Ahli Pernapasan China Terinfeksi Virus Corona Lewat Mata, Kok Bisa?

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 24 Januari 2020 | 16:50 WIB
Ahli Pernapasan China Terinfeksi Virus Corona Lewat Mata, Kok Bisa?
Ilustrasi dokter - (Pixabay/rawpixel)

Suara.com - Wang Guangfa, seorang spesialis pernapasan Universitas Peking sekaligus ahli pernapasan China terkemuka terinfeksi virus corona setelah mengunjungi Wuhan pekan lalu. Pihak mereka menduga kondisi ini disebabkan oleh perlindungan mata yang tidak memadai ketika kunjungan.

Wang Guangfa sempat menjadi perhatian publik karena berpendapat bahwa penyakit menular ini bisa dicegah dan dikendalikan.

Wang juga dianggap sebagai salah satu pahlawan dalam perang China melawan sindrom pernapasan akut parah (SARS) pada 2003 silam.

Tapi, kini ia juga mendapatkan banyak komentar karena jatuh sakit sendiri setelah mengatakan bahwa penyakit menular ini dapat dikendalikan.

Meski begitu, Wang masih bersikeras mengendalikan penyakit virus corona ini dengan langkah-langkah yang lebih kuat.

Wang mengatakan sulit untuk mencari kesimpulan seberapa cepat virus corona ini menyebar dan seperti apa orang yang paling rentan. Karena, para ahli tidak memiliki semua informasi yang bisa mengungkap hal tersebut.

Virus corona baru dari China (2019-nCoV) berpotensi mengancam kesehatan global. (Shutterstock)
Virus corona baru dari China (2019-nCoV) berpotensi mengancam kesehatan global. (Shutterstock)

"Sebelum saya kembali ke Beijing, ketika mengunjungi beberapa klinik demam, saya menyadari bahwa situasinya sudah memburuk. Namun, kondisi ini masih bisa dicegah dan dikendalikan meskipun masyarakat harus membayar lebih," kata Wang, dikutip dari scmp.com.

Wang mengatakan pihaknya telah mencari tahu bagaimana bisa terinfeksi virus corona setelah mengunjungi klinik demam dan bangsal isolasi sementara di Wuhan.

"Saat itu kami sangat waspada dan mengenakan topeng N95. Tapi aku mendadak menyadari kalau kita tidak memakai kacamata pelindung," ujarnya.

Virus Corona (coronavirus). (Shutterstock)
Virus Corona (coronavirus). (Shutterstock)

Akibatnya, Wang menyadari kalau mata kirinya terserang konjungtivitas pada dua hingga tiga jam. Kemudian, dia mulai mengalami demam dan radang selaput lendir di hidung ketika kembali ke Beijing.

Wang mengaku awalnya mengira sedang terserang flu karena dia belum melihat pasien virus corona di Wuhan mengalami konjungtivitas. Tetapi, perawatan anti-flu terbukti tidak efektif dan ia terus menderita demam intermiten.

Karena itu, Wang berkesimpulan bahwa virus corona masuk ke dalam tubuhnya melalui mata saat berkunjung ke Wuhan tanpa alat pelindung mata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Corona, Bandara Juanda Siapkan Kamar Isolasi dan Thermal Scanner

Heboh Corona, Bandara Juanda Siapkan Kamar Isolasi dan Thermal Scanner

Jatim | Jum'at, 24 Januari 2020 | 16:45 WIB

Dibanding SARS dan MERS, Virus Corona Baru dari China Dinilai Tidak Agresif

Dibanding SARS dan MERS, Virus Corona Baru dari China Dinilai Tidak Agresif

Health | Jum'at, 24 Januari 2020 | 16:34 WIB

IDI: Pasien Suspect di Bali, Negatif Virus Corona

IDI: Pasien Suspect di Bali, Negatif Virus Corona

Video | Jum'at, 24 Januari 2020 | 16:25 WIB

Ada Pasien Suspect Virus Corona di RSPI dan Sanglah, Kemenkes Buka Suara

Ada Pasien Suspect Virus Corona di RSPI dan Sanglah, Kemenkes Buka Suara

Health | Jum'at, 24 Januari 2020 | 16:20 WIB

Terkini

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB