Meski Tidak Berisiko, Ibu Hamil dengan Covid-19 Bisa Tularkan pada Bayi

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 01 April 2020 | 17:52 WIB
Meski Tidak Berisiko, Ibu Hamil dengan Covid-19 Bisa Tularkan pada Bayi
Ibu hamil gadget. (shutterstock)

Suara.com - Kehamilan memang menurunkan sistem kekebalan tubuh, namun tidak membuat wanita hamil lebih berisiko terinfeksi virus corona. Hal tersebut dinyatakan oleh Direktur Medis Telemedicine Maven, Dr. Jane van Dis.

"Sementara kehamilan memang melemahkan sistem kekebalan tubuh, tampaknya tidak membuat wanita rentan terhadap Covid-19," katanya pada Business Insider.

Wanita hamil dengan Covid-19 bahkan memiliki peluang lebih tinggi untuk selamat daripada orang-orang berisiko lain. Hal tersebut dibuktikan dalam sebuah penelitian terhadap 147 perempuan hamil di China.

Hasilnya,  8 persen mengalami kasus parah dan hanya 1 persen kasus kritis.

Sayangnya, wanita hamil berisiko lebih besar mengalami morbiditas dan mortalitas parah dari infeksi pernapasan lain seperti flu. Hal ini membuat American College of Obstetricians and Gynaecologists menjadikan perempuan hamil sebagai populasi berisiko Covid-19.

Oleh karena itu, Jane van Dis mengimbau wanita hamil tetap melakukan pembatasan sosial.

"Sementara saya pikir wanita hamil harus menjaga jarak sosial dan tidak panik," katanya. 

Ibu hamil gadget. (shutterstock)
Ibu hamil. (shutterstock)

Menularkan pada Janin

Dilansir dari Business Insider, ada beberapa bukti bahwa wanita hamil dengan Covid-19 dapat menularkannya kepada bayi di dalam rahim.

baca juga

Sebelum 26 Maret, penelitian memang menunjukkan perempuan hamil dengan Covid-19 tidak dapat menularkan virus di dalam rahim.

Sebuah studi dari Lancet pada sembilan perempuan hamil di Wuhan menyimpulkan, bahwa tidak ada potensi penularan Covid-19 dari ibu hamil pada anak di dalam rahim.

Tetapi penelitian lain pada tanggal 26 Maret menjadikan kesimpulan itu menjadi pertanyaan. Sebab mulai ditemukan bayi baru lahir dengan  positif Covid-19 meskipun sudah dilakukan tindakan pencegahan.

"Covid-19 kemungkinan dapat ditularkan secara vertikal dari seorang ibu ke janinnya," kata direktur medis Aeroflow Breastpumps, Dr. Jessica Madden pada Business Insider.

Selain itu, melahirkan dengan Covid-19 dapat meningkatkan risiko komplikasi, seperti lahir prematur.

Ibu hamil di transportasi umum. (Shutterstock)
Ibu hamil di transportasi umum. (Shutterstock)

Studi jurnal Translational Pediatrics dari 10 bayi baru lahir China yang ibunya menderita Covid-19 menemukan beberapa kondisi yang berbeda.

Enam bayi lahir dengan sesak napas, dua mengalami demam, dua memiliki trombosit dan tes fungsi hati yang abnormal, dan satu mengalami muntah.

Sementara satu bayi lainnya mengalami syok septik dan meninggal.

Oleh karena itu, Madden menganjurkan agar wanita hamil dengan Covid-19 harus melahirkan di rumah sakit. 

"Perempuan hamil dengan Covid-19 harus melahirkan di rumah sakit sesuai rekomendasi CDC," kata Madden.

Meskipun positif corona saat hamil, perempuan dengan Covid-19 yang baru melahirkan tetap bisa memberikan ASI. Menurut CDC, virus corona tidak menular lewat ASI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fitur Facebook ini dapat Membantu Sesama dalam Hadapi Corona

Fitur Facebook ini dapat Membantu Sesama dalam Hadapi Corona

Your Say | Rabu, 01 April 2020 | 16:26 WIB

Indonesia Pakai Rapid Test untuk Uji Corona, Pakar: Murah dan Tidak Tepat

Indonesia Pakai Rapid Test untuk Uji Corona, Pakar: Murah dan Tidak Tepat

News | Rabu, 01 April 2020 | 16:25 WIB

Psikiater: Covid-19 Menjadi Tantangan Baru untuk Unit Psikiatri

Psikiater: Covid-19 Menjadi Tantangan Baru untuk Unit Psikiatri

Health | Rabu, 01 April 2020 | 16:28 WIB

Terkini

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB