Terungkap! Alasan Pemerintah Belum Terapkan Lockdown karena Virus Corona

M. Reza Sulaiman, Frieda Isyana Putri

Rabu, 18 Maret 2020 | 14:04 WIB
Terungkap! Alasan Pemerintah Belum Terapkan Lockdown karena Virus Corona
Ilustrasi Lockdown karena wabah virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Terungkap! Alasan Pemerintah Belum Terapkan Lockdown karena Virus Corona

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 telah menetapkan status keadaan tertentu darurat bencana wabah virus corona Covid-19 di Indonesia hingga 29 Mei 2020. Meski desakan untuk melakukan lockdown terus digaungkan, namun pemerintah belum mengambil sikap tersebut dengan alasan aspek ekonomi.

Menurut Tim Pakar Gugas Penanganan Covid-19 Profesor Wiku Adisasmito, saat ini tindakan social distancing merupakan yang paling efektif untuk dilakukan.

"Karena lockdown itu artinya membatasi betulan satu wilayah atau daerah dan itu memiliki implikasi ekonomi, sosial, dan keamanan. Maka dari itu, kebijakan itu belum bisa diambil pada saat ini," kata Wiku melalui siaran pers di Kantor BNPB, Jakarta, Rabu (18/3/2020).

Selama tiga bulan ke depan, kata Wiku, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 akan gencar melakukan sosialisasi dan edukasi masyarakat. Menurutnya, jika masyarakat mendapatkan edukasi yang baik maka penularan virus corona bisa dihadapi dengan sendirinya.

Ilustrasi social distancing. (Shutterstock)
Ilustrasi social distancing. (Shutterstock)

Ia mengakui bahwa para pakar pun akan kesulitan jika menangani wabah virus di seluruh wilayah Indonesia.

"Kami sebagai pakar tidak ingin semuanya ada di kami. Ilmu kami harus kami terjemahkan ke dalam langkah terukur untuk pimpinan sehingga dengan sosialisasi tersebut ilmu itu menjadi ilmunya masyarakat," katanya.

Ia berharap, dengan masyarakat teredukasi kasus Covid-19 bisa menurun cukup drastis. Sebab penularannya yang terkendali.

"Jadi untuk yang sakit pemerintah berusaha keras untuk memastikan fasilitas kesehatan dengan cara diagnostik yang tepat itu bisa segera responsif dan akhirnya bisa menurunkan jumlah kasusnya," tuturnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beredar Surat yang Sebut Giwangan Zona Merah Corona, Begini Tanggapan Lurah

Beredar Surat yang Sebut Giwangan Zona Merah Corona, Begini Tanggapan Lurah

Jogja | Rabu, 18 Maret 2020 | 14:01 WIB

Bukan Corona, Penumpang Tumbang di Stasiun Gegara Belum Makan

Bukan Corona, Penumpang Tumbang di Stasiun Gegara Belum Makan

News | Rabu, 18 Maret 2020 | 13:57 WIB

Ridwan Kamil: Insya Allah Jawa Barat Siap Lockdown

Ridwan Kamil: Insya Allah Jawa Barat Siap Lockdown

News | Rabu, 18 Maret 2020 | 14:02 WIB

Terkini

Masalah Struktural Tidak Bisa Diselesaikan dengan Nasihat Individual

Masalah Struktural Tidak Bisa Diselesaikan dengan Nasihat Individual

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Intip Harga Innova Reborn Diesel Bekas: MPV 7-Seater Favorit Kini Setara Brio Baru

Intip Harga Innova Reborn Diesel Bekas: MPV 7-Seater Favorit Kini Setara Brio Baru

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:49 WIB

Gaji Stagnan Harga Barang Naik, Masihkah Orek Tempe Worth It Jadi Penyelamat?

Gaji Stagnan Harga Barang Naik, Masihkah Orek Tempe Worth It Jadi Penyelamat?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:45 WIB

5 Sabun Cuci Muka Wardah NMF yang Cocok untuk Kulit Wajah Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

5 Sabun Cuci Muka Wardah NMF yang Cocok untuk Kulit Wajah Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Aksi Sumpah Pemuda Berbuntut Panjang, Raffi Ahmad Diserang Gelombang Cancel Culture

Aksi Sumpah Pemuda Berbuntut Panjang, Raffi Ahmad Diserang Gelombang Cancel Culture

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Pertahanan Sassuolo Keropos, Alberto Aquilani Frustasi Ditinggal Jay Idzes

Pertahanan Sassuolo Keropos, Alberto Aquilani Frustasi Ditinggal Jay Idzes

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:31 WIB

5 Exfoliating Toner Lokal yang Affordable dan Ramah untuk Kulit Sensitif

5 Exfoliating Toner Lokal yang Affordable dan Ramah untuk Kulit Sensitif

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Ramai Dilirik Imbas Isu Pajak Pembalut, Ketahui Efek Samping Menstrual Cup Menurut Medis

Ramai Dilirik Imbas Isu Pajak Pembalut, Ketahui Efek Samping Menstrual Cup Menurut Medis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Seberapa Murah Harga Fortuner Lawas? Kini Setara Suzuki S-Presso di Pasar Mobil Bekas

Seberapa Murah Harga Fortuner Lawas? Kini Setara Suzuki S-Presso di Pasar Mobil Bekas

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:21 WIB

×