Korban Virus Corona Berisiko Stres hingga Frustasi, Ini Alasannya

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 15 Februari 2020 | 12:54 WIB
Korban Virus Corona Berisiko Stres hingga Frustasi, Ini Alasannya
WHO resmi memberikan nama covid-19 untuk virus Corona baru dari Wuhan. (Shutterstock)

Suara.com - Sejak akhir Januari 2020, kota Wuhan, China yang menjadi pusat wabah virus corona atau COVID-19 diisolasi atau terkunci. Sekitar 11 juta orang tinggal di sana tanpa transportasi dan tidak boleh pergi keluar untuk mencegah penularan virus corona lebih luas.

Kondisi wilayah yang terkunci selama berminggu-minggu hingga bulan ini tentunya memengaruhi kondisi mental para korban virus corona.

Apalagi mereka yang seluruh keluarganya harus diisolasi atau dikarantina karena virus corona dan tinggal sendiri. Belum lagi, kesulitan mencari perawatan medis hingga makanan untuk bertahan hidup.

Associate professor di Universitas Tulane dalam School of Social Work, dr Reggie Ferreira pun berpendapat dukungan sosial seolah menjadi faktor pelindung bagi para korban virus corona yang terisolasi dan berduka karena kehilangan.

"Sangat penting untuk tetap terhubungan dengan orang-orang, teman maupun keluarga melalui media sosial ketika terisolasi dan berduka," katanya dikutip dari Fox News.

Virus Corona Covid-19 masih menjadi momok di China, dengan jumlah korban terus mengalami peningkatan. (Shutterstock)
Virus Corona Covid-19 masih menjadi momok di China, dengan jumlah korban terus mengalami peningkatan. (Shutterstock)

Menurut Reggie Ferreira, menghabiskan waktu dikarantina dan tidak boleh berpergian bisa membuat seseorang stres. Kondisi ini juga bisa menyebabkan kecemasan dan ketakutan, terutama jika ada kemungkinan tertular infeksi.

"Korban juga mungkin mengalami frustasi ketika terlalu lama di tempat yang terkunci tanpa kepastian waktu. Mereka mungkin saja mudah marah karena merasa berada di situasi yang disebabkan oleh kelalaian orang lain," jelasnya.

Selain itu, penghentian fasilitas umum seperti pengambilan sampah, pengiriman surat dan sekolah juga bisa menambah tingkat risiko frustasi dan tekanan mental pada mereka yang terjebak di dalam rumah berminggu-minggu.

Dalam kondisi ini, Reggie Ferreira mengatakan pentingnya para korban menyadari tentang risiko masalah mental tersebut. Sehingga mereka akan saling menyadari jika ada seseorang di sekitarnya yang membutuhkan penyedia layanan kesehatan mental.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Corona Covid-19 di Indonesia: 92 Pasien Negatif, 2 Masih Observasi

Update Corona Covid-19 di Indonesia: 92 Pasien Negatif, 2 Masih Observasi

Health | Sabtu, 15 Februari 2020 | 12:13 WIB

Korban Virus Corona Tewas 143 Orang Per Hari

Korban Virus Corona Tewas 143 Orang Per Hari

News | Sabtu, 15 Februari 2020 | 11:21 WIB

Pasangan Lansia Kena Virus Corona, Video Suami Suapi Istrinya Bikin Terharu

Pasangan Lansia Kena Virus Corona, Video Suami Suapi Istrinya Bikin Terharu

News | Sabtu, 15 Februari 2020 | 12:15 WIB

Terkini

Lagi Cari HP Murah Rasa Flagship? Itel A300+ adalah Jawabannya

Lagi Cari HP Murah Rasa Flagship? Itel A300+ adalah Jawabannya

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:50 WIB

Anti Ribet Saat ke Luar Negeri, eSIM Telkomsel Bisa Buat Hotspot hingga MiFi

Anti Ribet Saat ke Luar Negeri, eSIM Telkomsel Bisa Buat Hotspot hingga MiFi

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Cuaca Semarang Hari Ini Cerah Berawan, Suhu Diperkirakan Tembus 37 Derajat Celsius

Cuaca Semarang Hari Ini Cerah Berawan, Suhu Diperkirakan Tembus 37 Derajat Celsius

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:37 WIB

Membaca The Man Who Knew Infinity: Ketika Timur Menggugat Dominasi Barat

Membaca The Man Who Knew Infinity: Ketika Timur Menggugat Dominasi Barat

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Bupati Hamenang Wajar Ismoyo Minta Maaf Kepada Masyarakat Usai Diperiksa 14 Jam oleh KPK

Bupati Hamenang Wajar Ismoyo Minta Maaf Kepada Masyarakat Usai Diperiksa 14 Jam oleh KPK

Surakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:24 WIB

5 Rekomendasi Bedak Murah yang Bikin Makeup Menempel, Lengkap Cara Pakai agar Tahan Lama

5 Rekomendasi Bedak Murah yang Bikin Makeup Menempel, Lengkap Cara Pakai agar Tahan Lama

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:24 WIB

Hercules Diduga Terima Uang dari Summarecon untuk Pengelolaan Lahan, KPK Sita Rp 800 Juta

Hercules Diduga Terima Uang dari Summarecon untuk Pengelolaan Lahan, KPK Sita Rp 800 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:20 WIB

MSCI Pertimbangkan Turunkan Status Pasar Saham Indonesia

MSCI Pertimbangkan Turunkan Status Pasar Saham Indonesia

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:16 WIB

Kecepatan 5G XL Naik 263 Persen, Layanan Ultra 5G+ Kini Hadir di Solo dan Yogyakarta

Kecepatan 5G XL Naik 263 Persen, Layanan Ultra 5G+ Kini Hadir di Solo dan Yogyakarta

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:04 WIB

Langit Kuning Palangka Raya akibat Karhutla, Apa Dampaknya bagi Kesehatan?

Langit Kuning Palangka Raya akibat Karhutla, Apa Dampaknya bagi Kesehatan?

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:00 WIB

×