Virus Corona Bisa Menular Manusia ke Manusia? Kemenkes Tunggu Tanggapan WHO

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Rabu, 22 Januari 2020 | 20:25 WIB
Virus Corona Bisa Menular Manusia ke Manusia? Kemenkes Tunggu Tanggapan WHO
Novel Coronavirus (nCoV) alias virus corona yang sedang mewabah di China. (Shutterstock)

Suara.com - Virus Corona Bisa Menular Manusia ke Manusia? Kemenkes Tunggu Tanggapan WHO

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia belum bisa memastikan bahwa wabah pneumonia yang disebabkan oleh novel coronavirus (nCoV) atau virus Corona yang berasal dari China dapat menyebar dari manusia ke manusia.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, Kementerian Kesehatan, dr. Wiendra Woworuntu, M.Kes di Jakarta, Rabu, (22/1/2020).

"Kita tunggu pernyataan langsung WHO yang mengatakan bahwa sudah terjadi penyebaran manusia ke manusia," kata Wiendra.

Hingga saat ini, Wiendra mengaku pihak pemerintah Indonesia, utamanya Kemenkes RI belum mendapatkan pernyataan resmi dari Badan Kesehatan Dunia tersebut.

Sebelumnya pihak otoritas kesehatan di China menyatakan bahwa pneumonia misterius yang disebabkan oleh virus korona ini dapat menyebar dari manusia ke manusia.

"Sudah pasti transmisi manusia ke manusia," ucap pernyataan otoritas kesehatan China yang dilansir oleh Suara.com darin CNN.

Di Jakarta sendiri, Kemenkes RI mengaku masih menunggu hasil rapat yang dilakukan oleh Badan Kesehatan Dunia, WHO, yang dilakukan hari ini.

Novel Coronavirus (nCoV) alias virus corona yang sedang mewabah di China. (Shutterstock)
Novel Coronavirus (nCoV) alias virus corona yang sedang mewabah di China. (Shutterstock)

"Kami masih menunggu hari ini apakah virus korona masuk kategori emergency atau tidak dan memberi tahu apakah sudah ada transmisi manusia ke manusia. Tapi tanpa menunggu itu yang paling penting apakah negara kita siap? Kita siap," tambah Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan, Kementerian Kesehatan, drg. R. Vensya Sitohang M.Epid dalam acara yang sama.

baca juga

Kementerian Kesehatan juga memastikan belum ada WNI yang terkonfirmasi terjangkit penyakit akibat virus korona ini. Virus sendiri sudah dinyatakan tersebar di beberapa negara seperti China, Thailand, Hong Kong, Korea Selatan, Amerika Serikat dan diduga ada kasus di Australia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkes: Virus Corona Tipe Baru Belum Ada Vaksinnya

Kemenkes: Virus Corona Tipe Baru Belum Ada Vaksinnya

Health | Rabu, 22 Januari 2020 | 19:00 WIB

Thailand Karantina Pasien Keempat Positif Terinfeksi Virus Corona

Thailand Karantina Pasien Keempat Positif Terinfeksi Virus Corona

Health | Rabu, 22 Januari 2020 | 18:10 WIB

Otoritas Kesehatan China: 9 Orang Meninggal karena Coronavirus Baru

Otoritas Kesehatan China: 9 Orang Meninggal karena Coronavirus Baru

Health | Rabu, 22 Januari 2020 | 11:46 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×