Studi: Semakin Gemuk, Paru-Paru Semakin Cepat Menua

Vania Rossa, Frieda Isyana Putri

Kamis, 27 Februari 2020 | 19:15 WIB
Studi: Semakin Gemuk, Paru-Paru Semakin Cepat Menua
Ilustrasi kegemukan, obesitas. (Shutterstock)

Suara.com - Obesitas dan kegemukan terus menjadi salah satu momok dalam kesehatan. Kini, sebuah studi baru menyebutkan bahwa semakin berat bobot kita, maka semakin cepat paru-paru kita menua. Bagaimana bisa?

Fungsi paru-paru kita memang menua secara alamiah saat kita bertambah usia, namun kali ini para peneliti mengaitkan dengan kenaikan berat badan sedang atau signifikan dengan penurunan fungsi yang semakin tajam.

Dikutip dari laman WebMD, studi ini melibatkan 3.700 orang di Eropa dan Australia yang direkrut dengan rentang usia 20 dan 44 tahun, dan menjalani pemantauan selama 20 tahun.

Para peserta ini beberapa ada yang sejak awal sudah memiliki berat badan sehat atau sudah dalam kondisi obesitas atau kegemukan.

Ditemukan bahwa peserta yang selama periode studi ini mengalami kenaikan berat badan terbukti mengalami penurunan fungsi paru yang tajam.

Mereka juga menemukan bahwa sebaliknya, penurunan berat badan pada peserta yang obesitas juga menunjukkan penurunan fungsi paru yang melambat. Dan mereka yang menjaga berat badan ideal memiliki penurunan yang lebih lambat.

"Meskipun riset sebelumnya menunjukkan bahwa kenaikan berat badan terkait dengan penurunan fungsi paru, studi kami adalah yang pertama kali menganalisis sampel yang bervariasi selama jangka waktu yang cukup panjang," kata ketua peneliti Judith Garcia Aymerich, ketua program penyakit tak menular dan lingkungan di Barcelona Institute for Global Health (ISGlobal) Spanyol.

Para peneliti mengatakan ada dua kemungkinan penjelasan mengapa kedua hal tersebut terkait.

Yang pertama, sejumlah besar lemak di abdomen dan dada bisa membatasi ruang paru-paru untuk mengembang saat menarik napas. Yang kedua, lemak memproduksi senyawa kimia inflamasi yang bisa merusak dan mengurangi diameter saluran pernapasan.

baca juga

Menjaga fungsi paru yang baik di usia dewasa sangat penting untuk mencegah penyakit pernapasan kronis, catat para peneliti. Apalagi melihat 'mewabahnya' kegemukan dan obesitas yang kini makin terlihat.

"Berita baiknya adalah dampak negatif kesehatan pernapasan dari kegemukan dan obesitas dapat dikurangi dengan cara menurunkan berat badan. Oleh karena itu, perlu adanya kebijakan kesehatan yang mempromosikan gaya hidup sehat yang akan menjadi kunci mencapai kesehatan pernapasan yang baik," pungkas Aymerich.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alami Radang Paru-paru, Bayi di Bantul Malah Ditolak Layanan BPJS

Alami Radang Paru-paru, Bayi di Bantul Malah Ditolak Layanan BPJS

Jogja | Rabu, 26 Februari 2020 | 07:15 WIB

Jangan Biasakan Anak Tidur di Atas Pukul 9 Malam, Ini Bahayanya!

Jangan Biasakan Anak Tidur di Atas Pukul 9 Malam, Ini Bahayanya!

Health | Sabtu, 22 Februari 2020 | 15:17 WIB

Anak Sering Makan Malam Terlambat? Awas Bisa Picu Masalah Kesehatan Serius

Anak Sering Makan Malam Terlambat? Awas Bisa Picu Masalah Kesehatan Serius

Health | Sabtu, 22 Februari 2020 | 13:25 WIB

Terkini

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:56 WIB

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 20:49 WIB

MPR Dukung Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi: Gagasan Luhur, Tapi Biayanya Tak Kecil

MPR Dukung Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi: Gagasan Luhur, Tapi Biayanya Tak Kecil

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:45 WIB

Dari Istanbul ke Selembar Scarf, Buttonscarves Ciptakan Koleksi dengan Sentuhan Ottoman

Dari Istanbul ke Selembar Scarf, Buttonscarves Ciptakan Koleksi dengan Sentuhan Ottoman

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 20:41 WIB

Peringati Bulan Bahasa, SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Luncurkan Dua Buku Karya Siswa

Peringati Bulan Bahasa, SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Luncurkan Dua Buku Karya Siswa

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 20:23 WIB

Viral Video Menteri PU Dody Hanggodo Memaki Anak Buah, Ini Penyebabnya

Viral Video Menteri PU Dody Hanggodo Memaki Anak Buah, Ini Penyebabnya

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:20 WIB

Fasilitas Bak Hunian Pribadi di Lapas Cibinong Disorot, Pemerintah Diminta Buka-Bukaan

Fasilitas Bak Hunian Pribadi di Lapas Cibinong Disorot, Pemerintah Diminta Buka-Bukaan

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:15 WIB

Serasa di Thailand, Little Siam Ramaikan Akhir Pekan dengan Market hingga Water War

Serasa di Thailand, Little Siam Ramaikan Akhir Pekan dengan Market hingga Water War

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 20:05 WIB

×