Bullying dan Efek Jangka Panjang Maupun Pendek pada Korban

Yasinta Rahmawati

Minggu, 23 Februari 2020 | 07:30 WIB
Bullying dan Efek Jangka Panjang Maupun Pendek pada Korban
Anaknya Dibully sampai Ingin Bunuh Diri, Ibu Ini Bagikan Video Menyayat Hati. Tangkapan layar (facebook.com/yarraka)

Suara.com - Belakangan, kisah Quaden Bayles, bocah yang menderita dwarfisme atau manusia kerdil yang di-bully teman-temannya ramai di media sosial.

Lewat video singkat yang diunggah oleh sang ibu, bocah berusia 9 tahun itu mengaku ingin bunuh diri karena menjadi korban bullying di sekolah.

Dalam video, Quaden terlihat menangis dan begitu tersiksa, ia bahkan meminta seseorang untuk membunuhnya saja. Sejak dibagikan, video Quaden Bayles itu sudah dilihat jutaan penonton dan mendapat simpati dari seluruh dunia.

Bullying atau intimidasi sendiri adalah ancaman serius bagi kaum muda saat ini. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), bullying mempengaruhi 20% siswa sekolah menengah dan cyberbullying memengaruhi 16% siswa sekolah menengah.

Tentu saja, bullying dapat memiliki konsekuensi negatif bagi korban, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Dilansir dari Psycom, tiap anak cenderung menunjukkan perilaku yang berbeda selama atau setelah intimidasi oleh teman sebaya. Perlu dicatat bahwa intimidasi dapat berlangsung untuk waktu yang lama sebelum siswa mencari bantuan.

Sebuah studi UCLA terhadap 2.300 siswa di sebelas sekolah menengah di Los Angeles menemukan bahwa tingkat intimidasi yang tinggi dikaitkan dengan nilai yang lebih rendah di tiga tahun sekolah menengah.

Siswa yang dinilai sebagai yang paling diintimidasi memiliki kinerja akademis yang jauh lebih buruk daripada rekan-rekan mereka.

Quaden Bayles. (Twitter/newscomauHQ)
Quaden Bayles. (Twitter/newscomauHQ)

Efek pada korban yang diintimidasi dalam jangka pendek dapat meliputi:
• Isolasi sosial
• Perasaan malu
• Gangguan tidur
• Perubahan kebiasaan makan
• Harga diri rendah
• Menghindari sekolah
• Gejala kecemasan
• Mengompol
• Risiko penyakit yang lebih tinggi
• Gejala psikosomatis (sakit perut, sakit kepala, sakit otot, keluhan fisik lainnya tanpa penyebab medis yang diketahui)
• Kinerja sekolah yang buruk
• Gejala depresi

baca juga
Quaden Bayles. (Twitter/newscomauHQ)
Quaden Bayles. (Twitter/newscomauHQ)

Dengan perawatan kesehatan mental yang segera dan tepat serta sistem pendukung yang ada, para korban dapat mencegah beberapa konsekuensi jangka panjang potensial dari intimidasi. Namun, tanpa bantuan, anak-anak berisiko untuk hal-hal berikut:
• Depresi kronis
• Peningkatan risiko pikiran untuk bunuh diri, rencana bunuh diri, dan upaya bunuh diri
• Gangguan kecemasan
• Gangguan stres pasca-trauma
• Kesehatan umum yang buruk
• Perilaku merusak diri, termasuk diri sendiri -harm
• Penyalahgunaan zat
• Kesulitan membangun kepercayaan, persahabatan dan hubungan timbal balik.

Catatan Redaksi: Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, diharap untuk menghubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau rumah sakit terdekat.

Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email [email protected] dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemenkes di 1500-567 yang bisa dihubungi 24 jam untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anaknya Dibully sampai Ingin Bunuh Diri, Warganet Malah Menuduh Pura-pura

Anaknya Dibully sampai Ingin Bunuh Diri, Warganet Malah Menuduh Pura-pura

News | Sabtu, 22 Februari 2020 | 15:22 WIB

Viral Video Bocah Ingin Bunuh Diri karena Diejek di Sekolah, Miris Banget!

Viral Video Bocah Ingin Bunuh Diri karena Diejek di Sekolah, Miris Banget!

Health | Jum'at, 21 Februari 2020 | 17:16 WIB

Viral, Siswa SD di Jogja Diduga Jadi Korban Bullying hingga Usus Bernanah

Viral, Siswa SD di Jogja Diduga Jadi Korban Bullying hingga Usus Bernanah

Jogja | Jum'at, 21 Februari 2020 | 13:54 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×