Waspadai Gejala Terinfeksi Virus Korona, Apakah Penyakit Ini Mematikan?

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 20 Januari 2020 | 11:00 WIB
Waspadai Gejala Terinfeksi Virus Korona, Apakah Penyakit Ini Mematikan?
Ilustrasi virus korona (Coronavirus). (Shutterstock)

Suara.com - Kasus pneumonia akibat virus korona tengah merebak di China menjelang Tahun Baru Imlek. Sekarang ini pasien yang terinfeksi penyakit itu sebanyak 62 orang dan dua di antaranya meninggal.

Virus korona atau coronavirus adalah keluarga besar virus yang bisa menyebabkan infeksi mulai dari flu biasa hingga Sindrom Pernapasan Akut Parah (SARS).

Beberapa jenis virus menyebabkan penyakit yang kurang serius hingga Sindrom Pernapasan Timur Tengah (MERS) yang lebih parah.

Penularan virus ini bisa melalui udara, menyebar dengan cara yang mirip dengan selesma dan flu. Virus ini menyerang sistem pernapasan dan menyebabkan lesi paru-paru.

Gejala virus korona

Dilansir oleh The Sun, gejala orang terinfeksi virus korona meliputi pilek, sakit kepala, batuk, demam, sesak napas, kedinginan dan sakit di badan.

Dalam kebanyakan kasus, Anda tidak akan menyadari sedang terinfeksi virus corona atau virus lainnya yang menyebabkan pilek.

Tetapi, infeksi virus korona bisa menyebar ke saluran pernapasan bagian bawah (tenggorokan dan paru-paru).

Kondisi ini bisa menyebabkan pneumonia, terutama pada orang lanjut usia, sakit jantung atau sistem kekebalan tubuhnya lemah.

Guna mencegah infeksi, Anda bisa menghindari flu biasa dengan menggunakan sabun dan semprotan anti-bakteri berbasis alkohol.

Orang juga harus menghindari menyentuh mata, hidung dan mulut mereka dan menghindari kontak dengan orang yang terinfeksi virus korona.

Ilustrasi orang terinfeksi virus korona (shutterstock)
Ilustrasi orang terinfeksi virus korona (shutterstock)

Bisakah virus korona menyebabkan kematian?

Beberapa jenis virus korona memang bisa berakibat serius, seperti yang dialami pria 61 dan 69 tahun di Wuhan, China.

Para pejabat kesehatan di Wuhan mengatakan sebanyak 41 orang menderita pneumonia akibat virus korona pada akhir pekan lalu. Lalu seorang pria 61 tahun meninggal dunia akibat virus tersebut.

Dalam hal ini, WHO masih berkonsultasi dengan otoritas kesehatan Thailand dan China setelah seorang wisatawan asal China di Thailand dilaporkan terinfeksi virus corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Wabah Virus Korona di China, Ketahui Fakta-Fakta Penyakitnya!

Waspada Wabah Virus Korona di China, Ketahui Fakta-Fakta Penyakitnya!

Health | Senin, 20 Januari 2020 | 08:19 WIB

Ekki Soekarno Diduga Pneumonia, Waspadai Gejalanya yang Mirip Flu

Ekki Soekarno Diduga Pneumonia, Waspadai Gejalanya yang Mirip Flu

Health | Minggu, 19 Januari 2020 | 11:56 WIB

Wabah Pneumonia yang Disebabkan Coronavirus di China Kembali Makan Korban

Wabah Pneumonia yang Disebabkan Coronavirus di China Kembali Makan Korban

Health | Sabtu, 18 Januari 2020 | 17:54 WIB

Terkini

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB