Sudah Sembuh, Perempuan Ini Dinyatakan Positif Covid-19 untuk Kedua Kalinya

M. Reza Sulaiman
Sudah Sembuh, Perempuan Ini Dinyatakan Positif Covid-19 untuk Kedua Kalinya
Seorang perempuan di Jepang terinfeksi virus Corona Covid-19 dua kali. (Shutterstock)

Dirawat karena infeksi virus Corona Covid-19 sekali saja sudah bikin merinding. Apa jadinya jika sampai dua kali?

Suara.com - Sudah Sembuh, Perempuan Ini Dinyatakan Positif Covid-19 untuk Kedua Kalinya

Dirawat karena infeksi virus Corona Covid-19 sekali saja sudah bikin merinding. Apa jadinya jika sampai dua kali?

Seorang perempuan pemandu tur asal Prefektur Osaka, Jepang, mengalami hal itu. Untuk kedua kalinya, ia dinyatakan positif terjangkit virus corona Covid-19.

Dilansir Antara, berdasarkan pernyataan pemerintah daerah Osaka, perempuan berusia sekitar 40 tahun itu teruji positif corona covid-19 setelah mengalami gejala sakit tenggorokan dan nyeri dada. Dia pertama kali dinyatakan positif pada akhir Januari, kemudian dipulangkan dari rumah sakit setelah dinyatakan pulih pada 1 Februari.

Perempuan tersebut menjadi pasien pertama dengan kasus infeksi berulang di Jepang di tengah kenaikan jumlah kasus terkonfirmasi corona, yang hingga Kamis (27/2/2020) mencapai 186 kasus.

Angka tersebut, sebagaimana dilaporkan oleh Kementerian Kesehatan Jepang, terpisah dari 704 kasus yang terjadi di kapal pesiar Diamond Princess, yang sebelumnya dikarantina di pelabuhan Yokohama.

Meskipun laporan itu dikonfirmasi sebagai yang pertama di Jepang, kasus infeksi kedua kali pada orang yang sama telah dilaporkan muncul di China, negara tempat wabah bermula.

Jepang karantina ribuan warga di kapal pesiar terkait pemeriksaan virus corona. (Foto: AFP)
Jepang karantina ribuan warga di kapal pesiar terkait pemeriksaan virus corona. (Foto: AFP)

Sejauh ini, wabah tersebut telah menyebar luas dan cepat, dengan total 80.000 orang terinfeksi secara global dan 2.800 di antaranya menjadi korban jiwa. Sebagian besar kasus infeksi dan kematian terjadi di dalam negeri China.

Wabah virus corona muncul di Jepang seiring dengan persiapan Olimpiade Tokyo 2020, yang akan digelar akhir Juli mendatang, dan pawai obor yang akan dimulai pada akhir Maret.

Pemerintah Jepang mendesak agar penyelenggaraan acara-acara besar dan kejuaraan olahraga dibatasi untuk dua pekan saja demi menahan penyebaran virus corona. Pada saat yang sama, Jepang juga menjanjikan bahwa ajang Olimpiade masih akan dilangsungkan di Tokyo. [ANTARA]

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS