Banyak yang Kecele, RS Pondok Indah Kena Dampak Kabar Corona Covid-19

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 03 Maret 2020 | 08:32 WIB
Banyak yang Kecele, RS Pondok Indah Kena Dampak Kabar Corona Covid-19
RS Pondok Indah. (Google)

Suara.com - Kasus positif corona Covid-19 yang menginfeksi 2 warga Depok, Jawa Barat, menjadi perbincangan dan trending topic di berbagai media sosial. Banyak warganet yang mencari tahu bagaimana proses terjangkit hingga dimana mereka dirawat.

Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta Utara, dikonfirmasi sebagai tempat 2 WNI ini dirawat dan diobservasi, sekaligus dipantau kondisi tubuhnya dengan keluhan yang dirasa.

Tapi, karena memiliki singkatan sama, salah satu rumah sakit swasta Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) yang sama-sama disebut 'RSPI', jadi ikut terdampak berita ini. Banyak masyarakat banyak yang kecele atau keliru dengan singkatan ini, dan menganggap RSPI yang dimaksud adalah RS Pondok Indah.

"RS Pondok Indah yang juga dikenal dengan singkatan RSPI telah menerima banyak pertanyaan dari berbagai pihak terkait kasus pasien suspect terjangkit virus corona yang diberitakan dirawat di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso, atau yang kemudian juga disingkat menjadi RSPI," ujar tim humas RS Pondok Indah lewat keterangannya yang diterima Suara.com, Senin (2/3/2020).

Akibat kesalahpahaman itulah RS Pondok Indah meminta para awak media atau tim publikasi berbagai lembaga untuk memberikan keterangan dan arti singkatan RSPI Sulianti Saroso, sehingga masyarakat mendapat keterangan secara gamblang.

"Kami memohon bantuan rekan media untuk menuliskan atau menyebutkan nama Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso secara jelas dan lengkap untuk menghindari kesalahpahaman masyarakat yang mengasosiasikan RSPI sebagai RS Pondok Indah," lanjut rilis tersebut.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan RI lewat Balitbangkes, diketahui telah memeriksa 153 spesimen dari dalam negeri, dan 188 dari jumlah ABK di kapal pesiar World Dream dari Pelabuham Yokohama, Jepang. Sehingga total spesimen yang diterima adalah 341, dengan 2 spesimen di antaranya dinyatakan positif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Positif Corona Covid-19, Baca Doa Ini Untuk Hindari Penyakit

Indonesia Positif Corona Covid-19, Baca Doa Ini Untuk Hindari Penyakit

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2020 | 07:51 WIB

Tagar #KamiTidakTakutVirusCorona Bergema di Twitter

Tagar #KamiTidakTakutVirusCorona Bergema di Twitter

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 07:56 WIB

Masker di Yogyakarta Langka, Apotek Ini Sediakan Masker Khusus Dari Kain

Masker di Yogyakarta Langka, Apotek Ini Sediakan Masker Khusus Dari Kain

Jogja | Selasa, 03 Maret 2020 | 08:05 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×