya

Kenapa Battery Health Mobil Listrik Turun? Ini Sebab dan Pencegahannya

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 14:39 WIB

Cuaca Ekstrem Landa Sumut, 5 Kabupaten Terdampak Banjir, Tapteng Paling Parah

Cuaca Ekstrem Landa Sumut, 5 Kabupaten Terdampak Banjir, Tapteng Paling Parah

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 14:35 WIB

Saat Air Menjadi Energi, Hutan Menjaga Nyala di Kawasan Panas Bumi Rantau Dedap

Saat Air Menjadi Energi, Hutan Menjaga Nyala di Kawasan Panas Bumi Rantau Dedap

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 14:34 WIB

Iqbal Akbar Dicopot sebagai Kepala SPPG Tebingtinggi, Buntut Viral Dilabrak Istri Diduga Selingkuh

Iqbal Akbar Dicopot sebagai Kepala SPPG Tebingtinggi, Buntut Viral Dilabrak Istri Diduga Selingkuh

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 14:30 WIB

4 Smartband Anti Air Harga Rp300 Ribuan, Cocok untuk Olahraga dan Hidup Sehat

4 Smartband Anti Air Harga Rp300 Ribuan, Cocok untuk Olahraga dan Hidup Sehat

Tekno | Minggu, 27 September 2026 | 14:25 WIB

Akhiri Konflik Panjang, Pablo Benua Sukses Kawal Kemenangan Kepengurusan Tunggal Ikatan Notaris

Akhiri Konflik Panjang, Pablo Benua Sukses Kawal Kemenangan Kepengurusan Tunggal Ikatan Notaris

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 14:21 WIB

9 Rekomendasi Physical Sunscreen Lokal yang Aman dan Murah

9 Rekomendasi Physical Sunscreen Lokal yang Aman dan Murah

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 14:20 WIB

Deindustrialisasi Dini: Industri Tumbuh, tetapi Lapangan Kerja Menyusut

Deindustrialisasi Dini: Industri Tumbuh, tetapi Lapangan Kerja Menyusut

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 14:20 WIB

×