Pandemi Covid-19, Kesehatan Mental Tenaga Medis di Garis Depan Terancam

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Jum'at, 27 Maret 2020 | 16:11 WIB
Pandemi Covid-19, Kesehatan Mental Tenaga Medis di Garis Depan Terancam
Para pekerja medis dengan mengenakan pakaian pelindung memeriksa seorang pasien di dalam bangsal terisolasi Rumah Sakit Palang Merah Wuhan di Wuhan, pusat penyebaran wabah virus corona baru, di Provinsi Hubei, China, 16/2/2020. (ANTARA/China Daily/ via REUTERS/tm)

Suara.com - Seorang peneliti dari departemen psikiatri di First Affiliated Hospital of Zhejiang University School of Medicine di Hangzhou, China, menulis studi mengenai status kesehatan mental tenaga kesehatan yang merawat pasien Covid-19.

Dilansir Medical News Today, responden yang terlibat dalam penelitian ini adalah1.257 petugas kesehatan di 34 rumah sakit di wilayah China. Itu adalah data yang diambil dari 29 Januari 2020 hingga 3 Februari 2020.

Hasilnya, secara keseluruhan penelitian ini menemukan:

  • Sebanyak 50,4% responden memiliki gejala depresi, 44,6% memiliki gejala kecemasan, 34,0% melaporkan gejala insomnia, dan 71,5% melaporkan perasaan tertekan.
  • Perawat, perempuan, petugas kesehatan garis depan, dan mereka yang bekerja di Wuhan, China, melaporkan adanya tingkat masalah yang lebih parah dari semua pengukuran gejala kesehatan mental daripada petugas kesehatan lainnya.
  • Tenaga kesehatan garis depan yang secara langsung terlibat dalam diagnosis, pengobatan, dan perawatan pasien Covid-19 memiliki risiko lebih tinggi mengalami gejala depresi.
ilustrasi dokter dan perawat [shutterstock]
ilustrasi dokter dan perawat [shutterstock]

Secara khusus, petugas kesehatan garis depan 52,0% lebih mungkin mengalami gejala depresi, 57,0% lebih mungkin mengalami gejala kecemasan, dan 60,0% lebih mungkin mengalami tekanan.

Tidak hanya itu, mereka juga hampir tiga kali lebih mungkin mengalami insomnia daripada mereka yang bukan dalam jajaran 'garis depan'.

"Dibandingkan dengan pekerja di posisi 'garis kedua', bekerja di garis depan yang secara langsung merawat pasien Covid-19 tampaknya menjadi faktor risiko," tutur Jianbo Lai, penulis studi ini.

Penelitian ini pun diterbitkan di jurnal JAMA Network Open pada Senin (23/3/2020) kemarin.

Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nyaris di Angka 100, Pasien Meninggal karena Corona Capai 87 Orang

Nyaris di Angka 100, Pasien Meninggal karena Corona Capai 87 Orang

News | Jum'at, 27 Maret 2020 | 16:01 WIB

Ikut Perangi COVID-19, Persija Jakarta Galang Dana

Ikut Perangi COVID-19, Persija Jakarta Galang Dana

Bola | Jum'at, 27 Maret 2020 | 15:59 WIB

Tidak Social Distancing, Dipenjara 6 Bulan atau Denda Rp 113 Juta

Tidak Social Distancing, Dipenjara 6 Bulan atau Denda Rp 113 Juta

News | Jum'at, 27 Maret 2020 | 15:45 WIB

Nekat Gelar Hajatan Nikah saat Corona, Tamu-tamu yang Datang Malah Polisi

Nekat Gelar Hajatan Nikah saat Corona, Tamu-tamu yang Datang Malah Polisi

Jabar | Jum'at, 27 Maret 2020 | 15:44 WIB

Terkini

Nilai Tukar Petani Sumsel Tembus Rekor 3 Tahun, Kenapa Nelayan Justru Tertekan?

Nilai Tukar Petani Sumsel Tembus Rekor 3 Tahun, Kenapa Nelayan Justru Tertekan?

Sumsel | Jum'at, 04 September 2026 | 22:19 WIB

Inpres Larangan Bakar Hutan Segera Terbit, Pemerintah Diminta Libatkan Masyarakat Adat

Inpres Larangan Bakar Hutan Segera Terbit, Pemerintah Diminta Libatkan Masyarakat Adat

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 22:14 WIB

Sedekah dan Wakaf Energi Al Washliyah Dapat Dukungan Jasa Tirta I

Sedekah dan Wakaf Energi Al Washliyah Dapat Dukungan Jasa Tirta I

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 22:10 WIB

Upaya Gubernur Ahmad Luthfi Atasi Kemiskinan Menuai Berbagai Apresiasi

Upaya Gubernur Ahmad Luthfi Atasi Kemiskinan Menuai Berbagai Apresiasi

News | Jum'at, 04 September 2026 | 22:07 WIB

Huawei Watch D3 Resmi Diperkenalkan, Bawa Teknologi Tensi Darah dalam Balutan Lebih Elegan

Huawei Watch D3 Resmi Diperkenalkan, Bawa Teknologi Tensi Darah dalam Balutan Lebih Elegan

Your Say | Jum'at, 04 September 2026 | 20:00 WIB

PTUN Jakarta Tolak Gugatan PKPI, PERKAPI Tegaskan Status Hukumnya Sah

PTUN Jakarta Tolak Gugatan PKPI, PERKAPI Tegaskan Status Hukumnya Sah

Jakarta | Jum'at, 04 September 2026 | 19:55 WIB

Teknologi Energi hingga Data Center Dipamerkan di IEE Energy Week 2026

Teknologi Energi hingga Data Center Dipamerkan di IEE Energy Week 2026

Foto | Jum'at, 04 September 2026 | 19:46 WIB

Merger PT Adhi Karya dan PT PP Rampung Desember 2026, Siapa yang Akan Bertahan?

Merger PT Adhi Karya dan PT PP Rampung Desember 2026, Siapa yang Akan Bertahan?

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 19:35 WIB

Beda Cushion Somethinc Hooman dan Copy Paste, Mana yang Cocok untukmu?

Beda Cushion Somethinc Hooman dan Copy Paste, Mana yang Cocok untukmu?

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 19:35 WIB

Pramono Ungkap Alasan Tarif RSUD Disesuaikan, Ada Layanan VIP untuk Warga Mampu

Pramono Ungkap Alasan Tarif RSUD Disesuaikan, Ada Layanan VIP untuk Warga Mampu

News | Jum'at, 04 September 2026 | 19:30 WIB

×