Wabah Virus Corona, Pelari Marathon di China Latihan di Apartement Sempit

Silfa Humairah Utami, Risna Halidi

Minggu, 16 Februari 2020 | 13:32 WIB
Wabah Virus Corona, Pelari Marathon di China Latihan di Apartement Sempit
Ilustrasi lomba lari marathon. [Shutterstock/Michael Damkier]

Suara.com - Wabah Virus Corona, Pelari Marathon di China Latihan di Apartement Sempit

Wabah virus corona COVID-19 membuat pemerintah China jungkir balik mengatasinya. Jutaan orang terdampak, salah satunya, para pelari maraton yang tidak bisa secara leluasa berolahraga di luar ruangan.

Salah satunya adalah Pan Shancu, seorang pelari marathon pemula dari Hangzhou, Provinsi Zhejiang, China. Wabah corona membuat Pan terjebak di dalam apartement dan tak bisa ke mana-mana.

Namum ia bertekad, apa yang terjadi saat ini tak akan menyurutkan semangatnya dan tetap bersiap untuk lomba marathon selanjutnya.

Pelari marathon di China latihan di apartement sempit. (odditycentral)
Pelari marathon di China latihan di apartement sempit. (Pan Shancu)

Pan membuat lajur lari kecil-kecilan di dalam apartement. Ia harus berlari melewati dua meja dan lorong sempet tersebut berkalai-kali selama berlatih kebugaran. Di media sosial, Pan mengaku telah berlari di dalam apartement sejauh 50 km dengan total 6.250 putaran lebih.

"Saya tidak bisa keluar selama berhari-hari tapi hari ini saya tidak bisa duduk lebih lama laki. Ayo lari melewati dua meja kalau begitu. Ya satu putaran sekitar 8 meter dam saya telah berlari 80 km. Saya melakukannya dalam waktu 4:48:44. Saya berkeringat ke mana-mana, menakjubkan!," kata Pan di media sosial dilansir dari Odditycentral.

Pan, yang memiliki waktu marathon terbaik dua jam 59 menit, mengatakan bahwa ia tetap memperhatikan kenyamanan para tetangganya selama berlatih. Sebisa mungkin, kata Pan, ia berlari ringan jadi tidak membuat tetangga di bawah apartementnya terganggu.

Apa yang dilakukan Pan membuatnya tiba-tiba populer. Banyak warganet memuji ketekunan lelaki tersebut dan mengaku ingin mengadopsi strategi yang sama demi menjaga kebugaran tubuh.

"Saya memulai latihan di dapur, lanjut terus ke ruang tamu, belok ke kamar anak saya, kurang dari 20 meter ada pemandangan bagus di sebelah kiri saya, suami saya mengorok adalah cara menyemangati saya," tulis salah satu warganet di unggahan Pan.

baca juga

"Ini adalah perlawanan diam-diam. Suami saya mengira saya punya masalah psikologis," tulis netizen lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tidak Benar Pasangan Ini Pesan Wine Pakai Drone Saat Karantina di Kapal

Tidak Benar Pasangan Ini Pesan Wine Pakai Drone Saat Karantina di Kapal

Lifestyle | Kamis, 13 Februari 2020 | 10:31 WIB

Kemenkes: Dari 70 Suspect Virus Corona, 68 Dinyatakan Negatif

Kemenkes: Dari 70 Suspect Virus Corona, 68 Dinyatakan Negatif

News | Rabu, 12 Februari 2020 | 17:35 WIB

Litbangkes Akhirnya Publikasikan Proses Pemeriksaan Virus Corona Covid-19

Litbangkes Akhirnya Publikasikan Proses Pemeriksaan Virus Corona Covid-19

Health | Rabu, 12 Februari 2020 | 11:54 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×