Manager Bongkar Lucinta Luna Transplantasi Rambut, Awas Efek Sampingnya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 15 Februari 2020 | 15:08 WIB
Manager Bongkar Lucinta Luna Transplantasi Rambut, Awas Efek Sampingnya!
Artis Lucinta Luna berpose saat berkunjung di kantor Redaksi Suara.com, Jakarta, Kamis (20/12). [Foto/Suara.com]

Suara.com - Lucinta Luna mengaku mengidap dysphoria gender dalam surat permohonanya untuk ganti kelamin ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan 2019 lalu. Bahkan Lucinta Luna juga sudah melakukan operasi ganti kelamin di Thailand.

Selain operasi ganti kelamin, ternyata Lucinta Luna juga pernah melakukan operasi transplantasi rambut kepala. Hal ini membuatnya harus mengonsumsi obat pereda rasa sakit setiap kali bekas operasinya terasa sakit.

"Iya (ada obat untuk penghilang sakit). Luna kan kadang-kadang ada endorse filler. Terkadang dia bilang ada rasa sakit, dia ada bekas operasi implan rambut di kepala," kata Joana dalam acara Rumpi Trans TV (12/2/2020).

Joana, manager Lucinta Luna membenarkan bahwa artisnya harus mengonsumsi obat rasa sakit itu ketika merasa kesakitan di kepala atau setelah endorse perawatan kecantikan.

"Jadi dia kadang harus minum obat itu untuk menghilangkan rasa sakit di kepalanya. Terus kepalanya di belakang juga dibelah untuk cangkok rambut, itu dia konsumsi," lanjutnya.

Ilustrasi transplantasi rambut (shutterstock)
Ilustrasi transplantasi rambut (shutterstock)

Seperti yang diketahui, implan rambut atau transplantasi rambut merupakan prosedur operasi memindahkan atau mencangkok rambut ke bagian kepala yang botak atau tipis. Biasanya prosedur cangkok rambut kepala memakan waktu 8 jam atau bisa lebih.

Sebenarnya dilansir oleh Web MD, transplantasi rambut masih dianggap aman. Tetapi, prosedur operasinya memiliki risiko yang meliputi infeksi, pendarahan, meninggalkan bekas luka, pertumbuhan rambut merata dan cangkok gagal.

Dilansir oleh Healthline, transplantasi rambut juga menimbulkan efek samping ringan yang bisa hilang dalam beberapa minggu setelah prosedur, antara lain:

  • Pembengkakan kulit kepala
  • Memar di sekitar mata
  • Kerak yang terbentuk di area kulit kepala, tempat rambut dicabut dan ditanam
  • Mati rasa atau kurangnya sensasi pada area kulit kepala
  • Rasa gatal di kepala
  • Rambut rontok, tetapi terjadi tiba-tiba dan sementara

Obat-obatan yang dikonsumsi setelah transplantasi rambut juga bisa menyebabkan efek samping seperti pusing, sakit dada, sakit kepala, detak jantung tak beraturan, pembengkakan payudara, kaki, tangan dan disfungsi seksual.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lewat Rambut Lucinta Luna, Polisi Telisik Temuan Ekstasi di Tong Sampah

Lewat Rambut Lucinta Luna, Polisi Telisik Temuan Ekstasi di Tong Sampah

News | Sabtu, 15 Februari 2020 | 14:57 WIB

Lucinta Luna Pernah Transplantasi Rambut, Bagaimana Prosedur Operasinya?

Lucinta Luna Pernah Transplantasi Rambut, Bagaimana Prosedur Operasinya?

Health | Sabtu, 15 Februari 2020 | 14:34 WIB

Pertama Minum Riklona, Lucinta Luna Tidur Lelap Selama Seminggu

Pertama Minum Riklona, Lucinta Luna Tidur Lelap Selama Seminggu

Entertainment | Sabtu, 15 Februari 2020 | 14:13 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×