YKI Soroti Angka Kanker Paru-paru Meningkat Drastis

Silfa Humairah Utami, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 05 Februari 2020 | 20:35 WIB
YKI Soroti Angka Kanker Paru-paru Meningkat Drastis
Ilustrasi pengobatan kanker. (Shutterstock)

Suara.com - YKI Soroti Angka Kanker Paru-paru Meningkat Drastis

Dunia baru saja memperingati hari kanker pada 4 Februari 2020 kemarin. Beberapa data menunjukkan angka penderita kanker setiap tahunnya mengalami peningkatan.

Bahkan menurut data Globocan 2018 dari semua jenis kanker, kanker paru-paru menjadi sorotan lantaran meningkat drastis dengan sebanyak 26.095 orang di Indonesia meninggal karena kanker paru-paru setiap tahunnya. Sedangkan di Asia Tenggara, terdapat 30.023 kasus baru ditemukan.

"Kita semua patut waspada dengan jumlah penderita kanker yang terus meningkat di Indonesia. Termasuk kanker paru-paru, salah satu penyebab utama adalah gaya hidup yang merupakan penyebab 90 persen sampai 95 persen dari terjadinya kanker, seperti pola makan yang tidak sehat, merokok, obesitas, infeksi hingga konsumsi alkohol. Sedangkan sisanya diakibatkan oleh faktor keturunan," ujar Prof. Dr. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, Sp.PD, KHOM, FINASM, FACP di Grand Hyatt, Thamrin, Rabu (5/2/2020).

anggota support group YKI Pusat. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Anggota support group YKI Pusat. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Prof. Aru melanjutkan penting untuk masyarakat mencegah terjadinya kanker dengan menjaga berat badan dalam kategori ideal, dan mengatur pola makan. Terakhir tidak lupa berolahraga 3 kali seminggu atau melakukan aktivitas fisik yang teratur.

"Aktivitas ini bisa mencegah risiko kanker 30 persen hingga 35 persen, disertai dengan deteksi kanker atau skrining guna membantu diagnosa lebih dini sehingga memungkinkan pengobatan dengan hasil yang baik," tuturnya.

Di sisi lain penyintas kanker paru yang kini anggota support group YKI Pusat, menuturkan kisahnya yang mengidap dua jenis kanker sekaligus yakni kanker paru dan kanker usus. Bahkan ia sempat berpaling dari dokter dan mengikuti pengobatan di 'orang pintar' karena takut dibedah.

"Melawan kanker bukanlah hal yang mudah, selain pengobatan juga diperlukan dukungan keluarga dan orang terdekat, sekaligus seluruh elemen masyarakat. Oleh karena ini saya sangat mengapresiasi kerjasama MSD dengan YKI pusat untuk mendukung peningkatan kesadaran masyarakat mengenai standar terbaru dalam pengobatan kanker dunia khususnya kanker paru," ungkapnya.

Sementara data Globocan 2018 presentasi angka kematian kanker paru-paru di Indonesia mencapai 19,3 persen. Lebih tinggi dibanding total kematian dari seluruh kanker lainnya.

Penyakit ini juga merupakan kanker penyebab kematian terbanyak bagi pria yakni sebesar 22,8 persen. Dan menjadi salah satu penyebab kematian utama bagi perempuan sebanyak 14,2 persen.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Kanker Sedunia, Rossa Ajak Masyarakat Tiru Para Pejuang Kanker

Hari Kanker Sedunia, Rossa Ajak Masyarakat Tiru Para Pejuang Kanker

Video | Selasa, 04 Februari 2020 | 20:03 WIB

Kisah Agnia, Anak Yatim yang Menderita Kanker Otak

Kisah Agnia, Anak Yatim yang Menderita Kanker Otak

Press Release | Selasa, 04 Februari 2020 | 20:01 WIB

Rutin Makan Pare Bisa Cegah Penyakit Kanker, Mitos atau Fakta?

Rutin Makan Pare Bisa Cegah Penyakit Kanker, Mitos atau Fakta?

Health | Rabu, 05 Februari 2020 | 06:25 WIB

Terkini

Sepatu Mirip Samba Cuma Rp190 Ribuan? Review Sepatu Lokal Corolla yang Laris Manis di Shopee

Sepatu Mirip Samba Cuma Rp190 Ribuan? Review Sepatu Lokal Corolla yang Laris Manis di Shopee

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 22:51 WIB

Pakar Hukum Soroti Penanganan Dugaan Korupsi dan TPPU yang Menyeret Eks Jampidsus

Pakar Hukum Soroti Penanganan Dugaan Korupsi dan TPPU yang Menyeret Eks Jampidsus

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 22:42 WIB

Setiap Langkah Pelari Pocari Sweat Run 2026 Bantu Wujudkan Harapan Anak

Setiap Langkah Pelari Pocari Sweat Run 2026 Bantu Wujudkan Harapan Anak

Sport | Kamis, 23 Juli 2026 | 22:34 WIB

Punya Bibir Two-Tone? Ini 3 Warna Lipstik Paling Aman yang Bikin Warna Bibir Rata Seketika

Punya Bibir Two-Tone? Ini 3 Warna Lipstik Paling Aman yang Bikin Warna Bibir Rata Seketika

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 22:34 WIB

Menteri PPPA dan Selvi Ananda Kompak Tekankan Peran Keluarga dalam Mendidik Anak

Menteri PPPA dan Selvi Ananda Kompak Tekankan Peran Keluarga dalam Mendidik Anak

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 22:13 WIB

Bupati Kuansing Diduga 'Rampok' Hak Petani untuk Disetorkan ke Menhut Raja juli

Bupati Kuansing Diduga 'Rampok' Hak Petani untuk Disetorkan ke Menhut Raja juli

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:57 WIB

Dibutuhkan 90 Perawat, Apoteker untuk Fasilitas Kesehatan BLUD di Riau

Dibutuhkan 90 Perawat, Apoteker untuk Fasilitas Kesehatan BLUD di Riau

Riau | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:56 WIB

"Bisa Aja Lo!" Kelakar Prabowo soal MBG 'Mas Bahlil Ganteng'

"Bisa Aja Lo!" Kelakar Prabowo soal MBG 'Mas Bahlil Ganteng'

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:43 WIB

Gerai Minuman Teh Menjamur di Pinggir Jalan, Bagaimana Prospek Bisnisnya?

Gerai Minuman Teh Menjamur di Pinggir Jalan, Bagaimana Prospek Bisnisnya?

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:41 WIB

Siswi Indonesia Raih Beasiswa Jadi Delegasi Simulasi Sidang PBB Internasional

Siswi Indonesia Raih Beasiswa Jadi Delegasi Simulasi Sidang PBB Internasional

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:40 WIB

×