Covid-19 Trending Topic, Ketahui Perjalanan Sejarah Nama Baru Virus Corona

M. Reza Sulaiman

Rabu, 12 Februari 2020 | 17:17 WIB
Covid-19 Trending Topic, Ketahui Perjalanan Sejarah Nama Baru Virus Corona
WHO resmi memberikan nama covid-19 untuk virus Corona baru dari Wuhan. (Shutterstock)

Suara.com - Covid-19 Trending Topic, Ketahui Perjalanan Sejarah Nama Baru Virus Corona

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) resmi memberi nama Covid-19 pada penyakit yang sudah menewaskan lebih dari 1.000 orang ini pada Rabu (12/2/2020). Covid-19 pun menjadi trending topic di situs pencarian Google hingga media sosial Twitter.

Dalam perkembangannya, proses penamaan penyakit ini cukup membingungkan. Otoritas China pertama kali melaporkan adanya penyakit 'pneumonia misterius' pada bulan September 2019. Namun baru pada Desember 2019 pemerintah setempat menyatakan penyakit ini sebagai wabah yang mengancam negara.

Penggunaan nama 'pneumonia misterius' menambah kesan angker, mengingat gejala penyakit ini mirip dengan pneumonia biasa yang disebabkan oleh bakteri, seperti sesak napas dan batuk dengan intensitas tinggi. Hanya saja, obat-obatan yang biasa berhasil menyembuhkan pneumonia tidak bisa berbuat apa-apa melawan penyakit yang akhirnya diketahui berasal dari virus ini.

Dari situ, para ilmuwan melakukan sequencing yang menemukan genetika dan DNA virus 'pneumonia misterius' hampir 90 persen mirip dengan SARS dan MERS. Dua penyakit ini diketahui disebabkan oleh keluarga Virus Corona yang memang rentan menular lewat hewat.

Penyebutan novel Coronavirus (2019-nCoV) atau virus Corona baru digunakan WHO sepanjang Januari 2020. Sebab, meski berkeluarga dengan virus Corona yang menyebabkan SARS, jenis virus ini belum bisa diobati dengan pengobatan penyakit itu.

Dilansir dari BBC News, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, direktur jenderal badan global mengatakan hal tersebut di sebuah konferensi di Jenewa, Selasa (11/02/2020).

"Kami sekarang memiliki nama untuk penyakit ini dan itu COVID-19," ujarnya.

Ilustrasi coronavirus (virus corona). (Shutterstock)
Ilustrasi coronavirus (virus corona) yang kini bernama Covid-19. (Shutterstock)

CO adalah singkatan dari corona, VI adalah singkatan dari virus, dan D untuk penyakit, maka jadilah COVID. Sedangkan angka 19 untuk mewakili tahun 2019 saat wabah tersebut muncul.

baca juga

Sebelumnya, para peneliti telah menyerukan penggodokan nama resmi untuk menghindari kebingungan dan stigmatisasi kelompok atau negara mana pun.

"Kami harus menemukan nama yang tidak merujuk ke lokasi geografis, hewan, individu atau kelompok orang, dan yang juga dapat diucapkan dan terkait dengan penyakit ini," kata kepala WHO.

"Memiliki nama penting untuk mencegah penggunaan nama lain yang bisa tidak akurat atau menstigmatisasi. Itu juga memberi kita format standar untuk digunakan untuk wabah virus corona di masa depan."

Dengan diresmikannya COVID-19, WHO berharap nama tersebut dapat digunakan oleh semua orang dan menghindari stigma atau nama yang membingungkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Efek Virus Corona Covid-19, AirBNB Blok Pemesanan di Beijing dan Sekitarnya

Efek Virus Corona Covid-19, AirBNB Blok Pemesanan di Beijing dan Sekitarnya

Lifestyle | Rabu, 12 Februari 2020 | 16:40 WIB

Diisolasi karena Corona Covid-19, Perawat Ajak Pasien di Wuhan Joget Bareng

Diisolasi karena Corona Covid-19, Perawat Ajak Pasien di Wuhan Joget Bareng

Health | Rabu, 12 Februari 2020 | 15:55 WIB

CEK FAKTA: Mi Goreng Indonesia Sebarkan Virus Corona di Australia?

CEK FAKTA: Mi Goreng Indonesia Sebarkan Virus Corona di Australia?

News | Rabu, 12 Februari 2020 | 15:26 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×