Viral 3 Anak Makan Sabun karena Kelaparan, Bahayanya Bisa Mengancam Jiwa

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Rabu, 26 Februari 2020 | 13:00 WIB
Viral 3 Anak Makan Sabun karena Kelaparan, Bahayanya Bisa Mengancam Jiwa
Ilustrasi sabun bubuk deterjen. (Shutterstock)

Suara.com - Tiga kakak beradik dari Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, terpaksa nyaris setiap hari makan sabun cuci karena miskin dan kelaparan.

Ketiga kakak beradik itu adalah Novri (9), si anak tengah Juliandi (7), serta adik bungsu mereka Andika (4).

Kisah mereka diketahui publik setelah diberitakan oleh media lokal MedanMerdeka.com, Minggu (23/2/2020), serta disebar oleh warganet hingga viral di media sosial.

Warga setempat mengakui, kebiasaan ketiga bocah itu makan sabun sudah lama dilakukan.

Mereka mengaku sudah beberapa kali meminta Novri melarang adik-adiknya makan sabun. "Kalau mencuci di sungai, adik-adiknya makan sabun. Bahkan Novri juga. Ya terpaksa karena lapar, tak ada yang bisa dimakan," kata warga.

Makan sabun, baik disengaja atau tidak, tentunya memiliki konsekuensi tersendiri pada tubuh. Contohnya adalah keracunan, yang terjadi sebagai akibat dari kontak dengan produk pembersih rumah tangga yang mengandung bahan kimia kuat.

Andika, Bocah berusia 4 Tahun warga Desa Muara Tais dua, Kecamatan Angkola MUara Tais, Kabupaten Tapanuli Selatan tampak terkulai lemah diatas selembar tikar. Andika yang dalam perawatan medis ini diduga berpenyakit akibat keranjingan makan sabun cuci. [Antara]
Andika, Bocah berusia 4 Tahun warga Desa Muara Tais dua, Kecamatan Angkola MUara Tais, Kabupaten Tapanuli Selatan tampak terkulai lemah diatas selembar tikar. Andika yang dalam perawatan medis ini diduga berpenyakit akibat keranjingan makan sabun cuci. [Antara]

Dilansir dari Healthline, tanda dan gejala keracunan sabun tergantung pada produk, bagaimana menelannya dan berapa banyak Anda terpapar produk sabun.

Jika Anda menelan sabun, mungkin ada rasa sakit atau bengkak di tenggorokan dan di bibir dan lidah. Anda juga mungkin mengalami gejala gangguan pencernaan seperti mulai muntah berulang kali hingga muntah darah.

Anda juga mungkin mengalami sakit perut atau memiliki darah di tinja Anda. Tergantung pada produk yang Anda konsumsi, Anda mungkin juga mengalami luka bakar di kerongkongan.

Pada tahap lebih parah saat mengalami keracunan sabun, Anda mungkin memiliki tekanan darah rendah atau detak jantung Anda dapat turun dengan cepat. Dalam situasi serius, jantung Anda bisa runtuh karena kontak dengan bahan kimia.

Perawatan untuk keracunan sabun akan bervariasi tergantung pada bagaimana seseorang telah terpapar produk kimia. Anda harus segera memberi tahu tim medis serapa banyak atau jenis paparan apa yang Anda miliki terhadap produk sabun.

Ilustrasi sabun. (Shutterstock)
Ilustrasi sabun. (Shutterstock)

Perawatan untuk keracunan sabun dapat meliputi:

  • Oksigen
  • Obat pereda nyeri
  • Tabung pernapasan
  • Cairan intravena
  • Penghapusan kulit yang terbakar
  • Irigasi kulit, atau mencuci kulit berulang kali
  • Bronkoskopi, yang melibatkan meletakkan kamera di tenggorokan untuk memeriksa luka bakar di paru-paru dan saluran udara
  • Endoskopi, yang melibatkan meletakkan kamera di tenggorokan untuk memeriksa luka bakar di kerongkongan dan perut

Keracunan sabun bisa mengancam jiwa. Jadi harus segera mendapatkan perawatan untuk mencegah komplikasi parah, termasuk kerusakan otak dan kematian jaringan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Balada Novri dan Dua Adiknya Makan Sabun karena Kelaparan

Balada Novri dan Dua Adiknya Makan Sabun karena Kelaparan

News | Rabu, 26 Februari 2020 | 07:30 WIB

Tiga Bocah Kelaparan yang Makan Sabun Kini Dirawat di Panti Asuhan

Tiga Bocah Kelaparan yang Makan Sabun Kini Dirawat di Panti Asuhan

News | Selasa, 25 Februari 2020 | 19:19 WIB

Tiga Kakak Beradik Miskin Kelaparan dan Terpaksa Makan Sabun, Kini Sakit

Tiga Kakak Beradik Miskin Kelaparan dan Terpaksa Makan Sabun, Kini Sakit

News | Selasa, 25 Februari 2020 | 07:15 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB