Gawat! Thailand Temukan Virus Corona Bisa Menular dari Berbagi Minuman

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Sabtu, 14 Maret 2020 | 16:57 WIB
Gawat! Thailand Temukan Virus Corona Bisa Menular dari Berbagi Minuman
ilustrasi bersulang dan berbagi minuman. [shutterstock]

Suara.com - Gawat! Thailand Temukan Virus Corona Bisa Menular dari Berbagi Minuman

Temuan menarik tentang cara penularan virus Corona Covid-19 terjadi di Thailand. Kementerian Kesehatan Thailand menyebut penularan virus Corona Covid-19 bisa terjadi melalui berbagi minuman hingga rokok!

Sukhum Kanchanapimai, sekretaris Kemenkes Thailand, mengatakan bahwa temuan ini berdasarkan 13 kasus baru yang terdeteksi dari sebuah pesta di Bangkok.

"Kegiatan di pesta, termasuk berbagi minuman, gelas, hingga rokok, berpotensi menularkan virus Corona Covid-19. Saya tekankan, jangan berbagi rokok atau minuman dengan orang lain," ujarnya, dilansir Asia One.

Kasus di Thailand memang meningkat jelang akhir pekan. Saat ini, sudah ada 75 pasien yang terdeteksi positif virus Corona Covid-19.

Sementara itu di Indonesia, jumlah pasien yang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona (Covid19) kembali meningkat menjadi 96 orang per Sabtu (14/3/2020). Adapun delapan orang telah dinyatakan sembuh.

Juru Bicara Wabah Virus Corona di Indonesia, Achmad Yurianto menyampaikan hal tersebut di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Virus corona baru dari China (2019-nCoV) berpotensi mengancam kesehatan global. (Shutterstock)
Virus corona Covid-19 mengancam kesehatan global. (Shutterstock)

"Sampai dengan yang terakhir kami laporkan maka pada hari ini jumlah kasus positif total ada 96 per hari ini. Dari terakhir kita laporkan 69 sekarang menjadi 96," kata Achmad.

Dengan begitu ada 27 kasus baru positif Covid19 yang ditemukan. Temuan itu diperoleh dari upaya tracing.

"Didapatkan dari tracing yang kami kerjakan secara maksimal," ujarnya.

Kemudian ia juga menyatakan kalau sudah ada delapan pasien yang dinyatakan sembuh dari virus COVID19. Pernyataan itu diperkuat dari keterangan pasien yang sudah tidak ada keluhan pasien serta pemeriksaan virus sebanyak dua kali.

"Indikasinya adalah tidak ada lagi keluhan fisik, dua kali pemeriksaan virus tidak ditemukan lagi, dua kali negatif," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Corona Covid-19 di Indonesia: 8 Sudah Negatif, 5 Meninggal Dunia

Update Corona Covid-19 di Indonesia: 8 Sudah Negatif, 5 Meninggal Dunia

Health | Sabtu, 14 Maret 2020 | 16:31 WIB

Tertular Corona dari Pasien, Anies: Dokter dan Perawat Kerja Nonstop

Tertular Corona dari Pasien, Anies: Dokter dan Perawat Kerja Nonstop

News | Sabtu, 14 Maret 2020 | 16:27 WIB

Per Sabtu Ini, Jumlah Pasien Positif Covid-19 Naik Jadi 96 Orang

Per Sabtu Ini, Jumlah Pasien Positif Covid-19 Naik Jadi 96 Orang

News | Sabtu, 14 Maret 2020 | 16:21 WIB

Terkini

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB