Ilmuwan Kebingungan Mencari Sebab Lonjakan Kasus Virus Corona Covid-19

M. Reza Sulaiman

Senin, 24 Februari 2020 | 16:36 WIB
Ilmuwan Kebingungan Mencari Sebab Lonjakan Kasus Virus Corona Covid-19
Wabah Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Ilmuwan Kebingungan Mencari Sebab Lonjakan Kasus Virus Corona Covid-19

Lonjakan kasus virus Corona Covid-19 di berbagai belahan dunia membuat ilmuwan kebingungan. Betapa tidak, kejadian lonjakan terjadi secara tiba-tiba dalam waktu beberapa hari saja.

Di Korea Selatan, sudah ada lebih dari 800 kasus virus Corona Covid-19 yang terkonfrimasi. Sementara itu, Italia baru saja mengumumkan kematian keempat karena penyakit yang bermula di China ini.

Direktur Global Health Governance Programme dari University of Edinburgh Medical School, Profesor Devi Sridhar, mengatakan kenaikan jumlah kasus virus Corona Covid-19 dalam 48 jam terakhir sangat mengkhawatirkan.

"Apa yang terjadi di Italia dan Korea Selatan bisa terjadi juga di daerah lain," katanya, dilansir AsiaOne dari AFP.

"WHO dan para negara-negara terdampak harus mengubah pola pikir dari mengurung virus di China menjadi mitigasi, dengan kata lain menurunkan dampak negatif penularan yang terus terjadi," ujarnya lagi.

Profesor Arnaud Fontanet, pakar epidemiologi dan penyakit baru dari Pasteur Institute Prancis mengatakan mengontrol virus sangat sulit dilakukan. Meski begitu, beberapa langkah masih bisa dilakukan seperti mencari tahu penularan virus Covid-19 di suatu negara.

Kota Daegu dan Cheongdo kosong karena virus Corona Covid-19. (AFP/Jung Yeon Je)
Kota Daegu dan Cheongdo di Korea Selatan kosong karena virus Corona Covid-19. (AFP/Jung Yeon Je)

Pada kasus di Lebanon dan Kanada misalnya, diketahui bersumber dari Iran. Sementara itu kasus di Italia masih membingungkan, karena belum ditemukan riwayat perjalanan pasien ke negara-negara terdampak.

Hal ini bisa saja menjadi suatu kekhawatiran baru, di mana seseorang bisa terinfeksi virus Corona Covid-19 dengan penularan manusia ke manusia.

baca juga

"Belum ada bukti kongkrit yang mengatakan penularan Covid-19 antara manusia. Jika ini bisa dibuktikan, maka akan lebih mudah mengontrol penularan dan penyebaran virus dari negara terinfeksi," tutur Nathalie MacDermott dari King's College London.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apakah Covid-19 dan Coronavirus SARS-2 Berbeda?

Apakah Covid-19 dan Coronavirus SARS-2 Berbeda?

Health | Senin, 24 Februari 2020 | 16:12 WIB

Lelaki Jepang Kena Virus Corona Usai Kunjungi Indonesia, Ini Respons Menkes

Lelaki Jepang Kena Virus Corona Usai Kunjungi Indonesia, Ini Respons Menkes

News | Senin, 24 Februari 2020 | 16:03 WIB

556 Orang Positif Corona Covid-19, Korea Selatan Tingkatkan Kewaspadaan

556 Orang Positif Corona Covid-19, Korea Selatan Tingkatkan Kewaspadaan

Health | Senin, 24 Februari 2020 | 15:42 WIB

Terkini

Prabowo Bakal Habiskan Rp4000 Triliun di 2027, Ini Perusahaan yang Bakal Cuan Besar

Prabowo Bakal Habiskan Rp4000 Triliun di 2027, Ini Perusahaan yang Bakal Cuan Besar

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:42 WIB

Tak Pasang Bendera hingga Ogah Ikut Lomba, Alasan Warga di Balik Sepinya Euforia Kemerdekaan

Tak Pasang Bendera hingga Ogah Ikut Lomba, Alasan Warga di Balik Sepinya Euforia Kemerdekaan

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:41 WIB

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Palabuhanratu, Cara Unik Penyelam Rayakan Kemerdekaan

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Palabuhanratu, Cara Unik Penyelam Rayakan Kemerdekaan

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:37 WIB

PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen

PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:33 WIB

Inspirasi French Chic, Gaya Paris yang Elegan dan Modern

Inspirasi French Chic, Gaya Paris yang Elegan dan Modern

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:31 WIB

LRT Sumsel Cuma Rp1.000 saat HUT RI, Cek Jadwal Tambahan Perjalanannya

LRT Sumsel Cuma Rp1.000 saat HUT RI, Cek Jadwal Tambahan Perjalanannya

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:30 WIB

7 Warna Cat Kamar Mandi Terbaik Menurut Feng Shui, Dipercaya Bawa Energi Positif

7 Warna Cat Kamar Mandi Terbaik Menurut Feng Shui, Dipercaya Bawa Energi Positif

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Review Serial Silo Season 1: Adaptasi Novel Wool yang Penuh Teka-Teki Seru!

Review Serial Silo Season 1: Adaptasi Novel Wool yang Penuh Teka-Teki Seru!

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Karhutla Bromo Belum Usai Dihitung, TNBTS Mulai Kaji Total Kerugian

Karhutla Bromo Belum Usai Dihitung, TNBTS Mulai Kaji Total Kerugian

Jatim | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:24 WIB

Momen Haru Presiden Prabowo Berkaca-kaca Saat Lagu 'Bagimu Negeri' Menggema di Istana Merdeka

Momen Haru Presiden Prabowo Berkaca-kaca Saat Lagu 'Bagimu Negeri' Menggema di Istana Merdeka

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:22 WIB

×