Pasien Positif Corona Covid-19 Meninggal, Bisakah Jenazah Menularkan Virus?

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 12 Maret 2020 | 06:10 WIB
Pasien Positif Corona Covid-19 Meninggal, Bisakah Jenazah Menularkan Virus?
Ilustrasi jenazah pasien corona covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Pasien Positif Corona Covid-19 Meninggal, Bisakah Jenazah Menularkan Virus?

Kabar meninggalnya seorang pasien positif virus Corona Covid-19 di RSUP Sanglah Denpasar, Bali dipastikan karena memiliki penyakit penyerta seperti diabetes, hipertensi, dan hiperteroid.

Setelah meninggal, bisakah virus itu ikut mati dalam jenazah pasien yang terinfeksi?

Berikut ini tanggapan dari Spesialis Mikrobiologi Klinik Rumah Sakit Universitas Indonesia Dr. dr. Budiman Bela, Sp. MK.

"Jenazah masih bisa menular, jawabannya ialah karena cairan tubuh tersebut masih bisa bertahan, daya tahan tubuh ada cairan biologis yang disebut protein bisa melindungi buat dia (virus) bertahan cukup lama," ujar Dr. Budiman di Salemba, Jakarta Pusat, Rabu, (11/3/2020).

Ia melanjutkan karena virus masih bisa bertahan, maka cairan yang ada dalam tubuh jasad itu masih bisa menginfeksi mereka yang mengurus jenazahnya. Sehingga perlu ada prosedur khusus untuk menangani jasad ini.

"Tapi apakah dia mudah menular, posisinya sekarang pasiennya sudah tidak bernapas jadi tinggal penanganan jenazah yang benar yang tidak menciptakan aerosol. Harus ditangani secara profesional di rumah sakit," terangnya.

Alih-alih mencari prosedur yang tepat, Dr. Budiman menyebut sudah ada aturan dan protokol yang diberikan Kemenkes saat jenazah diduga mengalami penularan seperti SARS, MERS, hingga flu burung.

Dr. dr. Budiman Bela, Sp.MK, pakar mikrobiologi klinik dari Rumah Sakit Universitas Indonesia. (Suara.com/Dini Afrianti)
Dr. dr. Budiman Bela, Sp.MK, pakar mikrobiologi klinik dari Rumah Sakit Universitas Indonesia. (Suara.com/Dini Afrianti)

Sehingga kata dia, jasad mereka yang terinfeksi tidak bisa langsung dipulangkan kepada keluarga.

baca juga

"Tentu tidak (dipulangkan langsung), itu ada penanganan khusus," pungkasnya.

Sementara itu, Rabu (11/3/2020) pagi pasien positif corona atau Covid-19 adalah seorang WNA berusia 53 tahun.

Di Indonesia kini sudah ada 34 positif Covid-19, 2 dikatakan sudah sembuh, dan 1 orang meninggal dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Paling Banyak Penumpang, Alasan KRL Bogor-Jakarta Rawan Virus Corona

Paling Banyak Penumpang, Alasan KRL Bogor-Jakarta Rawan Virus Corona

News | Rabu, 11 Maret 2020 | 21:38 WIB

KRL Bogor-Jakarta Risiko Tularkan Corona, Wali Kota Depok Minta Waspada

KRL Bogor-Jakarta Risiko Tularkan Corona, Wali Kota Depok Minta Waspada

Jabar | Rabu, 11 Maret 2020 | 20:45 WIB

Kasus Covid-19 Menurun, Wuhan Akhirnya Tutup 16 Rumah Sakit Sementara

Kasus Covid-19 Menurun, Wuhan Akhirnya Tutup 16 Rumah Sakit Sementara

Health | Rabu, 11 Maret 2020 | 20:19 WIB

Terkini

DPD RI Siap Gelar STSB 2026, GKR Hemas Pastikan Suara Daerah Tak Sekadar Jadi Laporan

DPD RI Siap Gelar STSB 2026, GKR Hemas Pastikan Suara Daerah Tak Sekadar Jadi Laporan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:49 WIB

Penataan Pasar Cisalak, Ratusan Lapak Ilegal Dirobohkan

Penataan Pasar Cisalak, Ratusan Lapak Ilegal Dirobohkan

Foto | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:44 WIB

Sekolah Kemitraan dan Mobilitas Sosial: Pendekatan Collaborative Governance

Sekolah Kemitraan dan Mobilitas Sosial: Pendekatan Collaborative Governance

Jawa Tengah | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:43 WIB

10 Hari Bromo Membara, BNPB Ungkap 3 Biang Kerok Api Sulit Jinak: Medan Curam 80 Derajat

10 Hari Bromo Membara, BNPB Ungkap 3 Biang Kerok Api Sulit Jinak: Medan Curam 80 Derajat

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42 WIB

Namanya Bikin Salah Fokus, Ini 5 Fakta Menarik Mi Pentil Khas Bantul

Namanya Bikin Salah Fokus, Ini 5 Fakta Menarik Mi Pentil Khas Bantul

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Sunscreen Innisfree untuk Kulit Apa? Ini 4 Pilihan dengan SPF 50+ dan Tidak Perih di Mata

Sunscreen Innisfree untuk Kulit Apa? Ini 4 Pilihan dengan SPF 50+ dan Tidak Perih di Mata

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Soal Fatwa Haram Hadiah Lomba 17 Agustus, Ini Penjelasan MUI DKI

Soal Fatwa Haram Hadiah Lomba 17 Agustus, Ini Penjelasan MUI DKI

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:38 WIB

Harga Mobil Listrik Kini Lebih Murah dari Hybrid

Harga Mobil Listrik Kini Lebih Murah dari Hybrid

Otomotif | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:36 WIB

Korban Gempa Venezuela Tembus 6.301 Jiwa, Ratusan Ribu Ton Puing Masih Dibersihkan

Korban Gempa Venezuela Tembus 6.301 Jiwa, Ratusan Ribu Ton Puing Masih Dibersihkan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Didakwa Terima USD 271.500 Kasus Haji, Yaqut Siapkan Perlawanan

Didakwa Terima USD 271.500 Kasus Haji, Yaqut Siapkan Perlawanan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:34 WIB

×