Protein Hewani Penting Bagi Pelari, Bagaimana dengan Vegetarian?

Vania Rossa | Frieda Isyana Putri | Suara.com

Jum'at, 06 Maret 2020 | 07:00 WIB
Protein Hewani Penting Bagi Pelari, Bagaimana dengan Vegetarian?
Ilustrasi pelari. (Shutterstock)

Suara.com - Menjadi seorang pelari, baik profesional maupun amatir, membutuhkan tubuh yang siap, sehat, dan bugar. Salah satu cara untuk memenuhinya adalah dengan mengonsumsi makanan yang sesuai, terutama apabila hendak mengikuti perlombaan.

Dipaparkan oleh spesialis kedokteran olahraga, dr. Wawan Budisusilo, SpKO, sebelum mengikuti lomba, dianjurkan untuk memperbanyak konsumsi karbohidrat, protein dalam jumlah sedang, dan sedikit lemak. Sementara usai mengikuti lomba, mengonsumsi protein dalam jumlah lebih banyak akan membantu memperbaiki sel-sel dan otot yang bekerja keras selama perlombaan.

Selama ini kita ketahui sumber protein terbaik adalah sumber protein yang berasal dari hewani. Lalu bagaimana dengan para pelari yang vegetarian bila ingin memenuhi asupan proteinnya?

Dr. Wawan menjawab, sumber protein sendiri terbagi menjadi dua, yakni sumber protein hewani dan nabati. Soal pemenuhan asupan protein pada vegetarian seharusnya tidak ada masalah karena banyak juga sumber-sumber protein nabati yang bisa dikonsumsi yang berfungsi untuk pemulihan.

"Manfaat protein kan untuk recovery, terutama untuk mengganti sel-sel yang rusak karena proses latihan atau proses kompetisi. Kalau saya (pikir) tidak masalah, karena sumber protein banyak," katanya di sela acara Press Conference JAPFA Run 2020 di Century Park Hotel, Kamis (5/3/2020).

Sumber protein nabati bisa didapat dari biji-bijian, kacang-kacangan, atau telur bagi beberapa vegetarian yang masih boleh mengonsumsinya. Telur, menurut dr. Wawan, adalah sumber protein yang juga sangat bagus karena kandung proteinnya yang tinggi, sekitar 10 gram dalam satu butir telur.

"Cukup dengan sumber protein yang tidak hanya dari telur, bisa dua telur setelah olahraga, bisa ditambah dengan yang lain seperti alpukat, misalnya, itu juga tinggi protein, menggantikan protein hewani tersebut," imbuh dia lagi.

Soal cara mengonsumsinya juga tak ada bedanya, dan protein dalam jumlah besar lebih baik dikonsumsi setelah berolahraga atau berlomba. Jika ingin mengonsumsi sebelum olahraga, disarankan dalam jumlah sedikit karena sumber energi utama dalam proses olahraga atau lomba lebih banyak dari karbohidrat.

Meski mengganti sumber protein, para pelari vegetarian tentu tidak akan mengalami defisisensi protein. Pun tidak ada sumber protein nabati yang bisa mengurangi fungsi dari protein itu sendiri.

"Kalau keuntungan dari hewani adalah mudah kita dapat, kalau nabati kita mesti cari," tandasnya.

Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta Baru, Orang  Vegetarian Lebih Kecil Berisiko Mengalami ISK

Fakta Baru, Orang Vegetarian Lebih Kecil Berisiko Mengalami ISK

Health | Jum'at, 31 Januari 2020 | 14:11 WIB

5 Nutrisi Utama untuk Tingkatkan Performa Lari

5 Nutrisi Utama untuk Tingkatkan Performa Lari

Health | Kamis, 02 Januari 2020 | 10:05 WIB

Pecinta Kuliner, 6 Makanan Ini Akan Jadi Tren di Tahun 2020

Pecinta Kuliner, 6 Makanan Ini Akan Jadi Tren di Tahun 2020

Lifestyle | Rabu, 25 Desember 2019 | 14:55 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB