Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Vania Rossa

Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
Ilustrasi Makan Nasi Lebih Sehat (Freepik.com)
baca 10 detik
  • Sebagai makanan pokok, nasi tetap menjadi bagian dari keseharian, meski di sisi lain kesadaran untuk mengurangi asupan gula dan karbohidrat semakin meningkat.
  • Polytron meluncurkan inovasi penanak nasi dengan teknologi rendah karbohidrat sebagai solusi kebiasaan makan utama masyarakat Indonesia.
  • Teknologi ini memisahkan pati melalui pemasakan bertahap, berhasil menurunkan kalori nasi dari sekitar 150 kKal menjadi 110 kKal per 100 gram.

Suara.com - Di tengah tren hidup sehat yang terus berkembang, satu hal yang masih sulit ditinggalkan banyak orang Indonesia adalah nasi. Sebagai makanan pokok, nasi tetap menjadi bagian dari keseharian, meski di sisi lain kesadaran untuk mengurangi asupan gula dan karbohidrat semakin meningkat.

Data menunjukkan konsumsi beras nasional bahkan terus naik dalam beberapa tahun terakhir, menembus lebih dari 36 juta ton pada 2024. Kondisi ini menciptakan dilema: ingin hidup lebih sehat, tapi tidak mudah mengubah kebiasaan makan yang sudah melekat.

Menjawab kebutuhan tersebut, Polytron menghadirkan pendekatan yang lebih realistis lewat inovasi dapur: rice cooker dengan teknologi low carbo. Alih-alih mengharuskan diet ekstrem, perangkat ini memungkinkan masyarakat tetap menikmati nasi, namun dengan kandungan karbohidrat yang lebih rendah.

Teknologi yang digunakan bekerja melalui proses pemasakan bertahap. Beras dimasak dalam wadah khusus di atas air, lalu saat mendidih, sebagian pati akan terpisah bersama air. Proses ini membantu menurunkan kadar karbohidrat tanpa mengubah rasa dan tekstur nasi secara signifikan.

Ilustrasi Rice Cooker, Makan Nasi Lebih Sehat. (Dok. Polytron)
Ilustrasi Rice Cooker, Makan Nasi Lebih Sehat. (Dok. Polytron)

Hasil pengujian menunjukkan, nasi yang umumnya mengandung sekitar 150 kKal dapat berkurang menjadi sekitar 110 kKal per 100 gram dalam kondisi ideal. Ini menjadi alternatif menarik bagi mereka yang ingin menjaga asupan kalori tanpa harus benar-benar “putus” dari nasi.

Tak hanya soal kesehatan, aspek kepraktisan juga menjadi daya tarik. Rice cooker ini dilengkapi berbagai pilihan menu otomatis—mulai dari nasi putih, nasi merah, hingga bubur dan kukus—yang memudahkan aktivitas memasak sehari-hari dalam satu perangkat.

Untuk menjaga kualitas nasi tetap optimal, teknologi pemanasan merata dari berbagai sisi memungkinkan nasi tetap hangat, pulen, dan tidak cepat basi hingga 48 jam. Fitur ini sekaligus membantu mengurangi potensi food waste di rumah.

Dari sisi keamanan, material food grade yang digunakan dirancang untuk mendukung proses memasak yang higienis sekaligus optimal dalam mengurangi kadar gula pada nasi. Desainnya pun dibuat ergonomis dengan kapasitas yang cukup untuk kebutuhan keluarga.

Pada akhirnya, tren hidup sehat tidak selalu harus dimulai dari perubahan drastis. Inovasi seperti ini menunjukkan bahwa langkah kecil—seperti mengolah nasi dengan cara yang lebih cerdas—bisa menjadi jembatan menuju pola hidup yang lebih seimbang dan berkelanjutan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Tips Diet Sehat Setelah Lebaran 2026 agar Berat Badan Turun secara Alami

7 Tips Diet Sehat Setelah Lebaran 2026 agar Berat Badan Turun secara Alami

Lifestyle | Kamis, 26 Maret 2026 | 13:32 WIB

6 Tips Diet setelah Lebaran agar Berat Badan Turun Tanpa Tersiksa

6 Tips Diet setelah Lebaran agar Berat Badan Turun Tanpa Tersiksa

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:54 WIB

Duel Karbo Lebaran: Ketupat vs Nasi, Siapa yang Paling Bikin Gula Darah Meroket?

Duel Karbo Lebaran: Ketupat vs Nasi, Siapa yang Paling Bikin Gula Darah Meroket?

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 07:20 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×