Deteksi Virus Corona, IDI Dorong Pemerintah Optimalkan Puskesmas

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Minggu, 02 Februari 2020 | 05:05 WIB
Deteksi Virus Corona, IDI Dorong Pemerintah Optimalkan Puskesmas
Tim medis melakukan pemeriksaan terhadap seorang pasien pada kegiatan simulasi penanganan virus Corona di RSUD Dr. Moewardi, Solo, Jawa Tengah, Jumat (31/1). [ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha]

Suara.com - Deteksi Virus Corona, IDI Dorong Pemerintah Optimalkan Puskesmas

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapakan status darurat internasional terhadap wabah virus corona baru atau novel coronavirus (2019-nCoV).

Menanggapi itu Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menilai sudah saatnya Indonesia bersikap pro aktif dan melibatkan komunitas di masyarakat untuk concern ikut mendeteksi gejala virus corona.

"Betul (WHO tetapkan darurat internasional), sudah menjadi concern global ini. Makanya kita harus lebih proaktif. Kalau menurut saya, bukan hanya dipintu dijaga, tetapi sudah di komunitas itu sudah di dorong untuk pencarian kasus," ujar Ketua IDI Dr. Daeng M Faqih baru-baru ini di Jakarta.

Contoh komunitas yang dimaksud seperti puskesmas, komunitas kesehatan lainnya untuk aware melihat gejala seperti batuk, sesak napas, pilek, dan bersin. Apalagi yang baru saja dari China, atau orang lain yang kontak langsung dengan pendatang dari China yang bergejala.

"Di masyarakat kan kita punya puskesmas punya ini kan itu bisa untuk melacak kasus. Harus sudah melacak kasusnya, karena sudah menjadi concern internasional," tutur Daeng.

Sementara itu, untuk membuat masyarakat di seluruh Indonesia lebih aware lagi, walaupun Indonesia masih berstatus zero coronavirus. IDI tetap akan menjalankan program penyuluhan kebersihan, mencegah penularan, dan memperkenalkan gejala kepada masyarakat dengan pihak swasta dalam hal ini PT. Reckitt Benckiser Indonesia (Dettol) yang mensupport produk pembersih.

"Kemudian kawan-kawan yang nanti akan membantu mensupport termasuk Reckitt ini. Kemudian juga selain berkoordinasi membantu masyarakat, yang pertama mengkampanyekan hidup bersih dan sehat. Ini yang nanti kita akan di titik-titik posko," paparnya.

Tim medis melakukan pemeriksaan terhadap seorang pasien saat kegiatan simulasi penanganan virus Corona di RSUD Dr. Loekmono Hadi, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (1/2).   [ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho]
Tim medis melakukan pemeriksaan terhadap seorang pasien saat kegiatan simulasi penanganan virus Corona di RSUD Dr. Loekmono Hadi, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (1/2). [ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho]

Kata Daeng program ini akan dilaksanakan di semua cabang IDI yang berjumlah 434 cabang, yang pastinya berkoordinasi dengan seluruh dokter untuk memberikan informasi. Termasuk juga pemerintah dalam hal ini Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

baca juga

"Stakeholder yang dimaksud terutama adalah dinas kesehatan setempat, kemudian KKP setempat. Kemudian rumah sakit yang khusus ditunjuk menangani supaya kalau ada terjadi sesuatu supaya koordinasinya bagus," jelasnya.

Tak main-main untuk memantapkan program ini Daeng telah mengeluarkan surat atas nama IDI, untuk sama-sama bantu pemerintah cegas corona virus masuk ke Indonesia. Langkah ini semakin mantap, setelah Daeng mendengar kabar tentang kasus imported corona, atau virus corona yang menjangkit penduduk lokal, padahal ia tidak pernah ke China.

"Memang di Indonesia belum. Ada negara-negara yang diberitakan WHO itu sudah imported sudah mulai menular, dan itu langkahnya harus kita lakukan kewaspadaan di tiap-tiap titik, diperkecil sampai ke kota bahkan mungkin sampai ke tingkat puskesms dan tingkat kecamatan," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Orang Mahasiswa Inggris Positif Terinfeksi Virus Corona

Satu Orang Mahasiswa Inggris Positif Terinfeksi Virus Corona

Health | Sabtu, 01 Februari 2020 | 20:58 WIB

Catat! 9 Pedoman WHO untuk Melindungi Diri dari Ancaman Virus Corona

Catat! 9 Pedoman WHO untuk Melindungi Diri dari Ancaman Virus Corona

Health | Sabtu, 01 Februari 2020 | 18:57 WIB

Cegah Wabah Corona Virus di Tanah Air, Ini Langkah yang Dilakukan PMI

Cegah Wabah Corona Virus di Tanah Air, Ini Langkah yang Dilakukan PMI

Health | Sabtu, 01 Februari 2020 | 17:37 WIB

Terkini

Waspada Video Lawas! Pemilik Akun Medsos Penyebar Hoaks Demo Anarkis Bisa Dipidana

Waspada Video Lawas! Pemilik Akun Medsos Penyebar Hoaks Demo Anarkis Bisa Dipidana

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:39 WIB

Link Download Logo Hari Pramuka 2026 ke-65 Format PNG Resmi dan Maknanya

Link Download Logo Hari Pramuka 2026 ke-65 Format PNG Resmi dan Maknanya

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Menko Polkam Bantah Pagar Tinggi Mal Terkait Isu Keamanan Agustus 2026

Menko Polkam Bantah Pagar Tinggi Mal Terkait Isu Keamanan Agustus 2026

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:34 WIB

BRI Siapkan 3 Sektor Bisnis Ini Jadi Tulang Punggung Ekspor Indonesia 2026

BRI Siapkan 3 Sektor Bisnis Ini Jadi Tulang Punggung Ekspor Indonesia 2026

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:34 WIB

Universitas Muhammadiyah Ungkap Alasan Pecat Dosen Mengaku Tegur Mahasiswi Berpakaian Ketat

Universitas Muhammadiyah Ungkap Alasan Pecat Dosen Mengaku Tegur Mahasiswi Berpakaian Ketat

Sulsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:32 WIB

Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Terindikasi Main Judol, Kemensos Tahan Penyaluran Bantuan

Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Terindikasi Main Judol, Kemensos Tahan Penyaluran Bantuan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:26 WIB

Kapolri Listyo Sigit Buka Suara Soal Isu Bakal Diganti

Kapolri Listyo Sigit Buka Suara Soal Isu Bakal Diganti

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:26 WIB

22 Juta Investor Kripto Jadi Rebutan, CFX Gandeng 5 Fintech Bangun Ekosistem Aset Digital Syariah

22 Juta Investor Kripto Jadi Rebutan, CFX Gandeng 5 Fintech Bangun Ekosistem Aset Digital Syariah

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Pasokan Rudal Iran Meningkat Pesat, Siap-siap Jika Perundingan Damai dengan AS Gagal Lagi

Pasokan Rudal Iran Meningkat Pesat, Siap-siap Jika Perundingan Damai dengan AS Gagal Lagi

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:22 WIB

Waspada Motor Bodong! Ini Cara Cek Keaslian BPKB dan STNK Motor Bekas Biar Transaksi Aman

Waspada Motor Bodong! Ini Cara Cek Keaslian BPKB dan STNK Motor Bekas Biar Transaksi Aman

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:21 WIB

×