Warga Natuna Tolak Karantina WNI dari Wuhan, Apa Tanggapan Kemenkes?

Silfa Humairah Utami, Risna Halidi

Minggu, 02 Februari 2020 | 20:00 WIB
Warga Natuna Tolak Karantina WNI dari Wuhan, Apa Tanggapan Kemenkes?
Petugas medis mengarahkan Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China yang telah disemprot cairan disinfektan setibanya di Pangkalan Udara Raden Sajad, Natuna, Kepulauan Riau, Minggu (2/2). [ANTARA FOTO/Kementerian Luar Negeri RI]

Suara.com - Warga Natuna Tolak Karantina WNI dari Wuhan, Apa Tanggapan Kemenkes?

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menanggapi ramainya penolakan warga Kabupaten Natuna, Kepri, terhadap proses observasi dan monitoring ratusan WNI yang baru pulang dari Wuhan, China.

Proses observasi kesehatan para WNI dari Wuhan, China, rencananya akan dilakukan selama 14 hari dan dilakukan di sebuah tempat 'terpencil' di salah satu pulau paling luar di Indonesia tersebut.

"Warga menolak karena tidak mengerti. Oleh karena itu kita memiliki kewajiban untuk membuat mereka menjadi mengerti," kata Sesditjen P2P, Kementerian Kesehatan RI, dr. Achmad Yurianto kepada Suara.com melalui sambungan telepon, Minggu, (2/2/2020).

Kata dr. Achmad, tempat observasi dengan komunitas warga setempat terpaut jarak sejauh 8 km. Ia juga memastikan bahwa proses penularan virus corona Wuhan terjadi karena droplets atau percikan, bukan partikel yang dibawa udara.

"Kita tahu bahwa penyakit ini menularnya melalui droplets atau percikan ludah, percikan ingus yang keluar saat bersin dari orang yang sakit. Pertanyaannya, mungkin kah orang kalau batuk bersin ludahnya mercik sampai 10 km? Virus ini juga tidak berterbangan seperti debu," kata dr. Achmad lagi.

Sebelumnya, Kementerian Kesehataan RI juga telah memastikan 238 WNI yang baru dievakuasi dari Wuhan, China masih, dalam keadaan sehat dan lolos skrining untuk bisa kembali ke negara asal.

Total ada 9 dokter dengan 6 dokter spesialis dan 70 tenaga kesehatan yang akan terus memantau kesehatan ratusan WNI selama 14 hari ke depan di Natuna.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Batuk dan Demam Jadi Alasan 3 WNI di Wuhan Gagal Pulang ke Indonesia

Batuk dan Demam Jadi Alasan 3 WNI di Wuhan Gagal Pulang ke Indonesia

Health | Minggu, 02 Februari 2020 | 19:04 WIB

Kemenkes Pastikan WNI yang Pulang dari Wuhan dalam Keadaan Sehat

Kemenkes Pastikan WNI yang Pulang dari Wuhan dalam Keadaan Sehat

Health | Minggu, 02 Februari 2020 | 18:45 WIB

Pendatang dari China Dilarang Masuk ke Indonesia

Pendatang dari China Dilarang Masuk ke Indonesia

Foto | Minggu, 02 Februari 2020 | 18:45 WIB

Terkini

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:30 WIB

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:23 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

News | Jum'at, 06 November 2026 | 23:18 WIB

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 23:09 WIB

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 23:06 WIB

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Sulsel | Jum'at, 06 November 2026 | 22:59 WIB

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 22:50 WIB

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Entertainment | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:00 WIB

×