Wabah Pneumonia yang Disebabkan Coronavirus di China Kembali Makan Korban

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Rosiana Chozanah | Suara.com

Sabtu, 18 Januari 2020 | 17:54 WIB
Wabah Pneumonia yang Disebabkan Coronavirus di China Kembali Makan Korban
Ilustrasi orang sakit (Shutterstock)

Suara.com - Otoritas kesehatan Tiongkok melaporkan adanya kasus kematian kedua yang diakibatkan oleh coronavirus, sebuah virus baru yang telah mewabah di Wuhan, China sejak Desember lalu.

Virus ini diketahui telah menginfeksi 41 orang dan membuat mereka mengalami masalah pernapasan (pneumonia) dan demam.

Seorang pria yang diidentifikasi bernama Xiong (69) sudah terinfeksi sejak 31 Desember lalu dan meninggal pada Rabu (15/1/2020).

Berdasarkan laporan Fox News, saat Xiong dirawat di rumah sakit, ia telah mengalami kerusakan parah di banyak organ, peradangan pada otot jantung, dan masalah lainnya.

Baru-baru ini, pejabat kesehatan setempat mengatakan ada kemungkinan virus dapat ditularkan antar-manusia. Hal ini diumumkan setelah seorang wanita dilaporkan tertular virus dari suaminya yang terinfeksi.

Coronavirus, penyebab MERS. (Shutterstock)
Coronavirus,  (Shutterstock)

Kasus ini juga ditemukan di Jepang, yang diidentifikasi menjangkiti seorang pria yang baru pulang dari China.

Pria itu menderita batuk pada 3 Januari ketika masih di Wuhan, tetapi tidak dirawat di rumah sakit sampai ia kembali ke Jepang pada 6 Januari. Saat itulah ia didiagnosis positif terkena virus.

Dua kasus lainnya berada di Thailand, dan pejabat kesehatan setempat telah mengkarantina dua orang tersebut di rumah sakit hingga keduanya dinyatakan pulih.

Akibat merebaknya virus ini, pemerintah beberapa negara telah mengimbau para pelancong yang akan berlibur ke China saat Imlek mendatang untuk menghindari kontak dengan hewan hidup dan segera mencari pertolongan medis jika merasakan ada gejala yang muncul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sepsis Disebut sebagai 'Silent Killer', Ketahui Cara Pencegahannya!

Sepsis Disebut sebagai 'Silent Killer', Ketahui Cara Pencegahannya!

Health | Jum'at, 17 Januari 2020 | 20:26 WIB

Makin Menyebar, Kali Ini Coronavirus Sudah Menginfeksi 2 Orang di Vietnam

Makin Menyebar, Kali Ini Coronavirus Sudah Menginfeksi 2 Orang di Vietnam

Health | Jum'at, 17 Januari 2020 | 14:50 WIB

WHO Peringatkan Wabah Coronavirus dari China Bisa Menyebar ke Negara Lain

WHO Peringatkan Wabah Coronavirus dari China Bisa Menyebar ke Negara Lain

Health | Kamis, 16 Januari 2020 | 20:08 WIB

Wabah Pneumonia Misterius di China, Menkes Waspadai Virus Korona Jenis Baru

Wabah Pneumonia Misterius di China, Menkes Waspadai Virus Korona Jenis Baru

Health | Kamis, 16 Januari 2020 | 16:53 WIB

Terkini

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Health | Kamis, 23 April 2026 | 18:14 WIB

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Health | Kamis, 23 April 2026 | 16:09 WIB

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB