China Sempat Lobi WHO tak Tetapkan Darurat Global Soal Virus Corona?

Silfa Humairah Utami, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 06 Februari 2020 | 21:20 WIB
China Sempat Lobi WHO tak Tetapkan Darurat Global Soal Virus Corona?
Ilustrasi penggunaan masker untuk menekan risiko terinfeksi virus corona Wuhan, China. (Shutterstock)

Suara.com - China Sempat Lobi WHO tak Tetapkan Darurat Global Soal Virus Corona?

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah novel Corona virus sebagai darurat kesehatan global. Namun sebelumnya, Pemerintah pusat China disebut sempat melakukan lobi agresif kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk tidak menyatakan itu.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Regional Amnesty International, Nicholas Bequelin dengan melihat pemberitaan setempat soal wabah novel corona virus. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya agar meminimalisir penyebaran kabar soal wabah tersebut.

Mulanya Pemerintah China melakukan berbagai upaya guna menekan informasi soal virus corona termasuk tingkatan bahayanya untuk kesehatan masyarakat.

Sejumlah dokter di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China sempat mengutarakan kekhawatirannya kepada rekan-rekan sesama tenaga medis tentang kondisi pasien dengan gejala mirip wabah sindrom pernafasan akut (SARS).

"Mereka segera dibungkam dan dihukum oleh pemerintah setempat karena menyebarkan rumor," kata Nicholas dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/2/2020).

“Para profesional medis di China mencoba memeringatkan tentang virus ini. Seandainya pemerintah di sana tidak berusaha meminimalkan bahayanya, dunia bisa merespon penyebaran virus ini secara lebih tepat waktu,” sambungnya.

Lalu dalam sebuah unggahan daring yang diterbitkan pada bulan berikutnya, Mahkamah Agung China mempertanyakan keputusan yang dibuat oleh otoritas Wuhan. Hal itu dilakukan Mahkamah Agung China untuk membantu adanya pembenaran bagi dokter.

Akan tetapi, pemerintah China masih terus mengupayakan meminimalisir informasi keparahan wabah tersebut. Pejabat tinggi di pemerintahan China sempat melakukan lobi agresif kepada WHO untuk tidak menyatakan status wabah novel Corona virus sebagai darurat global. Akan tetapi WHO tetap melakukannya.

baca juga

Amnesty Internasional mencatat wabah novel Corona virus itu telah menginfeksi lebih dari 24.500 orang di seluruh dunia. Otoritas China juga melaporkan adanya 490 kematian dengan angka terbesar di Provinsi Hubei.

Amnesty Internasional mengatakan bahwa respon terhadap wabah ini berpotensi memengaruhi hak asasi manusia dari jutaan orang. Menurutnya yang paling penting ialah hak seseorang atas kesehatan yang dijamin dalam Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia.

Hak tersebut mencakup hak untuk mengakses perawatan kesehatan, hak untuk mengaskses informasi, larangan diskriminasi dalam penyediaan layanan medis, kebebasan dari perawatan medis non-konsensual serta jaminan penting lainnya.

"Penyensoran, diskriminasi, penahanan sewenang-wenang dan pelanggaran hak asasi manusia tidak memiliki tempat di dalam perang melawan wabah virus corona," tuturnya.

"Pelanggaran hak asasi manusia, bukannya memfasilitasi, malah menghambat respon terhadap kondisi darurat kesehatan masyarakat, dan mengurangi efisiensi mereka."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Wabah Virus Corona, Kuliner Daging Codot Tetap Favorit di Daerah Ini

Heboh Wabah Virus Corona, Kuliner Daging Codot Tetap Favorit di Daerah Ini

Jogja | Kamis, 06 Februari 2020 | 21:12 WIB

Kemenkes Ungkap Alasan Indonesia Masih Bebas Corona, Jangan Diragukan!

Kemenkes Ungkap Alasan Indonesia Masih Bebas Corona, Jangan Diragukan!

Health | Kamis, 06 Februari 2020 | 20:52 WIB

Masuki Bulan Kedua, Kapan Wabah Virus Corona Berakhir?

Masuki Bulan Kedua, Kapan Wabah Virus Corona Berakhir?

Health | Kamis, 06 Februari 2020 | 20:10 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×