Masuki Bulan Kedua, Kapan Wabah Virus Corona Berakhir?

Silfa Humairah Utami, Risna Halidi

Kamis, 06 Februari 2020 | 20:10 WIB
Masuki Bulan Kedua, Kapan Wabah Virus Corona Berakhir?
Ilustrasi penggunaan masker untuk menekan risiko terinfeksi virus corona Wuhan, China. (Shutterstock)

Suara.com - Masuki Bulan Kedua, Kapan Wabah Virus Corona Berakhir?

Wabah virus corona mulai menjadi perhatian sejak awal Januari 2020 kemarin. Di tempat asal wabah, Wuhan, virus dengan nama sementara 2019-nCoV tersebut sudah menjadi ancaman sejak akhir Desember 2019 dan sempat disebut sebagai pneumonia misterius dari Wuhan.

Kini virus corona telah membuat 28 ribu lebih orang sakit dengan 565 kasus kematian. Pertanyaannya sekarang, kapan kiranya wabah mengerikan ini akan berakhir?

Di hadapan media, dokter spesialis paru, Erlina Burhan mengungkap riwayat kasus wabah yang pernah terjadi dan disebabkan virus yang menyerang saluran nafas. Salah satunya adalah kasus flu burung dan merscov yang pernah menyerang dunia.

"Kalau pengalaman dengan flu burung, wabah terjadi dua sampai tiga tahun merscov juga hampir seperti itu dan sars lebih pendek. Ini (virus corona) karena transmisi dan penularannya cepat, kita belum tahu dan kita selalu katakan kalo nCoV (virus corona) ini masih sesuatu strain yang baru," kata Erlina di Jakarta, Kamis, (6/2/2020).

Ia melanjutkan, meski memiliki kemampuan transmisi atau penularan yang sangat tinggi dan masif, namun virulensi atau kemampuan 'menyakiti'-nya tergolong tidak semematikan penyakit virus lainnya seperti Sars dan Merscov. Kata Erlina, jika mortalitas kasus infeksi sars adalah 10 persen dan merscov adalah 30 persen, maka virus corona strain 2019-nCoV ini sekitar 2.1 sampai 2.3 persen saja.

"Jadi virulensinya lebih rendah, jadi untuk mematikan kecil tapi transmisinya yang luar biasa cepat hanya dalam hitungan satu bula 20 ribu lebih di 28 negara," tambah Erlina.

Ia berharap segala upaya yang telah dilakukan seperti pengetatan dan penghentian laju gerak manusia dari wilayah wabah ke negara lain membuat virus tak menyebar semakin luas lagi. "Jadi kalau sekarang China mengisolasi warganya, mudah-mudahan wabah cepat selesai dan negara lain juga tetap bersiap-siap untuk menghentikan wabah ini," tutupnya.

Menurut data global, lebih dari 90 persen kasus infeksi virus corona terjadi di kawasan China daratan dan tersebar di 19 dari 31 provinsi di China. Kini wabah virus corona telah terdeteksi di 28 negara dunia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Akan Bangun Rumah Sakit Khusus Virus Menular di Pulau Kosong

Indonesia Akan Bangun Rumah Sakit Khusus Virus Menular di Pulau Kosong

News | Kamis, 06 Februari 2020 | 19:51 WIB

Kabar Baik, 5 Pasien Virus Corona di Thailand Dinyatakan Sembuh!

Kabar Baik, 5 Pasien Virus Corona di Thailand Dinyatakan Sembuh!

Health | Kamis, 06 Februari 2020 | 19:25 WIB

WNA Kanada Suspect Corona Setelah dari Indonesia, Ini Kata Kemenkes

WNA Kanada Suspect Corona Setelah dari Indonesia, Ini Kata Kemenkes

Health | Kamis, 06 Februari 2020 | 19:05 WIB

Terkini

AFC Bikin Publik Geleng Kepala, FAM Masuk Nominasi Federasi Terbaik Asia, PSSI Absen

AFC Bikin Publik Geleng Kepala, FAM Masuk Nominasi Federasi Terbaik Asia, PSSI Absen

Bola | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 15:04 WIB

Investasi Migas Triliunan Rupiah Masuk Bali, Siap Mandiri Listrik dari Jawa?

Investasi Migas Triliunan Rupiah Masuk Bali, Siap Mandiri Listrik dari Jawa?

Bali | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 14:53 WIB

Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya

Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Ancaman Penggusuran dan Teror Arwah Seram di Film Warga Rusun 609

Ancaman Penggusuran dan Teror Arwah Seram di Film Warga Rusun 609

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Gaji ASN Mau Ditransfer via KDMP? Guru Besar: Kopdes Gak Perlu Ngurusin Gaji, Malah Nambah Masalah!

Gaji ASN Mau Ditransfer via KDMP? Guru Besar: Kopdes Gak Perlu Ngurusin Gaji, Malah Nambah Masalah!

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Dari Sampah Jadi Cuan: Mengintip Potensi UMKM Berbasis Ekonomi Hijau di Indonesia

Dari Sampah Jadi Cuan: Mengintip Potensi UMKM Berbasis Ekonomi Hijau di Indonesia

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Strava Tambah Fitur Latihan Beban, Set dan Repetisi Bisa Dicatat Otomatis

Strava Tambah Fitur Latihan Beban, Set dan Repetisi Bisa Dicatat Otomatis

Tekno | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 14:50 WIB

9 Arti Mimpi Buang Air Besar dan Melihat Kotoran Sendiri Primbon Jawa

9 Arti Mimpi Buang Air Besar dan Melihat Kotoran Sendiri Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Kini Warga Bisa Bertamu ke Balai Kota DKI, Rano Karno: Ini Balainya Masyarakat!

Kini Warga Bisa Bertamu ke Balai Kota DKI, Rano Karno: Ini Balainya Masyarakat!

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 14:36 WIB

Sepatu Trail Running Apakah Bisa untuk Naik Gunung? Kenali Kelebihan dan Kekurangannya

Sepatu Trail Running Apakah Bisa untuk Naik Gunung? Kenali Kelebihan dan Kekurangannya

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 14:35 WIB

×