Terinfeksi Virus Corona, Pasien Robek Masker Staf Medis & Meludahi Wajahnya

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Jum'at, 24 Januari 2020 | 20:05 WIB
Terinfeksi Virus Corona, Pasien Robek Masker Staf Medis & Meludahi Wajahnya
Skrining Virus Corona. (Shutterstock)

Suara.com - Semakin ke sini, semakin banyak orang yang khawatir dengan penyebaran virus corona yang berawal dari Wuhan, China. Oleh sebabnya, semua orang mencoba mengambil tindakan pencegahan agar tetap aman.

Dalam kondisi seperti ini, orang yang benar-benar dibutuhkan adalah para pekerja medis yang dapat menangani penyakit ini. Namun, ternyata tidak semua pasien dapat menghormati dan menghargai mereka sebagaimana mestinya.

Dilansir dari World of Buzz, ada seorang warganet asal China yang membagikan tangkapan layar berisi percakapan dirinya dengan seorang teman yang bekerja di rumah sakit.

Temannya yang menjadi staf medis ini mengatakan pada temannya bahwa ia pernah menjumpai seorang pasien yang memiliki gejala demam. Untuk mencegah penularan, ia pun memberikan masker pada pasien tersebut.

Dia berkata pada sang pasien, "Ada banyak orang di rumah sakit. Karena Anda sakit dan sistem kekebalan tubuh Anda sedang lemah, jadi ini masker untuk Anda kenakan agar tidak sakit."

Ilustrasi tes darah untuk mengetahui pasien terinfeksi virus corona (coronavirus) atau tidak. (Shutterstock)
Ilustrasi tes darah untuk mengetahui pasien terinfeksi virus corona (coronavirus) atau tidak. (Shutterstock)

Tiba-tiba pria tersebut marah sambil menjawab, "Aku sudah sakit, apa gunanya memakai masker sekarang?"

Seolah tidak cukup, pasien tersebut bangkit dari duduknya dan melepas masker sang staf medis tersebut. Tak hanya itu, sang pasien sampai meludahi wajah si petugas.

"Jika aku tidak bisa hidup, maka kalian juga harus mati bersamaku," ujar sang pasien.

Setelah ditenangkan, diyakini pria tersebut marah karena ada kekurangan sumber daya medis.

baca juga

Di sisi lain, staf medis tersebut mengatakan itu pertama kalinya ia menangis dan tidak bisa pulang karena harus dikarantina di rumah sakit.

Hal ini juga terjadi pada seorang dokter di Wuhan. Dia mendapati keluarga pasien marah dan merobek pakaian pelindungnya.

"Mengapa kau memakai alat pelindung? Jika aku akan mati, maka kita semua akan mati bersama!" teriak mereka pada sang dokter.

Warganet pun kesal ketika mengetahui kisah yang beredar di media sosial ini dan mengkritik pasien yang tidak bisa berterima kasih tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IDI: Pasien Suspect di Bali, Negatif Virus Corona

IDI: Pasien Suspect di Bali, Negatif Virus Corona

Health | Jum'at, 24 Januari 2020 | 17:41 WIB

RSPI dan Sanglah Rawat Pasien Suspect, Jokowi: Tidak Ada yang Kena Corona

RSPI dan Sanglah Rawat Pasien Suspect, Jokowi: Tidak Ada yang Kena Corona

News | Jum'at, 24 Januari 2020 | 17:40 WIB

Heboh Corona, Bandara Juanda Siapkan Kamar Isolasi dan Thermal Scanner

Heboh Corona, Bandara Juanda Siapkan Kamar Isolasi dan Thermal Scanner

Jatim | Jum'at, 24 Januari 2020 | 16:45 WIB

Ahli Pernapasan China Terinfeksi Virus Corona Lewat Mata, Kok Bisa?

Ahli Pernapasan China Terinfeksi Virus Corona Lewat Mata, Kok Bisa?

Health | Jum'at, 24 Januari 2020 | 16:50 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×